Showing posts with label Haji Non Kuota. Show all posts
Showing posts with label Haji Non Kuota. Show all posts

Info Biaya Naik Haji 2013

Posted by Unknown on Sunday, January 6, 2013


Info Biaya Naik Haji 2013


biaya naik haji, biaya naik haji 2013, naik haji, haji 2013, haji plus 2013, onh plus 2013, Haji Non Kuota,




“Dan kewajiban kepada Allah atas manusia untuk berhaji ke Baitullah, bagi mereka yang mampu melakukan perjalanan ke sana. Barangsiapa yang ingkar akan kewajiban haji, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya dari seluruh alam” 
{QS. Ali Imran : 97}

Dari ayat tersebut diatas jelaslah bahwa melaksanakan ibadah haji merupakan suatu kewajiban bagi setiap muslim dan menjadi penyempurna keislaman seseorang. Dan apabila bagi kita yang telah mampu untuk menjalankannya, namun kita ingkar maka Allah tidak membutuhkan apa yang kita miliki, karena Allah lah yang Maha Kaya di seluruh alam.

Sebagai muslim yang memahami ayat tersebut tentunya kita akan merasa terpanggil ketika telah yakin atas kemampuan diri untuk berhaji.

Dalam melaksanakan ibadah haji diperlukan adanya kemampuan secara ekonomi, fisik, ukhrowi dan ilmu. Itulah mengapa haji menjadi ibadah wajib bagi yang mampu.

Daftar Tunggu Haji Menurut Depag


Menurut info Depag, memasuki awal tahun 2013 bahwa antrian para calon jama’ah haji telah mencapai tahun 2022. Hal ini menunjukkan betapa antusiasnya para kaum muslimin dalam meyakini dan menjalankan perintah Allah SWT.

biaya naik haji, biaya naik haji 2013, naik haji, haji 2013, haji plus 2013, onh plus 2013, Haji Non Kuota,

Bagi anda yang merasa yakin akan durasi waktu yang cukup lama untuk melaksanakan ibadah haji mungkin tidak jadi masalah, namun bagi anda yang selalu merasa bahwa umur itu adalah rahasia Allah dan setiap waktu dapat kembali pada-Nya. Maka pilihan haji ONH Plus atau Haji Non Kuota adalah solusinya.

Alasan Mendaftar Haji Plus atau Haji Non Kuota

Mengapa harus memilih haji ONH Plus atau Non Kuota dibanding Hari Reguler ? sebelum kita bahas bersama, penulis mencoba memberikan sedikit gambaran bahwa setiap paket pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Ada beberapa perbedaan antara paket haji reguler, paket haji ONH Plus dan paket Haji Non Kuota, perbedaan tersebut berupa biaya naik haji, lama masa antrian dan fasilitas yang akan anda dapatkan ketika memilih dari salah satu paket tersebut.

Namun terlepas dari hal itu semua, dominan masyarakat Indonesia kerap kali hal yang pertama ditanyakan adalah masalah biaya naik haji. Untuk itu penulis akan mencoba memaparkan Info Biaya Naik Haji 2013.

Dalam menjalankan ibadah haji memang kita diwajibkan untuk mampu dari segi harga, baik untuk proses kita selama melaksanakan ibadah haji atau untuk kesiapan sebelum dan sesudah kita melaksanakannya, dan yang lebih penting adalah biaya untuk keluarga yang kita tinggalkan.

Maka artikel Info Biaya Naik Haji 2013 ini menjadi salah satu info biaya naik haji yang sangat penting bagi para calon jama’ah.

Paket Haji Reguler

Pada Paket Haji Reguler (haji depag) pada tahun ini biaya naik haji mencapai kisaran USD 4500, dengan lama antrian telah mencapai 2022. Dan untuk fasilitas nya pun standar.

Paket Haji Plus

Kemudian Paket Haji Plus, adalah paket haji yang dapat anda laksanakan dengan jangka waktu kurang lebih 3 tahun, dan dari segi biaya naik haji tentunya lebih besar dibanding dengan haji reguler. Cheria Travel memberikan memiliki paket haji plus untuk anda semua dengan biaya naik haji mulai dari USD 8500 untuk tahun 2013 ini.

Dari segi fasilitas, paket haji ONH Plus lebih menjamin dibanding dengan haji reguler. Begitu pula dengan lama keberangkatannya. Jadi anda tidak perlu menunggu lama-lama untuk melaksanakan ibadah haji.

