Showing posts with label tour istambul. Show all posts
Showing posts with label tour istambul. Show all posts

Jembatan Bosphorus, Penghubung Asia dan Eropa

Posted by Unknown on Tuesday, November 6, 2012


Umrah plus Turki - Jembatan Bosphorus (Bosphorus Bridge), yang dalam bahasa Turki disebut Bogazici Koprusu, terletak di Old City, Istanbul. Raja Darius adalah pihak yang pertama kali membangun jembatan antara Asia dan Eropa di atas selat Bosphorus pada 522 SM hingga 485 SM. Saat itu ia menggerakkan pasukannya untuk menaklukan Macedonia. Untuk itulah ia membangun jembatan pontoon di antara benua Asia dan benua Eropa.

Berbagi usaha telah dilakukan untuk membentangkan jembatan panjang di antara kedua benua tersebut. Pada abad ke-18 M, misalnya, sejumlah insinyur Perancis telah mengajukan rancangan jembatan. Selanjutnya pada tahun 1323 H/1905 M, rancangan lain diajukan oleh salah satu tim dari Jerman. Pada tahun 1930-an, sebuah tim lain dari Eropa mengajukan rancangan lainnya. Sementara pada tahun 1327 H/1953 M, pemerintah Turki membuat rancangan yang lain. Namun hingga saat itu, semuanya baru dalam tahap rancangan.

Pada tahun 1383 H/ 1963 M,akhirnya keinginan untuk pembangunan jembatan tersebut yang mempertemukan antara benua Asia dan Eropa mengemuka kembali kenapa?

Robert Arndt, dalam sebuah karyanya yang berjudul Bridge Across The Bosphorus mengatakan bahwa setidaknya ada dua faktor yang mendorong pembangunan jembatan tersebut. Salah satunya adalah Istanbul sendiri. Kedua sisi Selat Bosphorus selama sepuluh tahun terakhir telah berkembang pesat. Lalu-lintas dua jembatan mengalami perkembangan yang pesat pula. Lima jembatan gantung yang dibangun antara tahun 1953 dan 1963 telah memecahkan rekor atau meraih kemajuan dalam seni pembangunan jalan raya. Oleh sebab itu, ketika Freeman Fox dan partners dari London, sebuah perusahaan paling berpengalaman dan inovatif di bidang tersebut mendapatkan proyek pada tahun 1968 untuk merancang sebuah jembatan baru, impian itu pun akhirnya terwujud.

Lima tahun kemudian, tepatnya pada Selasa, 3 syawal 1393 H/30 ktober 1973 M, dilakukan peresmian jembatan yang dibangun sebuah perusahaan Turki, Enka Construction and Industry Co.Ltd, dan sebuah kontraktor Jerman, Hochtief AG. Itulah jembatan pertama yang dibangun di atas Selat Bosphorus yang menghubungkan antara Benua Asia dan Eropa, sejak dibuatnya jembatan pontoon oleh Raja Darius.

Secara harfiah, Jembatan Bosphorus bermakna iring-iringan sapi, yang terletak di antara muara Laut Hitam yang arusnya bergerak menuju Laut Marmara.

Selat Bosphorus sendiri memiliki panjang sekitar 32 kilometer dan lebar yang beragam. Di daerah Buyukedere, lebarnya sekitar 3,4 kilometer. Sementara di sekitar Rumeli Hisari, lebarnya hanya sekitar 660 meter. Di bagian tertentu, lebar selat ada yang mencapai 4,7 kilometer. Adapun kedalamannya beragam, rata-rata memiliki kedalaman 70 meter, tetapi ada juga bagian yang memiliki kedalaman 100 meter.

Dengan karakteristik Selat Bosphorus tersebut, tidak heran jika Selat Bosphorus sangat dikenal sebagai kawasan turis dan kawasan pelayaran internasional yang menghubungkan Eropa dengan Timur Tengah. Dengan melintasi selat itu pula, truk-truk mengangkut berbagi barang menuju Timur Tengah. Demikian pula kapal-kapal tanker raksasa yang mengangkut minyak dari Irak dan Iran menuju Eropa, semuanya harus melintasi selat tersebut. Itulah yang menyebabkan Turki kerap disebut sebagai “Pintu Gerbang Eropa dari Timur Tengah”.

