Showing posts with label tips haji. Show all posts
Showing posts with label tips haji. Show all posts

Kumpulan Tips Haji Bermanfaat

Posted by Unknown on Sunday, January 13, 2013


Kumpulan Tips Haji Bermanfaat



daftar haji 2013, haji, haji 2013, tips haji, tips haji 2013,



Tidak aneh lagi ketika kita mendengar berbagai kejadian yang merugikan dan tidak diinginkan para jamaah haji di tanah suci seperti kecopetan, terluka pada saat melakukan prosesi ibadah haji sampai dengan kehilangan nyawa di tanah suci.

Lalu sebenarnya apa yang menyebabkan hal tersebut sampai terjadi? Apakah kecerobohan para jamaah haji yang menyebabkan itu semua terjadi? Atau memang banyaknya para jamaah yang belum siap untuk menghadapi situasi yang ada di tanah suci?


daftar haji 2013, haji, haji 2013, tips haji, tips haji 2013,


Nah untuk meminimalisir tingkat kejadian yang tidak diinginkan oleh para jamaah haji, maka Cheria Tour memberikan artikel Kumpulan Tips Haji Bermanfaat ini untuk membantu para jamaah haji dalam menjaga diri selama berada di tanah suci.

Tips Haji Dalam Menjaga Keamanan Diri


Berikut ini adalah beberapa tips haji yang Insya Allah dapat anda terapkan dalam menjaga keamanan diri di tanah suci nanti, diantaranya adalah :

Tips Haji Saat Beribadah

  • Selalu tidur dan istirahat yang cukup menjelang keberangkatan ke tanah suci.
  • Mengkonsumsi makanan dan minuman yang cukup gizi.
  • Berlatih jalan minimal 7 km selama seminggu sekali sebelum berangkat ke tanah suci untuk persiapan fisik.

daftar haji 2013, haji, haji 2013, tips haji, tips haji 2013,


Tips Haji Dalam Menghindari Penyakit

  • Menjaga kebersihan diri.
  • Menggunakan masker untuk menghindari debu dan penyakit menular lainnya.
  • Membawa baju hangat sebagai persiapan dalam perubahan cuaca.
  • Membawa obat-obatan yang sering digunakan selama di tanah air untuk persiapan.

Tips Haji Mengenai Daftar Barang Bawaan.

  • Selalu bawa alas kaki.
  • Membawa kantung untuk digunakan sebagai penyimpan barang-barang seperti payung, air minum dan kerikil untuk lempar jumrah.
  • Membawa alat tulis seperti buku, pensil, pulpen dsb.
  • Membawa ransel kecil agar barang-barang lainnya mudah dibawa.
  • Membawa semprotan air sebagai sarana untuk menyegarkan wajah atau tubuh disaat kepanasan.

daftar haji 2013, haji, haji 2013, tips haji, tips haji 2013,


Tips Haji Dalam Membawa Barang

  • Barang bawaan anda disarankan maksimalnya hanya 35 kg.
  • Semua barang yang hendak dipakai pada saat di perjalanan disarankan untuk dimasukkan ke tas ransel.
  • Mengikat koper dengan rapi jangan sampai ada barang-barang yang tercecer.
  • Disarankan untuk menandai koper anda dengan tanda tertertu agar nantinya tidak kesulitan dalam menemukannya diantara koper-koper yang serupa.

Tips Haji Menghindari Copet

Sebaiknya anda mewaspadai tiga titik di kawasan sekitar Masjidil Haram karena rawan kecopetan yaitu daerah sekitar pelataran masjid, di seputaran Ka'bah dan yang terakhir adalah Tempat Tahalul (Marwah).

daftar haji 2013, haji, haji 2013, tips haji, tips haji 2013,


Tips Haji Agar Tidah Tersesat

  • Jamaah haji harus menghafal lokasi podokan tempat dimana mereka menginap.
  • Jamaah dapat mencatat  nomor telepon atau alamat pondokan yang harus dibawa pada saat meninggalkan pondokan.
  • Usahakan berangkat selalu dengan rombongan tetapi jika situasi tidak memungkinkan maka disarankan untuk mengikuti rombongan lainnya.
  • Selalu membawa tanda pengenal.

Tips Haji Dalam Masuk Masjid Agar Tidak Tersesat

  • Disarankan untuk datang ke masjid 30 menit sebelum waktu shalat dimulai.
  • Selalu mengingat nomor atau nama pintu masuk.
  • Membuat janji dengan rombongan untuk bertemu kembali di tempat yang telah ditentukan seusai setelah shalat.
  • Disarankan untuk membuat identitas rombongan seunik-uniknya seperti slayer, selempang tau sebagainya agar mudah dikenali jika ada anggota rombongan yang tersesat.

daftar haji 2013, haji, haji 2013, tips haji, tips haji 2013,


    Tips Haji Shalat Di Masjid Nabawi

    • Selalu menggunakan pakaian hangat ketika akan berangkat.
    • Disarankan datang setelah pukul 03.00 karena masjid baru saja dibuka.
    • Jangan shalat di pelataran masjid.
    • Selalu ingat akan nomor rak sandal.

    Nah diatas tersebut adalah beberapa tips aman dalam menunaikan ibadah haji dari Cheria Tour. Sebagai referensi lebih lanjut mengenai ibadah haji, silahkan kunjungi artikel kami yang berjudul Mudahnya Mendaftar Haji Di Cheria Travel dan Info Biaya Naik Haji 2013.

    Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai berbagai tips haji serta paket haji 2013 terkini maka silahkan untuk menghubungi kami ke berbagai nomor telepon yang tercantum di website ini dan follow juga akun twitter @tipshaji kami yang akan memberikan informasi haji terkini.

    Semoga artikel Kumpulan Tips Haji Bermanfaat ini dapat bermanfaat untuk anda semua ya. Jangan lupa juga untuk menyaksikan video singkat kami di bawah ini.




    Salam Cheria Travel.


    SelengkapnyaKumpulan Tips Haji Bermanfaat
    Posted by: Cheria Wisata

    Kapan waktu terbaik untuk umroh ?

    Posted by Unknown on Tuesday, November 27, 2012

    Sahabat Cheria, kapan waktu terbaik untuk umroh? Itulah pertanyaan yang sering diutarakan jamaah umroh di Indonesia, Menjawab pertanyaan ini mari kita ulas bedasarkan ‘kepentingannya’, setidaknya ada beberapa latar belakang dibalik pertanyaan ini:

    Faktor Biaya

    Banyak yang mencari paket umroh bedasarkan faktor ingin mencari biaya umroh yang murah, menjawab hal ini penulis sudah membuat artikel sebelumnya tentang [baca] tips umroh biaya murah, intinya rencanakan umroh anda jauh-jauh hari, biasanya travel punya diskon khusus bila kita daftar tidak secara mendadak, kemudian pilihlah waktu low season atau tidak dimusim liburan, dimusim liburan hampir semua hotel dan pesawat tarifnya tinggi.

    Faktor Kenyamanan

    Bila menanyakan kapan umroh di waktu yang nyaman, penulis menyarankan memilih waktu di pertengahan musim umroh dibulan april-juni, sebab diawal musim terlalu banyak orang yang melaksanakan umroh juga di akhir musim umroh dekat2 puasa ramadhan, di mekkah dan madinah jamaah sangat mbludak.

    Faktor cuaca juga cukup mempengaruhi kenyamanan beribadah umroh, pilihlan waktu cuaca yang masih sejuk di bulan maret-april-mei, diluar itu cuaca panas maupun dingin sangatlah ekstrim, kepanasan dan kedinginan bisa mempengaruhi kenyaman beribadah umroh.

    Faktor Kesempatan

    Sahabat cheria, Kalau pertanyaan kapan waktu terbaik untuk umroh ? maka jawabannya adalah semakin cepat berangkat umroh itu semakin baik, tak peduli masalah harga , tak peduli masalah panas, tak peduli urusan bisnis masih menumpuk ,bila punya kesempatan berkunjung ke rumah Allah maka segeralah tunaikan ibadah umroh yang bisa menghapus segala dosa.

    Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا ، وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

    “Antara umrah yang satu dan umrah lainnya, itu akan menghapuskan dosa di antara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasannya melainkan surga.” (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349)
    Umroh juga bisa membuat jauh dari kemiskinan :

    Dari Abdullah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

    “Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.” (HR. An Nasai no. 2631, Tirmidzi no. 810, Ahmad 1/387. Kata Syaikh Al Albani hadits ini hasan shahih)

    Nah sahabat cheria mari kita segera tunaikan ibadah umroh ini segera mungkin, bahkan bila kita lihat hadits diatas ibadah umroh ini disunakan berkali-kali, tidak akan miskin kita karena sering berangkat umroh, malah kita semkin kaya dan dihapuskan segala kesalahan dan dosa2 kita. Insya Allah cheria tour travel juga akan menemani anda selama di tanah suci, Amien..

    SelengkapnyaKapan waktu terbaik untuk umroh ?
    Posted by: Cheria Wisata

    Keutamaan Menjaga Lisan Saat Berhaji

    Posted by Unknown on Sunday, November 11, 2012

    Fudhail bin Iyadh mengatakan, “Tidak ada haji, berjuang, dan jihad yang paling berat daripada menahan lisan.”

    Mitra haji dan umrah, sebuah pepatah mengatakan, “memang lidah tak bertulang”. Adapula pepatah lain yang mengatakan, “ Lidah bisa lebih tajam dari pedang.”

    Ya, itulah lidah. Meski tak bertulang, tetapi tajamnya bisa melebihi pedang. Efek yang dihasilkannya bisa sangat dahsyat. Lidah bisa menjadi sumber kebaikan, jika dimiliki orang yang beriman. Jika tidak, lidah akan menjadi sumber fitnah yang bisa mendatangkan bencana.

    Begitu pula dalam pelaksanaan haji. Banyak kesakralan dan kesucian ritual haji yang terkotori oleh kata-kata kasar, kalimat cacian, dan perdebatan kusir. Padahal, haji adalah ibadah yang memiliki jutaan dimensi. Bahkan lewat cara berbicara seseorang, kemabruran haji dapat terukur. Mereka yang masih tidak mampu menguasai lisannya akan jauh dari rahmat Tuhannya. Untuk menghindari ketidakmabruran haji, sebaiknya kita perhatikan akhlak dalam berbicara sebagaimana berikut ini.

    1. Perkataan yang baik

    Dari Ibnu Masud ra., Rasulullah Saw bersabda, ”Hendaknya kalian berkata jujur, sebab kejujuran membawa kepada kebaikan dan kebaikan membawa ke dalam surga. Bila seorang berkata jujur dan selalu menjaga kejujuran, Ia pasti akan ditulis di sisi Allah sebagai siddiq (orang jujur). Hendaknya kalian juga menghindari berkata bohong, sebab kebohongan dapat membawa kepada kejahatan dan kejahatan dapat membawa kalian masuk ke dalam neraka. Bila seseorang berbohong dan selalu melakukan kebohongan, ia pasti akan ditulis di sisi Allah sebagai pembohong.” Rasulullah bersabda pula, “Kalimat yang baik itu sedekah.”

    2. Bergurau sekadarnya

    Umar berkata, ”Siapa yang suka bercanda maka ia akan dipandang remeh.”

    Umar bin abdul aziz berkata, ”Bertakwalah kepada Allah dan jauhilah senda-gurau, sebab senda-gurau bisa menimbulkan dendam dan membawa kepada kejelekan. Berbicaralah dengan al-Qur’an dan berbincang-bincanglah tentangnya. Jika itu terasa berat bagimu maka dengan pembicaraan yang baik dan serius saja.”

    Zaid bin Aslam berkata bahwa ada seorang perempuan bernama Ummu Aimman datang menemui Rasulullah Saw dan berkata, ”Suamiku mengundangmu, wahai Rasulullah.” Beliau bersabda, ”Siapa suamimu, apakah yang di matanya ada warna putih?” Ia menjawab, “Di matanya tidak ada warna putih, ya Rasul.” Beliau bersabda lagi, ”Tentu ada warna putih di matanya.” Ia menjawab, ”Tidak ada, demi Allah!” Maka Rasulullah Saw bersabda, ”Tidak ada seorang pun manusia kecuali ada warna putih di matanya.” Maksud warna putih di sini adalah warna putih yang mengelilingi kornea mata.

    Begitulah Rasulullah Saw bercanda dengan tidak memasukkan kata-kata yang berlebihan.

    3. Tidak melakukan ghibah

    Rasulullah Saw bertanya kepada para sahabat, ”Tahukah kalian apa ghibah itu?” Para sahabat menjawab, ”Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.” Rasulullah Saw bersabda, ”Kamu menyebut saudaramu dengan apa yang tidak disukai.” Lalu salah seorang sahabat bertanya, ”Bagaimana pendapatmu jika apa yang kusebutkan itu benar?” Maka Rasulullah Saw bersabda, ”Jika apa yang kamu katakan itu benar maka kamu telah meng-ghibah-nya, jika kamu tidak benar maka kamu telah menfitnahnya.”

    4. Jangan mengeluh apalagi melaknat

    ”Bukanlah seorang muslim yang suka mencaci, melaknat, berkata cabul, dan berbicara tidak sopan” (HR. at-Tirmidzi).

    Dalam sebuah buku diceritakan bahwa ada seorang wanita yang mengisahkan perjalanan hajinya bersama sang suami. Sebutlah namanya Citra. Ketika itu Citra berangkat haji bersama suaminya yang seorang perwira tinggi militer dengan fasilitas Haji Plus.

    Pasangan suami-istri itu tiba di Makkah pukul 02.00 dini hari di Hotel Hilton. Semua jamaah dikumpulkan di lobi hotel dan mendapatkan pengarahan serta pembagian kamar. Citra dan suaminya mendapatkan kamar doble di lantai 14 tower 3.

    Saat tiba di kamar, mereka merasa dipermainkan karena tidak ditempatkan di Hotel Hilton, melainkan di Hilton Tower. Hal ini mereka ketahui setelah membaca brosur yang ada di dalam kamar.

    Meski sudah pukul 02.00 lebih, sang suami langsung menelpon panitia dan menyatakan komplainnya. Saat seorang panitia datang, sang suami langsung membentaknya, layaknya seorang jenderal mendamprat prajuritnya.

    “Hey! Kenapa saya di tempatkan di kamar seperti ini? Saya ingin segera dipindahkan ke Hotel Hilton yang lebih layak. Ini bukan kamar manusia. Tapi lebih layak disebut kandang anjing!”

    Sang panitia pun hanya mengangguk-angguk dan berjanji akan memindahkan mereka berdua. Sementara Citra hanya bisa beristighfar dan menyesali sikap suaminya yang kurang pantas dilakukan di tanah suci.

    Tak berapa lama, pintu kamar diketuk dari luar. Padahal saat itu Citra dan suaminya baru saja hendak memejamkan mata. Dengan gusar, suami Citra membuka pintu dan tampaklah seorang roomboy yang berdiri tegak memandangnya. Tiba-tiba dengan lantang sang roomboy berkata dalam bahasa Indonesia, “Kalau kamu tidak mau tinggal di kamar ini, keluar saja dari kota Makkah! Kami tidak mau menerima anjing najis seperti kamu!”

    Suami Citra yang tadinya gagah hanya bisa terhenyak dan membiarkan roomboy itu berlalu. Keesokan harinya dia mendampingi sang suami mengompalain pihak manejemen hotel agar memberi pelajaran kepada sang roomboy yang tadi malam membentaknya. Namun, sama sekali tidak ada roomboy dari Indonesia dan memiliki ciri-ciri seperti yang diceritakan pasangan tersebut. Mereka berdua pun kembali dengan perasaan malu. Mereka pun berpikir, bisa jadi itu malaikat yang dikirim oleh Allah Swt untuk menegur sikap suaminya.

    Nah, mitra haji dan umrah, kiranya kita perlu menjaga lisan untuk selalu berkata-kata yang baik. Segala kebaikan menurut agama tentu akan berbuah kebaikan dan pahala. Adapun keburukan hanya akan menimbulkan keburukan dan dosa. Semoga menjadi haji yang mabrur. (Jng/RA)
    Selengkapnya Keutamaan Menjaga Lisan Saat Berhaji
    Posted by: Cheria Wisata

    Tips Konsumsi Makanan Sehat Untuk Jamaah Haji

    Posted by Unknown on Monday, October 8, 2012


    Tips Konsumsi Makanan Sehat Untuk Jamaah Haji 




    Haji dan Umrah - Ibadah haji merupakan ibadah dalam rangka memenuhi rukun islam yang kelima, yang pada hakekatnya berupa ibadah fisik—spiritual yang terencana dan terprogram. Oleh karena itu, dalam melakukan ibadah haji, kita sebaiknya mempersiapkan segala sesuatu sedini mungkin, baik terkait fisik, mental, sosial sejak di tanah air, di perjalanan, ketika melaksanakan ibadah haji, hingga kembali ke tanah air.