Paket Haji Non Kuota

Kemudian paket haji yang selanjutnya adalah Paket Haji Non Kuota. Dari kedua paket haji tersebut diatas (paket haji plus & paket haji reguler), paket haji non kuota adalah paket haji yang paling cepat keberangkatannya karena dari segi biaya naik haji pun paket ini lebih besar biayanya dari kedua paket tersebut. Cheria Travel memiliki paket haji non kuota tersebut dengan biaya naik haji mulai dari USD 12000 untuk anda semua.

Demikian artikel Info Biaya Naik Haji 2013 ini Cheria Travel sampaikan, semoga dapat memberikan manfaat untuk anda sekalian ya. Jika ada yang ingin ditanyakan lebih lanjut mengenai artikel Info Biaya Naik Haji 2013 ini, anda dapat menghubungi kami langsung untuk berkonsultasi ke :

Email : info@cheria-travel.com

Kantor :
(021) 7900-216
(021) 7900-218
(021) 7900-201
(021) 7388-8872
(021) 737-2864

Mobile :
0877-8184-7487 (xl)
0812-9857-0855 (Telkomsel)
0815-8435-0733 (Indosat)
0828-1709-4113 (Ceria Telecom)

Kunjungi artikel menarik kami lainnya yang berjudul Mudahnya Mendaftar Haji Di Cheria Travel dan jangan lupa juga untuk menyaksikan video singkat mengenai Info Biaya Naik Haji 2013 di bawah ini ya.






SelengkapnyaInfo Biaya Naik Haji 2013
Posted by: Cheria Wisata

Daftar ONH Plus Melalui Travel Biaya Murah Di Jakarta

Posted by Unknown on Monday, November 26, 2012

Ketika jumlah antrian nomor kuota haji reguler makin panjang, maka calon jamaah kini lebih memilih daftar haji melalui travel yang menyediakan paket onh plus, hal ini pula yang menyebabkan antrian onh plus juga jadi ikut panjang juga.

Kalau tahun lalu jamaah bisa langsung berangkat di tahun yang sama saat mendaftar haji onh plus namun saat tahun 2011 ini antrian di Depag sudah memasuki tahun 2014, jadi jamaah yang haji plus juga mesti antri 3 tahun.

Namun khusus manula tetap diprioritaskan untuk segara berangkat saat daftar, hal ini dungkapkan Farida Ningsih marketing di Cheria Tour Travel di Jakarta.

Biaya untuk naik haji plus saat ini sekitar $7500/pax fasilitas bintang 5, jumlah itu sudah terdiri dari setoran awal BPIH sebesar $4000, untuk DP cukup Rp. 10.100.000 dan melengkapi dokumen yang diperlukan, Biaya diatas termasuk murah dibandingkan travel lain yang mematok harga lebih tinggi dengan pelayan yang sama.

Tahun 2012 dan tahun 2013 Cheria menargetkan jamaah onh plus lebih dari 100 jamaah bahkan ditahun 2011 bisa memberangkatkan 231 jamaah haji.

Kesulitan saat ini adalah memberikan gambaran ke calon jamaah yang daftar bahwa mereka mesti antri 2-3 tahun untuk bisa berangkat sesuai nomor kuota dari Depag RI, bila ada biro travel yang menawarkan bisa langsung berangkat mesti diwaspadai apakah itu haji non-kuota yang kadang bermasalah sehingga hampir setiap tahun terjadi ribuan jamaah yang gagal berangkat.

Biaya murah atau mahal itu relatif sekali, tergantung fasilitas dan akomodasi yang disediakan seperti hotel dan pesawat.


===== Haji, Umrah
SelengkapnyaDaftar ONH Plus Melalui Travel Biaya Murah Di Jakarta
Posted by: Cheria Wisata

Mewaspadai Jalur Haji Non Kuota Di Indonesia

Posted by Unknown on Sunday, August 26, 2012

Memasuki musim haji banyak calon jamaah haji yang ingin mengikuti haji khusus akan tetapi malah 'terpeleset' mengikuti haji non kuota. Mereka mengira yang diikutinya haji khusus dan mengeluarkan uang hingga Rp100 juta.

Padahal penyelenggara haji non kuota tidak terdaftar di Kementerian Agama, berpotensi menelantarkan jamaah. Karenanya, jamaah diimbau untuk mengenal dengan baik haji khusus dan haji non kuota.