Sahabat wisata muslim, Selat Bosphorus tidak hanya menyajikan keindahan semata. Namun, keberadaan jembatan ini menjadi sumber pendapatan negara Turki. Bila musim panas tiba, turis-turis mancanegara, terutama dari Eropa, ramai berdatangan untuk menyaksikan keelokan Istanbul dan kawasan di sekitarnya.

Bagi orang-orang Eropa, pusaka historis Istanbul sebenarnya tidak terlalu asing bagi mereka. Pusaka historis yang ada di Istanbul merupakan cikal bakal peradaban mereka. Mereka datang tidak hanya dengan naik pesawat terbang, tetapi juga menggunakan jalan darat. Bahkan banyak pelancong Eropa yang datang ke Istanbul dengan naik sepeda. Itulah yang menyebabkan Istanbul sering disebut sebagai ”Serambi Eropa” atau “Pintu Gerbang Eropa”. Terlebih secara geografis Istanbul merupakan bagian dari Eropa.

Lalu-lintas di Jembatan Bosphorus sering mengalami antrian kendaraan yang panjang. Kondisi ini terjadi pada waktu berangkat jam kerja, tidak berbeda dengan Jakarta. Bagian paling padat biasanya berasal dari jalan Benua Asia menuju kota Istanbul. Dalam kondisi padat, bis hanya bisa bergerak pelan saat meniti jalan menanjak ke arah jembatan.

Di bawah jembatan, baik sudut kanan maupun kiri, bercuatan berbagai Istana, rumah, gedung, dan masjid. Selain itu, di ujung jembatan terdapat billboard berwarna kuning yang bertuliskan ”Welcome to Asia”. Billboard ini menadakan bahwa bukan merupakan area Eropa melainkan berada di area Benua Asia.sebaliknya ketika kita nanti kembali,diujung jembatan kita akan melihat billboard yang sama bertulisan”welcome to Eropa”.

Perdana menteri Recep Tayyip Erdogan berencana akan membangun Jembatan Boshporus lagi untuk yang ketiga. Pembangunan tersebut bertujuan mempermudah arus lalu lintas. Diperkirakan, proyek pembangunan jembatan ini akan dibuka pada awal tahun 2015. Tentu saja, pengadaan jembatan tambahan ini akan menjadikan transportasi ke- dan dari kota Istanbul menjadi lebih lancar. Apalagi sebuah laporan yang diterbitkan oleh salah satu peneliti mengatakan bahwa jumlah mobil yang melintasi Boshporus meningkat dari tahun ke tahun hingga mencapai dua ratus persen!

Ingin berkunjung ke Istanbul, Turki? Ikuti paket umrah plus Turki. Jangan lupa pula berpose di jembatan kebanggaan Turki ini, Jembatan Bosphorus. (Jang/RA)
SelengkapnyaJembatan Bosphorus, Penghubung Asia dan Eropa
Posted by: Cheria Wisata

Paket Tour Muslim Turki Istambul

Posted by Unknown on Thursday, July 12, 2012

Cheria Travel Membuka Paket Khusus Umroh Plus Turki Istambul



Tanggal Keberangkatan 27 September 2012 
12D 10N $2200


Hari 01 : Jakarta – Istanbul
Berkumpul di bandara 2 jam sebelum keberangkatan penerbangan ke istanbul dengan turkis airlines (Pk.19.30 )

Hari 02 : Istanbul-Bursa
Tiba di Istanbul – Turkey (05.30). langsung melanjutkan perjalanan dengan bus dan ferry ke Yolova melalui kota Eskihisar dan Topcular menuju Bursa yang merupakan salah satu dai 4 kota besar di Turkey yang memiliki bangunan bersejarah.

Hari 03 : Bursa – Izmir – Kusadasi
Santap pagi dan chek out hotel perjalanan menuju kusadasi mengunjungi reruntuhan kota mengunjungi masjid ulu (Masjid Hijau) dan Green Tomb ( Makam Hijau) berbelanja suvenir di toko sultra melanjutkan perjalanan ke Kusadasi melalui kota Izmir. Tiba di Kusadasi. Chek in hotel.