    Nah, mitra haji dan umrah. Agar mampu menjalankan setiap kegiatan manasik haji tanpa kelelahan yang berarti, jamaah haji perlu menjaga asupan makanan yang sehat dan bermutu baik, sesuai kaidah gizi yang seimbang.

    Menjaga kesehatan merupakan hal yang utama bagi jamaah haji. Apalagi jika jamaah haji datang dari negara yang berbeda iklim dan suhu udaranya serta menempuh penerbangan panjang. Oleh karena itu, kesehatan tubuh harus dijaga dan berikut beberapa saran yang bisa dijalankan.

    Saran Menjaga Kesehatan Jamaah Haji


    Tips Konsumsi Makanan Sehat Untuk Jamaah Haji
    Makanan Bernutrisi

    • Sebelum meninggalkan tanah air, jamaah haji hendaknya memperhatikan asupan nutrisi dengan lebih banyak mengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran.
    • Menjaga agar menu makanan seimbang antara asupan protein dan karbohidrat.
    • Buah dan sayur akan memasok tubuh dengan antioksidan dan bioflonoid.
    • Konsumsi rempah-rempah seperti jahe, kayu manis, pala, dan lada yang bisa meningkatkan sistem imunitas tubuh terhadap penyakit.
    • Sebagai camilan, jamaah haji disarankan memakan buah-buahan, baik buah segar mauupun buah yang telah dikeringkan.
    • Minumlah air dan cairan yang matang dan bersih, kecuali air zam-zam yang memang sudah terjamin kesehatannya.
    • Minumlah teh herbal yang dibubuhi cengkeh, mint, rosemary, sereh, jahe, dan kamomila karena bisa menawar racun dan menghindari infeksi.
    • Minumlah racikan teh dengan madu yang berkhasiat meningkatkan kekebalan tubuh dari infeksi flu babi dan influenza (sebagaimana dikatakan Dr. Hani Yusuf dari Palestina).
    • Konsumsui sup berbumbu bawang putih, bawang merah, atau bubuk cayenne (semacam bubuk ketumbar) yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh.
    • Konsumsi multivitamin, vitamin C dosis tinggi dengan Biofolvonoid, serta suplemen mineral dan selenium.

    Makanan yang perlu dihindari jamaah haji


    Selain itu jamaah haji juga sebaiknya menghindari hal-hal yang membuat kesehatan terganggu seperti beberapa jenis makanan berikut.

    • Gorengan serta makanan yang menggunakan zat warna dan pengawet yang bisa melemahkan imunitas tubuh.
    • Pemanis buatan, seperti aspartam yang bisa merusak jaringan saraf dan berbahaya terhadap jaringan otak serta organ tubuh. Apalagi jika dipanaskan di atas suhu 30 derajat celcius.
    • Minum soda dengan pemanis karena dapat melemahkan kemampuan tubuh terhadap infeksi bakteri virus.

    Pedoman makanan sehat untuk jamaah haji di tanah air


    • Selain menghindari makanan tersebut di atas, jamaah haji juga perlu mengaplikasikan pedoman makanan sehat, baik di tanah air atau di tanah suci. Berikut makanan yang perlu diperhatikan konsumsinya bagi jamaah haji ketika masih di tanah air.
    • Konsumsi makanan yang beraneka ragam, terdiri dari makanan seperti makanan pokok, lauk-pauk, sayuran, dan buah-buahan secukupnya. Jangan terlalu membatasi diri dengan diet jenis makanan tertentu. Hal ini disebabkan tubuh kita sudah didesain untuk mengonsumsi beragam bentuk makanan yang telah disediakan Allah swt.
    • Pilih makanan pokok seperti beras, jagung, kentang, ubi talas, singkong, roti, mi, dan sebaginya. Perhatikan cara penyajiannya secara sehat, terutama konsumsi mi.
    • Konsumsi lauk-pauk yang bergizi tinggi seperti daging, telur, ikan,daging ayam, kacang-kacangan, dan hasil olahan seperti tahu dan tempe.
    • Konsumsi sayur-sayuran berwarna seperti bayam, kangkung, wortel, labu, sawi, daun singkong, dan sebagainya.
    • Konsumsi buah-buahan berwarna kuning atau kemerahan yang banyak mengandung vitamin, misalnya buah pepaya, pisang, jeruk, nanas, apel, semangka, dan melon.
    • Minum air secukupnya.


    Jenis makanan untuk jamaah haji saat di tanah suci


    Pada saat berada di tanah suci, kemungkinan besar jamaah haji akan menghadapi kebiasaan makan yang berbeda. Keadaan seperti inilah yang perlu disadari sejak jamaah haji masih berada di tanah air. Dengan niat dan tekad yang mantap, jamaah haji siap menerima perubahan yang dihadapinya, termasuk menghadapi jenis hidangan atau bahan makanan baru di tanah suci. Adapun contoh jenis makanan yang bisa dipilih, yang sudah dihidangkan di tempat tersebut di antaranya sebagai berikut.

    • Makanan pokok tercampur dari nasi, nasi birjani ,chapattis, nasi turki, kentang goreng, mie, nasi buhari, nasi kari, dan sebagainya.
    • Lauk-pauk, dapat berupa: ayam goreng, empal daging, sate ayam, kari, gulai kambing, shih kebab, ikan goreng, dan sebagainya.
    • Sayuran, dapat berupa: pecel, gado-gado, sayur asem, sayur sop, dan oseng-oseng buncis.
    • Buah-buahan yang dapat disediakan: apel, jeruk, semangka, dan sebagainya.
    • Minuman. Pada umumnya, cuaca di tanah suci bersuhu tinggi (panas) dengan kelembapan sangat rendah. Oleh karena itu, biasakan minum air 1 gelas setiap jam selama berada di tanah suci walaupun tidak merasa haus. Air minum bisa berupa air matang, air zam-zam, minuman dalam kemasan, dan bermacam-macam sari buah.

    Makanan yang bergizi dan minuman yang megandung vitamin tersebut dapat membantu para jamaah haji mempertahankan kondisi tubuh agar tetap sehat dan fit. Semoga tips sehat dalam memilih makanan ini bisa mengantarkan kemudahan dalam melaksanakan ibadah haji dan umrah. Hubungi juga Cheria Travel untuk mengkonsultasikan penunaian ibadah haji Anda semua ya. Selamat berhaji.


    Salam Cheria Travel,




    SelengkapnyaTips Konsumsi Makanan Sehat Untuk Jamaah Haji
    Posted by: Cheria Wisata

    Cara Cek Tahun Kepergian Dari Nomor Porsi Haji

    Posted by Unknown on Thursday, October 4, 2012

    Ada yang belum mengetahui secara pasti tahun kepergian haji, padahal calon jamaah sudah mendaftar namun tidak tahu secara jelas kapan berangkat, berikut panduan cara mengetahuinya secara online:

    1. Setelah mendaftar jamaah akan mendapat bukti setoran awal BPIH yang mencantumkan nomor porsi haji.

    2. Silahkan menghubungi Call Center Haji di No. 021-500 425 untuk mengecek tahun keberangkatan dari nomor porsi haji Anda.

    3. Mintalah bantuan travel bila anda belum dapat nomor porsi sebagai bukti legal anda adalah jamaah yang yang terdaftar di Depag.

    4. Jamaah harus sabar dalam menunggu antrian berangkat, walaupun haji plus saat ini harus antri beberapa tahun.

    5. Dengan mendapat nomor porsi berarti anda adalah jamaah haji kuota Depag Resmi ( haji non-kuota tidak ada nomor porsi )
    SelengkapnyaCara Cek Tahun Kepergian Dari Nomor Porsi Haji
    Posted by: Cheria Wisata

    Info Tips Jadwal dan Berita Haji Indonesia Online Paling Update

    Posted by Unknown on Sunday, August 26, 2012


    Info Tips Jadwal dan Berita Haji Indonesia Online Paling Update


    Menjelang musim haji tahun 2012 ini Insya Allah Cheria travel akan terus mengupdate berita seputar haji dan jamaah haji Indonesia yang bekerjasama dengan jurnalhaji harian Republika online, Info haji berupa tips haji, jadwal perjalanan haji, info jamaah dan kisah jamaah yang ada di tanah suci.