Kepala Daker Jeddah, Ahmad Abdullah, mengatakan haji menjelaskan ada beberapa perbedaan antara haji khusus dan haji non kuota. Pertama, haji non kuota tidak mendapatkan nomor porsi sebagaimana didapatkan haji khusus dan haji reguler.

Kedua, haji non kuota tidak mendapatkan DAPIH (Dokumen administrasi perjalanan ibadah haji). Ketiga, haji non kuota tidak mendapatkan identitas berupa gelang perak yang berisikan nama, nomor kloter, dan nomor paspor.

Kabid Bidang Haji Khusus, Cecep Nursamsi, menambahkan, dalam visa yang diberikan untuk haji non kuota tidak terdapat lembaga penyelenggara ibadah haji.

Haji non kuota biasanya diorganisir beberapa orang yang memiliki kenalan orang Indonesia yang sudah lama tinggal di Arab Saudi, untuk booking hotel di Madinah dan Makkah. Mereka juga punya kolega yang bisa mendapatkan visa haji di Kedubes Arab Saudi.

Seperti musim haji tahun lalu, jamaah non kuota tidak memiliki maktab selama di Arafah.
Menurut Abdullah, jamaah non kuota ini sangat berpotensi terlantar karena penyelenggaranya tidak diketahui kementerian agama. Salah satu langkah preventif yang dilakukan PPIH adalah dengan melakukan pengawasan dan pendataan terhadap penyelengara, agar ketika jamaah terlantar, Kemenag tahu siapa yang bertanggung jawab. "Mereka kan juga saudara sebangsa juga," katanya

Alih-alih membatasi kurang dari seperseribu dari jumlah penduduk Indonesia, pemerintah Arab Saudi justru memiliki kebijakan mengeluarkan calling visa melalui kedutaan besar yang berada di masing-masing negara. Dengan calling visa ini, setiap individu atau kelompok bisa melaksanakan haji. Namun kelompok ini tidak tercatat atau datanya tidak utama masuk ke dalam Siskohat. Inilah kelompok yang disebut dengan jemaah haji non kuota, bahkan jumlahnya bisa sampai ribuan.

Di Indonesia, jemaah haji non kuota ini menjadi perbincangan serius. Karena dengan menggunakan calling visa berbagai masalah selalu timbul belakangan ini. mulai dari kegagalan berangkat sampai keterlantaran mereka di Tanah Suci. Bahkan pemerintah Indonesia pun menilai bahwa haji non kuota telah mengganggu sistem perhajian Indonesia.

Betapa tidak, daftar tunggu yang begitu panjang untuk pergi haji, memicu calon jamaah untuk bisa segera berangkat haji. Sementara dengan calling visa mereka tidak perlu menunggu begitu lama. Kontan saja, berapa pun biayanya, bahkan hingga puluhan dan ratusan juta sekalipun tak menjadi halangan bagi mereka yang sudah sangat ingin melaksanakan haji tahun itu juga. Padahal mereka bulum mendapat kepastian mengenai kapan berangkat, penempatan di Tanah Suci, sampai pemulangan ke Tanah Air. Berbeda dengan haji khusus (haji plus) atau regular yang mendapat jaminan dan perlindungan. Di satu sisi jemaah non kuota menjadi duri dalam regulasi, namun dua tahun terakhir ini semakin banyak haji non kuota yang beredar. Sehingga menimbulkan isu bahwa ada broker visa di Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia. Benarkah (?) Finally, Jalur non kuota bukanlah alternatif untuk haji Anda!

Jadi bila ingin melakukan haji bersabarlah mengantri, saat ini haji plus antri 3 tahun dan haji reguler 11 tahun.
SelengkapnyaMewaspadai Jalur Haji Non Kuota Di Indonesia
Posted by: Cheria Wisata

Cara Daftar Haji Kuota Depag RI

Posted by Unknown on Wednesday, November 23, 2011

Ingat dengan ribuan jamaah haji yang gagal berangkat yang terjadi setiap tahun? mereka kebanyakan menggunakan jalur non kuota ketika daftar haji, artinya tidak terdata di pemerintah yang diwakili Depag RI.

Banyak sekali calon jamaah haji yang tidak mengetahui hal ini, mereka tahunya hanya daftar haji plus padahal travel mendaftarkannya lewat jalur non kuota .

surat keterangan setoran awal bpih
Agar rencana ibadah haji jadi lancar ada baiknya kita mengetahui cara mendaftar haji plus yang terdata Depag RI dengan menyetor $4000 untuk dapatkan nomor porsi yang disebut setoran awal BPIH, biasanya surat ini diurus travel dan jamaah mendapatkan copy-nya dalam 3-14 hari kerja.