Hari 04 : Kusadasi – Ephesus – Pamukkale
Setelah santap pagi, chek out hotel. Mengunjungi masjid Isabey. Berangkat menuju kota Selcuk dimana kita akan mengeksplor Ephesus dengan situs purbakalanya. Rumah bunda Maria menjadi tujuan berikutnya; menikmati live fashion show dan belanja produk kulit di pusat outlet produk kulit. Setelah santap siang melanjutkan perjalanan menuju Pamukkale. Chek in hotel

Hari 05 : Pamukkale
Setelah santap pagi, mengunjungi runtuhan kota kuno Hierapolis dan cotton catle (Cleopatra Bath), sebagai warisan dunia – kolam air mineral dalam bentuk terasering yang sangat indah, dan dilindungi oleh UNESCO. Kembali ke Hotel

Hari 06 : Pamukkale – Konya
chek out. Melanjutkan perjalanan ke Konya salah satu pusat kaum sufi & ibu kota kerajaan Anatolian Seljuk mengunjungi museum mevlana bermalam di konya

Hari 07 : Konya – Sultanhani – Cappadocia
Setelah santap pagi, chek out hotel. Singgah di sultanhani Caravansaray Hotel transit yang digunakan pedagang yang melalui jalur sutra melanjutkan perjalanan ke Cappadocia salah satu tempat yang dinilai memiliki keindahan alam yang sangat menakjubkan hasil kreasi alam. (Geological Creation). Chek in hotel dan setelah santap malam menyaksikan pertunjukan khusus Bellydance- Folkloroc show dan wirling Dance


Hari 08 : Cappadocia
Pagi hari optional program naik Balon udara (Hot Air Baloon) full tour di Cappadocia, mengunjungi: Goreme Open air museum, Pasabag Valley, Uchisar Village, pabrik pembuatan karpet (Hand Made) dan Garabah di desa Avanos dan : Udergound City of Kayamakli

Hari 09 : Cappadocia – Ankara – Bolu
Setelah santap pagi, chek out hotel dan menuju pusat kota ankara yang diidentifikasikan sebagai kota “ataturk” pendiri negara turki. Mengujungi ataturk mausoleum dan melanjutkan perjalanan ke bolo. Chek in hotel

Hari 10 : Bolu – istanbul
Santap pagi, chek out hotel. Perjalanan ke istanbul/ mengunjungi masjid ayyob al ansar. Belanja di grand bazar. Bermalam di istanbul.

Hari 11 : Istanbul
Mengunjungi istana topkapi istana peninggalan 24 raja dinasty ottoman turki hippodrome squre merupakan bekas kediaman resmi dinasty ottoman selama 800 tahun. Masjid sultan ahmed /9blue mosque), serta museum haga sophia menikmati indahnya selat bosporus dengan cruise. Di sore hari dan belanja di taksim square. Transfer ke airport untukk penerbangan ke jakarta.

Hari 12 : Istanbul – Jakarta
Dini hari dengan turkies airliney melakukan penerbangan ke jakarta. Tiba di bandara soekarno hatta. Dan berakhirlah program tour kita. Sampai jumpa di program berikutnya.


Harga sudah termasuk : Harga tidak termasuk :

* Tiket economy class, jkt-istanbul-jkt
* Airport Tax Handling dan perlengkapan – porter airport
* Akomodasi sesuai program Rp.500.000
* Visa turky * keperluan pribadi : telepon, laundry, makan dan minum
* Makan & minum sesuai program di luar program, obat pribadi.
* Guide & tour leader * tip guide, driver (usd 6 per hari pax )
* kelebihan bagasi di luar ketentuan airlines

wisata tour muslim turkey-istambul-turki

paket wisata turki
wisata di turki
tempat wisata turki
tour turki
wisata ke turki
wisata turki
paket tour turki
backpacker ke turki
umroh plus turki
umrah turki





Umroh plus istambul turki

Silahkan menghubungi cheria travel untuk informasi lebih lanjut
SelengkapnyaPaket Tour Muslim Turki Istambul
Posted by: Cheria Wisata

Travel Tour Wisata Muslim Umroh Haji ONH Plus Cheria