    Selain melalui blog, update berita juga bisa diikuti di via microblogging seperti twitter dan facebook.

    Social Media PT Cheria Tour and Travel

    Twitter : Cheriatour

    Facebook : Pergi Umrah Haji
    Google+ : Cheria Wisata
    Youtube : Cheria Wisata

    Info Kontak PT Cheria Tour and Travel

    Untuk mendapatkan informasi menarik dan bermanfaat lainnya dari konsultan kami, Anda dapat menghubungi langsung PT Cheria ke berbagai info kontak di bawah ini ya :

    Gedung Twink Lt. 3
    Jl. Kapten P. Tendean No. 82 Mampang Prapatan
    Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12790

    Telepon : 021 - 7900 216 (Hunting)
    Mobile : 021 444 610 74

    Fax : 021-7918 2408
    Email : info@cheria-travel.com
    Web: http://www.cheria-travel.com

    Salam Cheria Travel,

    SelengkapnyaInfo Tips Jadwal dan Berita Haji Indonesia Online Paling Update
    Posted by: Cheria Wisata

    Mengatasi Gangguan Kesehatan Haji di Pesawat

    Posted by Unknown on Tuesday, July 17, 2012



    Gangguan Kesehatan Haji di Pesawat Terbang
    Gangguan Kesehatan Haji di Pesawat Terbang
     
    Haji pada masa lalu sering dilakukan dengan menggunakan kapal laut. Namun saat ini, transportasi menggunakan pesawat cukup efektif dalam menempuh perjalanan yang jauh. Dengan pesawat, waktu tempuh perjalanan menjadi lebih singkat. Begitu pula saat keberangkatan dan kepulangan jamaah haji menuju tanah suci.

    Bagi mereka yang sudah terbiasa naik pesawat, barangkali tidak begitu terpengaruh kondisi saat terbang dan tidak mengalami gangguan kesehatan. Namun,bagi mereka yang belum terbiasa, apalagi yang belum pernah melakukan perjalanan jauh dengan pesawat bisa mengalami beberapa gangguan kesehatan berikut.

    Telinga nyeri saat naik pesawat terbang
    Keluhan ini terjadi karena adanya penyumbatan saluran yang menghubungkan rongga belakang hidung (nasofaring) dengan rongga telinga tengah (cavum tympany). Saluran ini disebut eustacius dan berfungsi untuk menyamakan besarnya tekanan udara luar. Setiap kali pesawat mendarat (landing) atau naik (take off) akan terjadi perubahan pada tekanan udara luar. Oleh karena itu diperlukan penyesuaian antara tekanan udara luar dengan tekanan dalam rongga telinga tengah.

    Valsalva
    Valsalva
    Solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan beberapa usaha untuk membuka saluran tuba. Dengan begitu, rasa nyeri di telinga dapat segera hilang. Beberapa usaha yang dimaksud antara lain melakukan gerakan seperti mengunyah permen, menguap, atau melakukan valsava (meniup pada saat mulut tertutup).

    Kesemutan
    Kesemutan dan perasaan kebas adalah gangguan kesehatan yang muncul saat kedinginan atau saat posisi duduk tidak benar. Tekanan pada saraf mengakibatkan putusnya pasokan darah ke otak untuk sesaat atau beberapa waktu. Namun, rasa ini akan hilang segera setelah kita bergerak atau dalam beberapa saat dengan sendirinya. Oleh sebab itu, sebaiknya kita memperhatikan posisi ketika tidur dan duduk.

    Kram kaki
    Kram kaki bisa disebabkan duduk atau berdiri terlalu lama pada satu posisi. Pemakaian sepatu dan sandal hak tinggi dalam waktu lama juga bisa melemahkan otot di betis dan menyebabkan kram. Dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit juga berpotensi menimbulkan kram otot. Begitu pula dengan arteri yang tersumbat atau menyempit, bisa mengurangi aliran darah ke kaki dan menyebabkan kram.

    Solusi Kram Kaki
    Solusi Kram Kaki
    Untuk mengatasi munculnya kram kaki, berikut solusi mengatasi kram karena berdiri terlalu lama.
    1. Cari tempat duduk atau tempat bersandar, lalu lepas alas kaki.
    2. Angkat telapak kaki yang sakit ke atas pangkuan. Jangan membungkuk karena posisi membungkuk bisa menekan daerah perut.
    3. Perhatikan tekanan otot ketika terjadi serangan kram. Jika kram mengakibatkan jemari kaki mengucup, gunakan tangan untuk menekan jemari kaki ke arah atas secara perlahan hingga membuka kembali.
    4. Jika kram sudah reda, pijat telapak kaki agar aliran darah lancar kembali.

    Kaki bengkak
    Umumnya, kaki bengkak disebabkan adanya penumpukan cairan di pergelangan kaki. Penyebab lainnya adalah terganggunya peredaran darah akibat posisi kaki tergantung dalam waktu yang lama. Umumnya, kondisi kaki bengkak yang bukan disebabkan penyakit bawaan akan hilang dengan sendiri dalam waktu 24 jam.

    Solusi Kaki Bengkak
    Solusi Kaki Bengkak
     Untuk menghindari terjadinya kaki bengkak, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan.
    1. Pastikan sepatu atau sandal yang digunakan pas dan nyaman.
    2. Gunakan kaos kaki yang tidak terlalu ketat.
    3. Jika memungkinkan, lepaskan sepatu beberapa saat. Kemudian luruskan kaki dengan cara meregangkan atau berdiri dan berjalan.
    4. Lakukan senam pagi untuk memperlancar peredaran darah.
    5. Lakukan pemijatan  lembut untuk melancarkan peredaran darah di sekitar kaki.
    6. Pastikan posisi kaki tidak menggantung dengan memanfaaatkan bantalan kaki yang tersedia di pesawat.
    7. Cari tempat duduk yang memungkinkan kita bisa mengangkat.

    Tidak bisa istirahat
    Biasanya, gangguan ini disebabkan perasaan gembira yang luar biasa alias antusiasme saat keberangkatan menuju tanah suci. Bisa jadi juga disebabkan tidak terbiasa tidur sambil duduk, tidur dengan lampu menyala, atau tidur dalam udara yang sangat dingin. Mengingat kegiatan yang padat saat tiba di tanah suci, sedapat mungkin usahakan tidur walau sejenak.

    Mendengarkan Musik Di Pesawat Terbang
    Mendengarkan Musik Di Pesawat Terbang

    Agar bisa tidur dalam pesawat, cobalah untuk rileks dan atur posisi kursi agak miring ke belakang supaya posisi badan lebih nyaman. Jika harus gelap, matikan lampu atau menutup mata dengan penutup yang biasanya disediakan pihak pesawat. Manfaatkan earphone untuk mendengar lagu-lagu lembut agar rileks. Jika merasa dingin, mintalah pada pramugari bantal dan selimut. Selanjutnya atur volume AC.

    Gangguan pencernaan
    Biasanya, gangguan pencernaan yang terjadi di pesawat lebih disebabkan keterlambatan makan, masuk angin, atau tidak cocok dengan makanan yang disajikan.

    Hindari Kafein
    Hindari Kafein
    Solusinya, jangan biarkan perut kosong, minum minuman yang hangat, hindari makanan yang mengandung gas, hindari minuman yang mengandung kafein, serta perhatikan agar hembusan AC tidak langsung mengarah ke bagian tubuh.

    Sulit makan
    Sulit makan bisa disebabkan faktor makanan yang disajikan tidak sesuai. Selain itu, sulit makan bisa disebabkan kelelahan atau perasaaan terlalu gembira (antusias). Mengingat kondisi ini bisa berakibat tidak baik, paksakan untuk makan walaupun sedikit demi sedikit. Jika perlu, siapkan makanan yang sesuai dengan selera.

    Mabuk udara
    Jika memang sering mengalami mabuk kendaraan,sejak awal sebaiknya di informasikan kepada pengurus keberangkatan agar diberi tempat duduk di sekitar bagian sayap pesawat atau bagian depan. Hal ini disebabkan guncangan di daerah ekor pesawat lebih terasa. Pastikan kantung untuk sampah atau muntah tersedia, jika perlu mintalah kantung tambahan.