Jamaah juga bisa mencicil setoran awal ini dengan menggunakan dana talangan haji, dalam hal ini Cheria Travel bekerja sama dengan perbankan untuk mendaftar haji.



===== Haji, Umrah
SelengkapnyaCara Daftar Haji Kuota Depag RI
Posted by: Cheria Wisata

Kloter Haji Terakhir Sudah Di Tanah Suci

Posted by Unknown on Monday, October 31, 2011

Alhamdulillah seluruh jamaah haji Indonesia sudah berada di tanah suci termasuk jamaaah onh plus travel Cheria yang mengirim 231 jamaahnya.

Di tengah maraknya berita jamaah yang gagal berangkat dikarenakan tak dapat visa dari kedubes saudi, bersyukur travel Cheria seluruh jamaah bisa diberangkatkan dengan ketentuan mendapatkan nomor porsi dari Depag.

"Jadi saat jamaah daftar , setiap jamaah harus mendapatkan nomor porsi yang keluar dalam 2 pekan setelah daftar kemudian diumumkan kepastian keberangkatan oleh Depag bedasarkan kuota haji yang tersedia, disayangkan banyak jamaah tidak mengetahui hal ini, mereka menyangka kalau sudah setor uang pasti berangkat" ujar ibu Farida Ningsih, marketing di Cheria Tours Travel.




===== Haji, Umrah
SelengkapnyaKloter Haji Terakhir Sudah Di Tanah Suci
Posted by: Cheria Wisata

Beda Haji Reguler, Haji Plus Dan Haji Non Kuota

Posted by Unknown on Wednesday, October 19, 2011


Beda Haji Reguler, Haji Plus Dan Haji Non Kuota

 

Ingin berhaji?, tentulah setiap kita ingin bisa menunaikan kewajiban yang satu ini, ada beberapa pilihan yang bisa kita ambil, diantaranya haji reguler yang masa tunggunya 5-10 tahun namun harganya ekonomis, atau ingin cepat bisa memilih haji plus yang cukup menunggu 1-2 tahun saja, atau pilih haji non kuota?, yang satu ini bisa langsung berangkat loh..

Haji Reguler, Haji Plus dan Haji Non Kuota


 

Haji Reguler

Haji reguler terdaftar dan diselenggarakan Kementerian Agama dan haji khusus terdaftar dan diselenggarakan swasta yang terdaftar di Kementerian Agama. Sedangkan haji non kuota jamaah dan penyelenggaranya tidak terdaftar di Kementerian Agama.

Haji Plus

Haji plus terjamin karena penyelenggaranya terdaftar dan diawasi Kementerian Agama. 

Haji Non Kuota

Sedangkan jamaah haji non kuota, rentan terlantar karena bukan tanggung jawab Kementerian Agama.

Sekarang tinggal pilih mana?

Untuk mendapatkan konsultasi mengenai ibadah haji Anda silahkan hubungi PT Cheria Tour and Travel ke info kontak di bawah ini ya :

Gedung Twink Lt. 3
Jl. Kapten P. Tendean No. 82 Mampang Prapatan
Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12790

Telepon : 021 - 7900 216 (Hunting)
Mobile : 021 444 610 74

Fax : 021-7918 2408
Email : info@cheria-travel.com
Web: http://www.cheria-travel.com

Semoga artikel Beda Haji Reguler, Haji Plus Dan Haji Non Kuota ini dapat bermanfaat untuk Anda semua.




===== Haji, Umrah
SelengkapnyaBeda Haji Reguler, Haji Plus Dan Haji Non Kuota
Posted by: Cheria Wisata

Kuota Haji Bertambah, Jamaah Indonesia Gembira

Posted by Unknown on Sunday, September 11, 2011

Indonesia akhirnya mendapat tambahan kuota haji 10.000 orang untuk tahun 2011 atau 1432 Hijriah setelah pemerintah Arab Saudi mengabulkan usulan kuota sesuai dengan data jumlah penduduk berdasarkan sensus. "Sehingga total jamaah haji Indonesia yang diberangkatkan tahun 2011 sebanyak 221.000 orang," kata Menteri Agama Suryadharma Ali, Ahad.