    Itulah beberapa gangguan fisik yang biasa menyerang jamaah haji saat di pesawat. Semoga informasi ini bermanfaat sehingga ibadah haji yang kita lakukan menjadi lebih nyaman. Selamat menunaikan ibadah haji. (Jng/RA)

    SelengkapnyaMengatasi Gangguan Kesehatan Haji di Pesawat
    Posted by: Cheria Wisata

    Kiat Antisipasi Aksi Kejahatan Saat Berhaji

    Posted by Unknown on Monday, June 25, 2012

    Kejahatan memang bisa terjadi di mana saja. Jika ada niat dan kesempatan, para pelaku kejahatan tidak merasa segan untuk melakukan kejahatannya, termasuk di tanah suci. Dalam sebuah berita di poskota.co.id, terdapat beberapa modus kejahatan yang dilakukan di tanah suci. Berikut ulasannya.
    MADINAH (Pos Kota) – Masih ada saja orang jahat di pusat ibadah seagung Masjid Nabawi, Madinah. Para penjahat, termasuk yang berasal dari Indonesia sendiri, memiliki sejumlah modus operandi kejahatan yang terus “diperbarui”.

    Kepala Sektor Khusus Masjid Nabawi bentukan Misi Haji Indonesia di Madinah, Hendra Wirawan, telah mengumpulkan sejumlah modus kejahatan yang terjadi, sehingga seluruh jemaah hendaknya diimbau selalu waspada terhadap aksi kejahatan di tanah suci.

    1. Tas bawaan ditaruh di ujung sajadah/tempat sujud digondol maling. Kasus ini menimpa seorang jamaah dari Padang. Tasnya berisi 12 juta rupiah dan 1.500 riyal (living cost) serta kamera digital. Tas hilang pada rakaat ketiga. Pada saat yang sama, jamaah yang sedang salat di belakangnya bawaannya juga raib. Muncul kecurigaan pelakunya adalah anak yang berlarian di pelataran masjid. Polisi Saudi yang dilapori segera menangkap sejumlah anak yang berlarian. Tapi setelah dilihat, tidak ada indikasi mereka pelakunya. "Jadi sebaiknya tas tetap menempel di badan, jangan ditaruh," saran Hendra.

    2. Perempuan bercadar dan berbaju hitam menyamar sebagai polisi wanita, menggeledah jamaah yang hendak masuk masjid. Seorang jamaah perempuan RI kehilangan HP akibat penggeledahan ini. Ada juga yang kehilangan dompet berisi 4.000 riyal karena dipepet orang.

    3. Modus WNI mengantar jamaah RI tersasar. Setiba di tujuan, mereka minta bayaran. "Ada jamaah yang dimintai 50 riyal (Rp 125 ribu)," katanya.

    4. Modus menawarkan membeli kambing untuk membayar dam.

    5. Modus peminta-minta yang mengaku mahasiswa Palestina, meminta sumbangan. "Jamaah kita biasanya mudah iba. Kemarin saya nemui jamaah yang juga memberi sumbangan, kami dekati, kami tanya: Bapak tahu tidak apa yang Bapak lakukan'. Itu untuk memastikan Bapak itu tidak diperas," ujar Hendra.

    6. Kejahatan riskan terjadi di pasar tumpah, yang berada di gang-gang dan pinggir jalan yang ramai. "Seorang jamaah perempuan yang tasnya nempel di badan, kemarin teriak ada copet. Kami kejar, pelakunya kabur," ujar Hendra.

    7. Tas disilet saat berdesak-desakan keluar dari Masjid Nabawi usai salat wajib. Seorang jamaah di Sektor I kehilangan dompet akibat modus ini.Modus di atas melengkapi modus yang telah terjadi sebelumnya yaitu pura-pura membantu jamaah tersesat. Di tengah jalan, pelaku merampas uang jamaah dan meninggalkannya begitu saja.

    Atas semua insiden itu, Hendra menyarankan agar jamaah tidak banyak membawa uang saat ke masjid. "Bawalah paling banyak 50 riyal," pesan Hendra. Kalaulah membawa uang banyak untuk berbelanja, sebaiknya pergi berombongan sehingga saling menjaga.

    Oknum sebangsa dan setanah air

    Miris memang. Jika biasanya ikatan sebangsa-setanah air akan menjadi kuat ketika berada di tanah air orang lain, tetapi suasana itu belakangan ini dirusak oleh sesama pendatang dari tanah air. Di Madinah ada jamaah calon haji Indonesia yang dirampas uangnya. Ironisnya pelakunya diduga kuat masih saudara kita sebangsa.

    Petugas haji Indonesia pernah memergoki seseorang yang menyamar sebagai petugas lengkap dengan seragamnya, diduga melakukan penipuan terhadap jemaah haji. Ada pula yang lebih memalukan. Saat tertangkap petugas, orang tersebut menyamar dengan berpakaian ihram, layaknya orang yang akan melaksanakan umrah. Lagi-lagi pelakunya bangsa sendiri.

    Tak hanya jamaah, bahkan seorang petugas kesehatan rombongan jamaah haji khusus pun menjadi korban aksi perampasan. Seperti yang dialami Dokter. Pelaku berhasil merampas dompet korban yang berisi uang dalam bentuk rupiah dan riyal, beberapa kartu kredit, serta beberapa surat berharga. Korban mengaku bahwa pelaku bisa berbahasa Indonesia, tapi dia tidak bisa memastikan apa pelaku memang warga Indonesia.

    Tips antisipasi kejahatan di tanah suci

    Banyaknya modus kejahatan yang terjadi memang tidak seharusnya menjadi halangan untuk menunaikan ibadah haji. Namun, langkah antisipasi sangat perlu dilakukan. Berikut beberapa tips antisipasi kejahatan di tanah suci.

    1.Jangan pergi sendiri
    Jemaah haji Indonesia diharapkan jangan pergi sendirian untuk menghindari aksi perampasan yang dilakukan orang yang tidak bertanggung jawab. Jamaah hendaknya berangkat berkelompok minimal 4-5 orang. Hal itu diungkapkan Kepala Panitia Penyenggara Ibadah Haji Daerah Kerja Madinah, Akhmad Jauhari di Kantor Misi Haji Indonesia, Madinah, Arab Saudi. “Karena korban kejahatan seringkali sedang sendirian atau kesasar, dan biasanya orang lanjut usia,” katanya.

    2.Membawa uang secukupnya
    Menyikapi berbagai tindak kejahatan yang menimpa beberapa jamaah haji Indonesia di Madinah, Akhmad menghimbau agar jemaah sebaiknya tidak banyak membawa uang. Ia melihat saat ini ada tren jamaah membawa banyak uang di sakunya.
    Ia menuturkan bahwa membawa banyak uang dalam rangka pelaksanaan ibadah haji justru akan membuat ibadah jemaah itu sendiri menjadi terganggu. Jemaah haji yang seharusnya fokus kepada ibadah, tentunya akan terpecah pikirannya karena memikirkan keamanan uangnya itu. Jadi, bawalah bekal secukupnya.

    3.Gunakan jasa safety box di hotel tempat menginap
    Di bagian lain, menanggapi beberapa aksi kejahatan di Masjidil Haram dan sekitarnya, Akhmad sebenarnya sudah mengusulkan kepada pihak pengamanan di Daker Makkah agar para calon haji saat ke Masjid tidak perlu membawa tas. ’’Yang dibawa hanya gelang identitas dan beberapa riyal secukupnya,’’ jelasnya. “Jika khawatir uangnya hilang, manfaatkan safety box yang ada di hotel,” tegasnya. (RA). Tips haji
    SelengkapnyaKiat Antisipasi Aksi Kejahatan Saat Berhaji
    Posted by: Cheria Wisata

    Kiat-kiat Agar Tidak Tersesat di Tanah Suci

    Posted by Unknown on Sunday, June 24, 2012


    Kiat-kiat Agar Tidak Tersesat di Tanah Suci

     
    kiat haji dan umrah, panduan haji, tips haji,
    Kiat-kiat Agar Tidak Tersesat di Tanah Suci


    Tersesat! Barangkali, itulah satu dari sekian banyak kisah jamaah haji yang sering kita dengar di setiap musim haji. Keluar pondokan menuju Masjidil Haram, tapi bingung saat harus kembali. Wajar, banyak sekali pintu masuk-keluar di Masjidil Haram yang serupa bentuknya.

    Dari tahun ke tahun, musim ke musim, kasuh jamaah haji yang tersesat selalu saja ada. Sebagai contoh, kasus jamaah tersesat jalan saat musim haji 2011. Tak tanggung-tanggung, jumlah jamaah haji yang tersesat jalan ini mencapai ratusan orang.

    Seperti yang diberitakan dalam Indopos, Kepala Sektor Khusus Masjidil Haram Maskat mengatakan bahwa jumlah jamaah haji yang tersesat pada musim haji tahun 2011 lalu mencapai ratusan orang. Sebelumnya saat calhaj datang dari Madinah ke Makkah—gelombang pertama—mulai 11 Oktober lalu, jumlah calhaj yang tersesat hanya berkisar puluhan. Namun, setelah gelombang kedua masuk mulai 14 Oktober lalu, di mana dari Jeddah langsung ke Makkah, jumlah calhaj yang tersesat menembus angka seratus lebih. ’’Hari ini (Rabu malam, Red) yang terdeteksi 140 lebih orang,’’ ujarnya kepada INDOPOS di dekat Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi pada tanggal 19/10/2011.

    Malam itu, INDOPOS yang berada di dekat posko Sektor Khusus sekitar 1 jam melihat ada sekitar 10 calhaj yang tersesat. ’’Mereka biasanya baru datang, terus buru-buru melaksanakan ibadah, tanpa mengingat lokasi pemondokan dan saat masuk ke Masjidil Haram,’’ tegas Kepala Daerah Kerja Makkah Arsyad Hidayat yang memantau beberapa jam di sekitar Masjidil Haram.

    Untuk mengatasi maraknya kasus jamaah yang tersesat jalan ini, Maskat mengatakan bahwa telah diterjunkan 15 orang personil pengamanan di sektor Masjidil Haram. Untuk meningkatkan pelayanannya, personil di sektor khusus Masjidil Haram ini dibantu oleh tenaga musiman (temus) yang direkrut dari mahasiswa Timur Tengah serta mereka yang mukim atau tinggal di Arab Saudi. Pelayanan di sektor khusus ini dilakukan selama 24 jam penuh.
    Jika ada jamaah yang tersesat, mereka akan diistirahatkan dulu di kantor sektor khusus yang telah disediakan. Di sini, jamaah akan di data serta diberi minuman dan snack. Setelah itu, jamaah akan diantar ke pemondokannya masing-masing. Untuk keperluan ini, kantor sektor khusus dilengkapi dengan mobil koster.

    Kiat agar tidak tersesat


    Meskipun setiap tahun dilaksanakan, kisah tersesat pada saat melaksanakan haji merupakan cerita favorit yang tak habis menariknya untuk diperbicangkan. Serupa tapi tak sama. Meskipun kasusnya sama, tetapi pelakunya berbeda. Hal ini sangat wajar terjadi pada jamaah haji yang baru saja melaksanakan hajinya.

    Tersesat memang perkara yang biasa. Namun, tersesat di “belantara” manusia dan negeri yang asing bagi kita mungkin akan berbeda cerita. Apalagi bagi kita yang sama sekali tidak bisa berbahasa Arab atau Inggris. Bahkan, pernah dikabarkan ada jamaah yang tertinggal kelompoknya untuk melakukan wukuf karena tersesat. Tentu saja, hal itu akan menjadi masalah serius, bukan?

    Nah, agar kasus tersesat tidak menimpa Anda, terdapat 7 kiat yang bisa Anda terapkan selama masa haji berlangsung.

    Amati dan hapalkan lokasi pondokan

    Beberapa hal yang perlu diingat tentang lokasi pemondokan di antaranya nama jalan, nomor pondok, gedung yang mudah dikenal di sekitar pondok, bentuk bangunan pondok. Akan lebih bagus jika mengenal arah benda atau bangunan dari pondok, misal masjidil haram terletak di sebelah barat pondok.

    Menyimpan nomor telepon dan alamat pondokan

    Jika khawatir lupa, tuliskan alamat pemondokan dan nomor teleponnya di buka notes. Gambarkan pula denah jalan sederhana beserta gedung patokan yang dilewati. Nah, denah dan catatan ini bisa dijadikan petunjuk jika kita lupa jalan pulang dan terpisah dari rombongan.

    Selalu berangkat dengan rombongan

    Jika memungkinkan, usahakan untuk terus berada dalam rombongan. Jika tidak ada urusan yang sangat penting, misalnya buang hajat, usahakan agar tidak terlepas dari rombongan jamaah.

    Menghubungi petugas haji

    Jika benar-benar terpisah dari rombongan, cobalah untuk menghubungi petugas haji. Petugas ini biasa mangkal di pos-pos tertentu yang ditandai dengan adanya bendera merah-putih. Nomor kontak petugas haji biasanya sudah tercantum di masing-masing taging atau tanda pengenal jamaah haji.

    Selalu membawa tanda pengenal

    Tanda pengenal sangat penting untuk dibawa. Salah satunya agar kita mudah dikenali dan memudahkan menghubungi petugas haji terkait. Pada tanda pengenal terdapat nama haji, kelompok terbang, serta nomor petugas haji yang bisa dihubungi.

    Mencari teman pendamping

    Bagi jamaah haji yang sudah tua, perlu kiranya mencari teman pendamping dari sesama haji yang masih muda. Selain bisa diandalkan untuk mengingat lokasi, jamaah yang masih muda relatif segap dan bisa dimintai tolong jika ada urusan yang tidak bisa dilakukan oleh orang tua.

    Gunakan identitas unik rombongan

    Identitas unik rombongan berfungsi vital untuk memudahkan mengenal rombongan. Jika ada yang tersesat, dengan melihat identitas unik ini maka petugas haji atau sesama jamaah mudah mengidentifikasi. Contoh identitas unik ini di antaranya selempang, slayer, serta pita pada kerudung dengan corak dan warna khusus

    SelengkapnyaKiat-kiat Agar Tidak Tersesat di Tanah Suci
    Posted by: Cheria Wisata

    Panduan Haji: Mengatasi Masalah Fisik di Kendaraan

    Posted by Unknown on Saturday, June 16, 2012

    Mitra haji dan umrah, jika kita bepergian jauh tentu tak lepas dari kendaraan, bukan? Nah, berbicara tentang bepergian dengan kendaraan, apalagi dalam jarak yang jauh seperti pergi haji atau umrah, terdapat hal yang perlu kita perhatikan. Dalam hal ini adalah beberapa gangguan fisik yang biasa menyambangi kita saat bepergian. Adapun masalah fisik yang dimaksud bukan berarti maslah kekerasan secara fisik, tetapi gangguan yang terkait dengan kondisi tubuh. Apa saja contoh gangguan fisik tersebut dan bagaimana solusinya? Ikuti penjelasan di bawah.

    Mabuk kendaraan


    Mabuk perjalanan atau mabuk kendaraan bisa terjadi, baik pada perjalanan darat, laut, maupun udara. Kondisi ini tentu membuat perjalanan menjadi tidak menyenangkan. Selain mengakibatkan rasa tidak nyaman pada badan, mabuk kendaraan juga bisa merepotkan orang lain selama perjalanan. Mabuk kendaraan tidak memandang usia dan jenis kelamin. Gangguan ini bisa terjadi pada pria, wanita, tua, maupun muda. Mabuk perjalanan bukanlah penyakit atau gangguan kesehatan, melainkan faktor psikologis dan kepekaan individu pada sistem pusat keseimbangan di telinga bagian dalam (vestibular).
    Umumnya, pesawat yang mengakut jamaah haji akan mendarat di Jeddah. Dari Jeddah ke Mekkah maupun Madinah, jamaah haji akan meneruskan perjalanan dengan alat transportasi darat, salah satunya menggunakan bis. Nah, bagi jamaah haji yang sering bermasalah dengan mabuk perjalanan, berikut tips untuk menghindarinya.

    1. Mintalah untuk duduk di bagian depan agar pandangan lebih bebas,lihat pemandangan alam yang ada di luar jendela,
    2. Jangan lupa makan dan minum yang cukup sebelum melakukan perjalanan, tapi jangan terlalu kenyang.
    3. Hindari bau-bauan yang menyengat dan membuat mual. Hirup udara segar dari luar maupun AC atau kipas angin jika memungkinkan.
    4. Jangan banyak beraktifitas seperti mondar-mandir ke belakang dan ke depan dalam kendaraan,
    5. Jangan membaca buku atau menonton layar monitor dengan focus, terlebih dalam jarak pendek.
    6. Hindari minum jus buah, sayur, serta makanan yang asam. Hindari pula makanan yang mengandung minyak dan lemak tinggi.
    7. Minum obat antimabuk sesuai anjuran dokter atau obat antimabuk yang dijual bebas.
    8. Hindari banyak biacara atau ngobrol dalam perjalanan.
    9. Jika sangat mual, sebaiknya segera muntahkan di tempat yang tepat. Mengapa? Setelah muntah yang pasti badan akan terasa lebih baik. Jangan ragu untuk meminta sopir kendaraan berhenti sejenak dan keluar untuk meredakan mabuk, jika keadaan memungkinkan.