Keterangan tersebut disampaikan Menag saat baru tiba dari Arab Saudi didampingi Sekjen Kemenag Bahrul Hayat dan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Slamet Riyanto dalam rangka persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1432H/2011.

Menag menjelaskan, tambahan kuota haji tersebut akan dialokasikan kepada jamaah haji reguler sebanyak 7.000 orang, sehingga jumlah jamaah haji reguler menjadi 201.000 orang. "Sisanya, sebanyak 3.000 orang itu diperuntukkan jamaah haji khusus. Sehingga total jamaah haji khusus menjadi 20.000 orang," kata Suryadharma.

Sebelumnya, kuota haji Indonesia ditetapkan sebanyak 211.000. Jumlah itu dialokasikan kepada jamaah haji reguler sebanyak 194.000 orang dan haji khusus 17.000 orang. Namun hingga akhir pelunasan BPIH (biaya penyelenggaraan ibadah haji) tahap kedua masih tersisa kursi jamaah sebanyak 2.585 seat.

Republika.


SelengkapnyaKuota Haji Bertambah, Jamaah Indonesia Gembira
Posted by: Cheria Wisata

KBIH Jangan Rekrut Calhaj Non Quota

Posted by Unknown on Friday, February 25, 2011

MEDAN – Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), diingatkan untuk tidak melakukan perekrutan calon jamaah haji non quota atau yang lebih sering disebut masyarakat dengan haji plus.

Pernyataan ini diutarakan oleh Kepala Kementrian Agama Kota Medan, Abdul Rahim pagi ini. Menurutnya, hal ini mengingat tugas KBIH adalah sebagai pembimbing calon jamaah haji di tanah air dan saat mereka berada di tanah suci agar mereka mudah menjalankan ibadah haji dan bukan sebagai penyelenggara haji.

Abdul Rahim mengakui jika KBIH ini memberikan kontribusi positif bagi pemerintah yang membantu memberikan pengetahuan tentang hal-hal pokok dan kegiatan lain yang dilaksanakan jamaah dalam menunaikan ibadah haji. Karenanya, lanjutnya, diharapkan KBIH tetap melaksanakn fungsi dan tugas pokoknya sebagai lembaga perpanjangan pemerintah.

“Dengan pelaksanaan Musda ini diharapkan KBIH yang bernaung dalam satu forum lebih bisa meningkatkan pembinaan terhadap calon jamaah haji, kemudian tetap saling berkordinasi dan silaturahmi sehingga tidak ada yang merasa tersaingi ataupun menyaingi KBIH lainnya,” tukasnya.
SelengkapnyaKBIH Jangan Rekrut Calhaj Non Quota
Posted by: Cheria Wisata

Sindikat Haji Non Kuota Akan Dicabut Izinnya

Posted by Unknown on Monday, January 10, 2011

Menag: KBIH Nakal dan Sindikat Haji Non Kuota Akan Dicabut Izinnya

Menteri Agama Suryadharma Ali menyatakan pemberangkatan jamaah calon haji nonkuota telah dipersulit. Tapi, tetap saja ada yang bisa memberangkatkan. "Penyelenggaraan haji nonkuota kami lihat sudah bagaikan sindikat. Karena yang diberangkatkan dalam jumlah yang besar," ujar Suryadharma Ali, di Makkah,

Amirul Haj Indonesia itu menegaskan tahun ini jumlah haji nonkuota akan jauh menurun dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu ada sekitar 3.000 jamaah haji nonkuota. Hal itu karena telah dipersulitnya pengurusan administrasinya. "Banyak yang menunggu visa. Sudah dapat hotel dan tiket pesawat tapi belum memiliki visa," ujar Surya.

Menurut Surya, kini sudah ada 217 jamaah haji nonkuota yang berada di Makkah yang diberangkatkan oleh kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) yang tak memiliki izin memberangkatkan haji. Tahun lalu, jamaah haji nonkuota banyak yang ditelantarkan oleh KBIH yang memberangkatkannya. Ia mengatakan, tentu saja ada sanksi yang akan diberikan kepada KBIH yang nakal itu. "Minimum dicabut izinnya," kata Surya.

..."Penyelenggaraan haji nonkuota kami lihat sudah bagaikan sindikat. Karena yang diberangkatkan dalam jumlah yang besar," ujar Suryadharma Ali...