    Buang air kecil
    Buang air kecil merupakan cara tubuh membuang limbah. Limbah ini dilepaskan dari metabolisme sel-sel, masuk ke dalam darah, dan akhirnya disaring oleh ginjal dari aliran darah untuk dibuang lewat urin. Kesulitan buang air kecil bisa mengakibatkan tubuh keracunan urin.
    Buang air kecil sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan. Menahan buang air kecil bisa menimbulkan gangguan kesehatan, baik fisik maupun psikis. Oleh karena itu, rajin-rajinlah mamanfaatkan WC yang ada di pesawat, bandara, atau bis saat berhenti.
    Selain tidak menahan keinginan buang air kecil, jamaah haji juga perlu memperhatikan asupan air saat perjalanan. Meskipun asaupan air sangat penting dalam mempertahankan kesehatan, jangan terlalu banyak mengonsumsi air putih atau jenis cairan lainya yang bisa membuat kita berulang-ulang ingin buang air kecil. Solusi pencegahannya, minumlah tidak lebih dari dua liter sehari.
    Untuk menghindari terlalu sering buang air kecil, berikut beberapa makanan dan minuman yang perlu dihindari.

    Sumber kafein
    Kafein menstimulasi kandung kemih dan bertindak sebagai diuretik sehingga tubuh menghasilkan lebih banyak air seni. Mengurangi atau menghentikan konsumsi kafein bisa bantu mengontrol kandung kemih yang terlalu aktif. Namun, bukan berarti kita harus berhenti minum kopi, teh, cokelat, atau kola. Mengganti sumber kafein sumber lain yang tanpa kafein (decaffeinated version) merupakan langkah yang bijak.
    Makanan dan minuman asam
    Buah dan jus jeruk, kopi, teh, dan tomat bersifat asam dan bisa menyebabkan iritasi kandung kemih. Minuman berkarbon atau minuman bersoda juga bisa mengiritasi kandung kemih yang sensitif. Jadi, cobalah membatasi konsumsi makanan dan minumaman ini selama perjalanan untuk mengurangi masalah kandung kemih yang terlalu aktif.
    Makanan pedas juga perlu diperhatikan. Ternyata, makanan pedas tidak hanya menggelitik lidah atau mengundang air mata, tetapi juga menggelitik kandung kemih. Oleh karena itu, mengurangi asupan makanan pedas bisa membantu mengurangi frekuensi ke kamar kecil.
    Pemanis, misalnya gula dan pemanis buatan, bisa mengiritasi kandung kemih. Oleh sebab itu, batasi asupan pemanis dalam minuman selama bepergian.
    Jika terlalu sering buang air kecil, lebih sering dari biasanya, ketika perjalanan, bisa jadi terdapat masalah atau gangguan dalam tubuh, misalnya bawaan penyakit tua. Selain itu, bisa jadi kondisi tersebut disebabkan adanya infeksi saluaran kemih,diabetes, prostatiti akut, pembesaran prostat, menstruasi bagi wanita, kehamilan, sensitis interstisial, ataupun stroke. Untuk kondisi ini, silahkan berkonsultasi dengan dokter pendamping jamaah.

    Perhatikan jatah makan
    Dalam perjalanan jauh, umumnya jamaah mendapatkan jatah makanan berat (nasi dan lauk) atau pun ringan kue-kue) dari agen travel yang menyediakan bis. Meskipun nafsu makan belum datang, usahakan untuk makan sekadarnya jika waktu makan telah tiba. Hal ini dimaksudkan agar masa kadaluarsa makan tidak terlewati. Dikhawatirkan, makanan kadaluarsa bisa menjadi racun bagi tubuh. Perlu juga diperhatikan jenis makanan yang bisa memicu alergi bagi tubuh. Jika ada, sebaiknya bicarakan dengan pihak penyelenggara agar bisa diganti dengan jenis makanan lain yang aman bagi tubuh. (Jng/RA)

    Panduan haji
    SelengkapnyaPanduan Haji: Mengatasi Masalah Fisik di Kendaraan
    Posted by: Cheria Wisata

    Yang Boleh dan Yang Dilarang Selama Haji

    Posted by Unknown on Thursday, June 14, 2012


    Yang Boleh dan Yang Dilarang Selama Haji


    Mitra haji dan umrah, tahukah Anda bahwa selama mengerjakan haji ada hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan? Nah, jika belum tahu, berikut akan kita bahas hal seputar larangan haji dan apa saja yang diperbolehkan selama melaksanakannya.

    Larangan Haji, tips haji,
    Ibadah Haji


    Larangan Haji Untuk Pria dan Wanita

    Beberapa hal larangan haji yang tidak boleh dilakukan, baik pria maupun wanita, antara lain sebagai berikut.

    • Memakai wewangian, kecuali sudah terpakai di badan sebelum niat ihram.
    • Memotong kuku serta mencukur atau mencabut rambut.
    • Memburu binatang buruan darat yang liar dan boleh dimakan.
    • Membunuh dan menganiaya binatang buruan darat dengan cara apa pun, kecuali binatang yang membahayakan.
    • Nikah, menikahkan, atau meminang wanita.
    • Bercumbu atau berhubungan suami-istri.
    • Berkata kotor, mencaci, atau bertengkar.

    Larangan Haji Khusus Pria


    Adapun larangan yang ditujukan khusus untuk pria di antaranya:
    • memakai pakaian biasa, termasuk celana dalam;
    • memakai sepatu yang menutupi tumit; serta
    • memakai penutup kepala yang langsung melekat seperti peci atau topi.

    Larangan Haji Khusus Wanita

    Sementara larangan yang ditujukan khusus untuk wanita di antaranya:

    • memakai sarung tangan; serta
    • menutup muka (memakai masker dsb)

    Berbicara soal larangan haji, kita memang dituntut untuk jeli dalam memahaminya. Hal ini disebabkan karena banyak larangan yang sulit dihindari.

    “Mengerjakan haji adalah pada bulan yang ditetapkan, barangsiapa yang menetapkan niatnya untuk berhaji, maka janganlah berbuat rafats, fusuq dan jidal” (QS Al Baqarah 197).

    Rafats, fusuq, dan jidal inilah larangan tersulit dan paling banyak dilanggar calon haji!

    Rafats

    Rafats adalah perbuatan atau perkataan yang mengundang syahwat, baik kepada istri/suami, apalagi terhadap orang lain. Termasuk di dalamnya memandang wanita/pria dengan keinginan (nafsu). Waspadalah dan berusahalan untuk selalu menjaga pandangan. Bila bertemu ‘macan’ (manis-cantik) atau ‘mangga’ (macho-ngganteng), beristighfarlah… Jangan sampai dinikmati! Pantangan ini terlihat sepele, tapi jika tidak hati hati maka kemungkinan besar larangan rafats akan dilanggar. Berapa banyak orang berihram, tapi tetap asyik nonton TV yang menyuguhkan tayangan artis-artis cantik.

    Fusuq

    Fusuq atau perbuatan fasiq meliputi segela perbuatan maksiat, termasuk di dalamnya mencaci maki, memberi gelar buruk kepada orang, membicarakan aib orang lain, gosip, membicarakan kejelekan para pejabat, kupas-habis aib para koruptor, dan sebagainya. Oleh sebab itu berhati-hatilah karena hal ini banyak dilanggar orang ketika berhaji, baik secara sadar saat melakukannya maupun tidak.

    Jidal

    Jidal adalah berbantah-bantahan atau bertengkar. Peluang munculnya jidal sangat mungkin terjadi. Bayangkan, saat berhaji, kita bertemu banyak orang dengan isi kepala yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut bisa berupa daerah yang berbeda, suku yang berbeda, latar belakang berbeda, tingkat pendidikan berbeda, guru yang berbeda, bahkan pemahaman yang berbeda. Tentu saja, beragam perbedaan ini berpotensi memicu perselisihan, betul kan?