Untuk menghilangkan sama sekali penyelenggaran haji nonkuota, kata Surya, perlu dilakukan identifikasi masalah. "Mengapa bisa dapat visa? Padahal jamaah tak terdaftar di Kementerian Agama,?" kata Surya.

Sebelum pemberangkatan jamaah calon haji nonkuota tahun ini, Kementerian Agama sudah melakukan langkah antisipasi. Upaya yang dilakukan adalah memperkecil jumlah yang diberangkatkan. Tahun ini, kasus haji nonkuota mencuat ketika satu jamaah haji nonkuota tercecer dari rombongannya dan kemudian 'terdampar' di kantor Misi Haji Indonesia, Makkah.

Karsa bin Rakiman (75 tahun), asal Pandeglang, mengaku harus membayar Rp 55 juta kepada Yayasan Ma’rifat, Banten, yang memberangkatkannya. Selain Karsa, menurut Ketua Yayasan Ma’rifat, Neneng Kholilah, ada banyak jamaah yang berusia di atas 60 tahun yang ia berangkatkan. "Yang antri, lebih banyak lagi yang tua-tua. Mereka mendesak agar bisa diberangkatkan," ujar Neneng. (LieM/rp0) UHGQUG8S7CC6
SelengkapnyaSindikat Haji Non Kuota Akan Dicabut Izinnya
Posted by: Cheria Wisata

Ribuan Jamaah Haji Non Kuota dan ONH Plus Gagal Pergi Haji

Posted by Unknown on Sunday, November 21, 2010

"Saya malu, padahal nanti malam akan ada undangan buat tetangga untuk mendoakan kita berangkat. Saudara-saudara juga pada ngumpul semua. Apalagi rumah saya depan Masjid, saya malu banget. Saya hanya bisa menangis, malu sama tetangga, besok rencananya dibacakan sholat untuk kepergian haji,"
Dina Sakinah

Tangis sedih mewarnai keluarga pasangan Abd Aziz dan Dina Sakinah warga Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pasangan Abd Aziz adalah dua dari ribuan calon jamaah haji non Kuota dan ONH Plus yang gagal menunaikan ibadah haji 2010 melalui Cahaya Multazam Tour & travel- haji & Umroh yang beralamat di Taman Royal 3 Blok A9/9 Cipondoh Tangerang.

Melalui surat edaran 3 Nopember 2010, Cahaya Multazam Tour & Tavel telah melayangkan surat pemberitahuan kepada Pimpinan Yayasan/KBIH tentang Penundaan keberangkatan haji tahun 2010. Isi surat memberitahukan kalau Calon jamaah haji Konsorsium Assalam sebesar 1471 Calon jamaah haji untuk pemberangkatan tahun haji tahun 2010 mengalami penundaan karena tidak adanya visa haji.

Pihak Cahaya Multazam berjanji akan memberangkatkan calon jamaah haji yang gagal pada tahun 2011 melalui porsi khusus kementerian Agama republik Indonesia tanpa dipungut biaya tambahan.

H Efendi selaku pemilik KBIH Al-Kautsar Jl. Kebayoran Lama sekaligus pembimbing jamaah haji mengaku kecewa dengan penundaan tersebut. Apalagi ia bersama 24 calon jamaah haji lainnya akan diberangkatkan Jumat besok (5/11/2010).

"Semua perlengkapan haji sudah dibagikan, kebetulan yang mendaftar melalui KBIH saya 24 orang dan berangkat besok. Tiba-tiba saja jam 4 sore kemaren saya mendapat pemberitahuan kalau pemberangkatan haji untuk tahun ini mengalami penundaan karena tidak adanya kuota haji. Sungguh berat," ujar H Efendi saat ditemui di kediamannya, Jl Kebayoran Lama, Kamis (4/11/2010).

Efendi mengaku, pihak penyelenggara haji berjanji akan mengembalikan seluruh uang yang disetorkan dalam jangka waktu dua minggu ke depan, apabila ada calon jamaah haji yang mau mengambil uang setorannya.

"Kalau ikut tahun 2011 maka langsung melalui porsi haji khusus kementerian agama RI tanpa ada penambahan biaya," jelasnya.

Rasa kecewa, malu, sedih, stres dirasakan pasangan Abd Aziz dan Dina Sakinah. pada hari ini seluruh keluarganya telah berkumpul guna mengantarkan keberangkatannya pada esok hari menuju Mekkah. Namun harapan dan cita-citanya untuk menyandang gelar haji melalui perjalanan haji khusus ternyata gagal.

"Saya malu, padahal nanti malam akan ada undangan buat tetangga untuk mendoakan kita berangkat. Saudara-saudara juga pada ngumpul semua. Apalagi rumah saya depan Masjid, saya malu banget. Saya hanya bisa menangis, malu sama tetangga, besok rencananya dibacakan sholat untuk kepergian haji," cetusnya Dina sambil terisak tangis.

Abd aziz sendiri yang sehari-hari berdagang di Pasar tanah Abang, terpaksa tidak melakukan sholat jamaah Dhuhur di masjid depan rumahnya karena malu keberangkatannya tertunda.

Aziz mengakui kalau seluruh perlengkapan haji dari koper hingga baju ihram telah diberikan kepadanya dan seluruh jamaah lainnya dari pihak penyelenggara haji yakni Cahaya Multazam Tour & travel - Haji & Umroh.

Ia bersama istrinya tinggal berangkat dan melakukan syukuran nanti malam.
"Hari ini saya akan mengambil paspor dan saya mencoba menghubungi saudara untuk bisa memberangkatkan saya. Mungkin melalui Malaysia," harapnya.

Haji Non Kuota
SelengkapnyaRibuan Jamaah Haji Non Kuota dan ONH Plus Gagal Pergi Haji
Posted by: Cheria Wisata

Permintaan Menteri Agama Soal Haji Nonkuota Ditolak Arab Saudi

Posted by Unknown

TEMPO Interaktif, Mina--Permintaan Menteri Agama Surya Darma Ali kepada pemerintah Arab Saudi agar mereka tak melayani jamaah haji nonkuota ditolak Ketua Muasasah Haji Asia Tenggara Zuheir Sedayu.

Permintaan itu disampaikan dalam dalam pertemuan antara seluruh muasasah dengan perwakilan haji seluruh dunia atas undangan Kerajaan Saudi di istana raja Arab Saudi di Mina, Arab Saudi.

Kesimpulan hasil pertemuan itu disampaikan pimpinan Maktab 17 dr. Toriq Banjar kepada Tempo dan Kompas di Mina, Rabu 17 November 2010 malam. "Ketua Muasasah Asia Tenggara Zuhair Sedayu mohon maaf dan menolak permintaan itu. Menurut Zuhair, Pemerintah Saudi akan memperlakukan sama jamaah haji sepanjang mereka masuk secara resmi (mengurus visa)," kata Toriq.

"Mereka adalah tamu Allah dan Kerajaan yang terhormat," kata Zuhair seperti dikutip Toriq dalam wawancara Rabu malam.

Tahun lalu jumlah jemaah haji nonkuota mencapai 3.700. Sebelumnya, jamaah haji Indonesia Tahun ini jumlah mereka mencapai 2.990 orang. Jamaah haji nonkuota di luar kuota Indonesia sebanyak 220 ribu (23.500 di antaranya haji plus). Jamaah haji nonkuota menggunakan paspor internasional dan mereka sudah mendapatkan visa dari Pemerintah Saudi Arabia. Mereka ditempatkan di maktab 17, pimpinan dr. Toriq Banjar.

Sebelumnya, jamaah haji Indonesia menggunakan paspor coklat. Menurut Toriq, jamaah haji Indonesia nonkuota masuk Saudi dengan visa Saudi. "Kami akan memperlakukan sama, baik kuota maupun nonkuota," katanya.

Toriq menceritakan, sebelum permintaan Menteri Agama , ada dua kasus menyangkut haji nonkuota. Pertama, kasus di Arafah. Pemerintah Indonesia melalui dr. Sri Ilham dan pihak Atase Haji Indonesia mendatangi Zuhair untuk mempersoalkan penggunaan tanah di Arafah untuk 180 jamaah haji nonkuota di maktab 17 di mana jamaah nonkuota ditempatkan. Padahal, jatah untuk haji reguler sudah tercukupi.

"Jamaah haji nonkuota dinilai melanggar aturan," kata Toriq. Keduanya meminta muasasah tidak memberikan tempat dan makanan kepada 180 jemaah haji nonkuota di sana. Pada 9 Dzulhijah, ketika sedang wukuf, 180 jemaah haji dibawah pimpinan Ahmad Alawy Assegafg, orang itu diusir dan pihak Muasasah akhirnya mencarikan ganti tempat mereka.
Setelah 180 orang itu diusir, tanah itu ternyata dibiarkan kosong.

Menurut Toriq, Kepala Bidang Haji di Jeddah Syaerozi mengatakan kepadanya bahwa ia minta 180 jamaah nonkuota dikeluarkan dari maktab 17 karena mereka tidak resmi dan tidak dikehendaki.

Kasus kedua menyangkut meninggalnya Usman, anggota jamaah haji nonkuota asal Indonesia pada Rabu jam 4. Menurut Toriq, sampai Rabu malam, pimpinan Maktab 17 belum mendapatkan persetujuan dari Pemerintah Indonesia. Bahkan mereka merasa dipingpong oleh pemerintah Indonesia.

Ketika mendatangi Kantor Kesehatan Haji di Mina, maktab 17 diminta ke Kantor Kesehatan Cholidiyah. Tapi ketika di Cholidiyah disuruh ke Mina. Mereka juga diminta ke 'onsul Haji Indonesia di Jeddah. Toriq mengatakan, mereka mengatakan, Usman tidak terdaftar dalam daftar haji Indonesia. Saat ini, jenazah Usman masih tersimpan di kamar mayat RS Raja Faishol di Syisyha. "Dia kan juga warga negara Indonesia. Punya paspor Indonesia," kata Toriq.

Hingga berita ini diturunkan, pejabat Kementrian Agama Indonesia belum bisa dimintai konfirmasi.
SelengkapnyaPermintaan Menteri Agama Soal Haji Nonkuota Ditolak Arab Saudi
Posted by: Cheria Wisata

Pemberangkatan Jamaah Haji Nonkuota Telah Dipersulit

Posted by Unknown

Menteri Agama Suryadharma Ali menyatakan pemberangkatan jamaah calon haji nonkuota telah dipersulit. Tapi, tetap saja ada yang bisa memberangkatkan. "Penyelenggaraan haji nonkuota kami lihat sudah bagaikan sindikat. Karena yang diberangkatkan dalam jumlah yang besar," ujar Suryadharma Ali, di Makkah, Rabu (3/11).

Amirul Haj Indonesia itu menegaskan tahun ini jumlah haji nonkuota akan jauh menurun dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu ada sekitar 3.000 jamaah haji nonkuota. Hal itu karena telah dipersulitnya pengurusan administrasinya. "Banyak yang menunggu visa. Sudah dapat hotel dan tiket pesawat tapi belum memiliki visa," ujar Surya.

Menurut Surya, kini sudah ada 217 jamaah haji non kuota yang berada di Makkah yang diberangkatkan oleh kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) yang tak memiliki izin memberangkatkan haji. Tahun lalu, jamaah haji nonkuota banyak yang ditelantarkan oleh KBIH yang memberangkatkannya. Ia mengatakan, tentu saja ada sanksi yang akan diberikan kepada KBIH yang nakal itu. "Minimum dicabut izinnya," kata Surya.

..."Penyelenggaraan haji non kuota kami lihat sudah bagaikan sindikat. Karena yang diberangkatkan dalam jumlah yang besar," ujar Suryadharma Ali...

Untuk menghilangkan sama sekali penyelenggaran haji nonkuota, kata Surya, perlu dilakukan identifikasi masalah. "Mengapa bisa dapat visa? Padahal jamaah tak terdaftar di Kementerian Agama,?" kata Surya.

Sebelum pemberangkatan jamaah calon haji nonkuota tahun ini, Kementerian Agama sudah melakukan langkah antisipasi. Upaya yang dilakukan adalah memperkecil jumlah yang diberangkatkan. Tahun ini, kasus haji nonkuota mencuat ketika satu jamaah haji nonkuota tercecer dari rombongannya dan kemudian 'terdampar' di kantor Misi Haji Indonesia, Makkah.

Karsa bin Rakiman (75 tahun), asal Pandeglang, mengaku harus membayar Rp 55 juta kepada Yayasan Ma’rifat, Banten, yang memberangkatkannya. Selain Karsa, menurut Ketua Yayasan Ma’rifat, Neneng Kholilah, ada banyak jamaah yang berusia di atas 60 tahun yang ia berangkatkan. "Yang antri, lebih banyak lagi yang tua-tua. Mereka mendesak agar bisa diberangkatkan," ujar Neneng.
SelengkapnyaPemberangkatan Jamaah Haji Nonkuota Telah Dipersulit
Posted by: Cheria Wisata

Travel Tour Wisata Muslim Umroh Haji ONH Plus Cheria