    Itulah yang menyebabkan rafats, fusuq, dan jidal adalah larangan yang tersulit sekaligus banyak dilabrak oleh jamaah haji. Pelanggaran terhadap larangan rafats-fusuq-jidal memang tidak sampai membatalkan haji, bahkan untuk itu kita tidak perlu membayar dam. Namun, pahala haji menjadi gugur! Jika hal ini terjadi, maka Rp 35 juta yang sudah kita keluarkan untuk membayar ongkos naik haji menjadi sia-sia. Seolah-olah habis kecopetan uang sebesar 35 juta rupiah! Oleh sebab itu, kita perlu behati-hati agar hal ini tidak menimpa kita.

    Tips Yang Bisa Dilakukan

    Larangan fisik

    Untuk larangan yang bersifat fisik (misalnya tidak memakai wewangian, masker, dll), sebaiknya kita menghapalkan daftar larangan haji. Paling tidak, kita perlu membacanya berulang-ulang agar lebih melekat. Sebelum berangkat, kita bisa menuliskan daftar tersebut pada selembar kertas dan meletakkannya di dekat tempat tidur yang mudah terlihat. Baca dan hayati isi daftar tersebut setiap habis bangun tidur dan ketika akan beranjak tidur. 

    Larangan rafats, fusuq, dan jidal

    Untuk menghindar dari rafats, fusuq, dan jidal; sebaiknya kita memperbanyak tinggal di masjid untuk berdzikir, membaca al quran, menghafal doa atau ayat, bisa juga membaca buku-buku agama selama ihram. Hindari ngerumpi (kumpul-kumpul) pada para hadirin agar tidak membicarakan hal lain di luar tema.

    Hal yang diperbolehkan dalam haji


    Dalam beribadah haji, hal yang diperbolehkan bagi jamaah haji pria dan wanita antara lain sebagai berikut.
    • Melaksanakan apa yang diwajibkan Allah SWT kepadanya.
    • Menjauhi apa yang dilarang Allah SWT berupa rafats (berkata buruk, bercumbu mesra dengan istri), fusuq (melanggar perintah agama), jiddal (berbantah-bantahan), dan perbuatan maksiat lainnya.
    • Menghindari ucapan atau perbuatan yang mengganggu dan menyakiti sesama muslim.
    • Bagi yang sedang berihram, boleh mengenakan sandal, kacamata, alat bantu pendengaran (earphone), jam tangan, ikat pinggang biasa, ikat pinggang bersaku untuk menyimpan uang, dan lain-lain.
    • Diperbolehkan mengganti pakaian ihram dan mencucinya, serta mandi dan membasuh kepala. Apabila saat mandi dan membasuh terdapat rambut yang rontok tanpa disengaja, hal tersebut tidak apa-apa, begitu juga bila ia terluka.


      Nah, mitra haji dan umrah, setelah mengetahui hal-hal yang dilarang dan di perbolehkan dalam beribadah haji, sudah selayaknya kita meninggalkan hal-hal yang dapat menghapus pahala haji kita. Dengan harapan, haji kita diterima Allah swt dan mendapat predikat dari Allah sebagai haji yang mabrur. Aamiin..


      SelengkapnyaYang Boleh dan Yang Dilarang Selama Haji
      Posted by: Cheria Wisata

      Cara Sederhana Memahami Haji Bagi Orang Awam

      Posted by Unknown on Tuesday, June 12, 2012

      Mitra haji dan umrah, apa sih yang dimaksud dengan haji itu? Nah, begitulah kira-kira pertanyaan yang muncul dari kita yang baru mengenal atau mendengar kata “haji”. Memang, bagi mereka yang pernah pergi ke tanah suci, haji bukan perkara asing lagi. Namun, bagi mereka yang awam tentu berbeda ceritanya. Oleh karena itu, bertanya tentang haji adalah sikap yang benar dan memang perlu dilakukan.

      Tak perlu malu karena menanyakan sesuatu terkait ibadah adalah sikap yang seharusnya dilakukan. Sebelum melaksanakan sebuah amal, kita perlu tahu terlebih dahulu ilmu seputar amal yang akan dilakukan, baik dari sisi definisi maupun tata caranya. Nah, bagi mitra haji dan umrah yang ingin mengenal ibadah haji, berikut penjelasannya.

      Ditinjau dari sisi lughawinya, haji berarti menyengaja atau menuju dan mengunjungi. Berdasarkan definisi dari segi estimologi (bahasa), haji berarti niat (Al Qasdu). Sementara menurut syara’, haji didefinisikan sebagai “niat menuju Baitul Haram dengan amal-amal yang khusus”. Selain Ka’bah dan Mas’a (tempat sa’i), tempat-tempat tertentu yang dimaksud dalam definisi di atas meliputi Padang Arafah (tempat wukuf), Muzdalifah (tempat mabit), dan Mina (tempat melontar jumroh).

      Secara garis besar, haji diartikan dengan “berkunjung ke Baitullah untuk melakukan Thawaf, Sa’i, Wukuf di Arafah, dan melakukan amalan-amalan lain pada waktu tertentu (antara 1 syawal sampai 13 Dzul Hijjah) untuk mendapatkan keridhaan Allah SWT”. Waktu tertentu yang dimaksud adalah bulan-bulan haji, mulai dari Syawal sampai sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Amalan ibadah tertentu meliputi thawaf, sa’i, wukuf, mazbit di Muzdalifah, dan mabit di Mina.

      Dalam bukunya, Tip dan Trik Ibadah haji dan Umrah, Gus Arifin menuliskan bahwa ibadah haji merupakan rukun (tiang agama) islam yang kelima, setelah syahadat, shalat, zakat, dan puasa. Ibadah haji bisa disebut dengan bentuk ritual tahunan bagi kaum muslim yang mampu secara materi (terkait pembayaran ONH/BPIH), fisik, maupun keilmuan dengan berkunjung ke beberapa tempat di Arab Saudi dan melaksanakan beberapa kegiatan pada satu waktu yang telah ditentukan, yaitu pada bulan Dzulhijjah.

      Nah, itulah pengertian dari ibadah haji. Selanjutnya, kita perlu mengetahui bahwa ibadah haji ada tiga macam. Ketiganya dibedakan berdasarkan niat dan tata caranya.
      Jenis-jenis haji

      1. Haji ifrad, berarti menyendiri. Pelaksanaan ibadah haji disebut ifrad bila sesorang bermaksud menyendirikan, baik menyendirikan haji maupun menyendirikan umrah. Dalam hal ini, yang didahulukan adalah ibadah haji. Artinya, ketika mengenakan pakaian ihram di miqat-nya, orang tersebut berniat melaksanakan ibadah haji dahulu. Apabila ibadah haji sudah selesai, jamaah tersebut mengenakan ihram kembali untuk melaksanakan umrah.

      2. Haji tamattu’, mempunyai arti bersenang-senang atau bersantai-santai dengan melakukan umrah terlebih dahulu di bulan-bulah haji, selain ber-tahallul. Kemudian mengenakan pakaian ihram lagi untuk melaksanakan ibadah haji, pada tahun yang sama. Tamattu’ juga bisa diartikan melaksanakan ibadah pada bulan-bulan dalam tahun yang sama, tanpa terlebih dahulu pulang ke negeri asal.

      3. Haji qiran, berarti menggabungkan, menyatukan, atau menyekaliguskan. Maksudnya, dengan menyatukan atau menyekaliguskan berihram untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah. Haji qiran dilakukan dengan tetap berpakaian ihram sejak miqat makani dan melaksanakan semua rukun dan wajib haji sampai selesai, meskipun mungkin akan memakan waktu lama. Menurut Abu Hanifah, melaksanakan haji qiran berarti melakukan dua thawaf dan dua sa’i.

      Syarat, rukun, dan wajib haji


      Berbicara tentang ibadah tentu tidak terlepas dari pembahasan tata caranya. Begitu pula dengan haji. Ada syarat, rukun, dan wajib haji yang harus diketahui. Sebab jika tidak dipenuhi, hal tersebut akan menimbulkan konsekuensi hukum secara syar’i, baik berupa pembayaran dam (denda) atau pun ibadah hajinya menjadi tidak sah.

      Syarat haji:

      1) Islam
      2) Dewasa( baligh)
      3) Berakal Sehat
      4) Orang merdeka (bukan budak)
      5) Mampu disini artinya mampu dalam hal biaya, kesehatan, keamanan, dan nafkah bagi keluarga yang ditinggalkan

      Rukun haji:

      Rukun haji adalah perbuatan-perbuatan yang wajib dilakukan ketika berhaji dengan dilakukan secara berurutan dan menyeluruh. Jika salah satunya ditinggalkan maka hajinya dinyatakan tidak sah. Adapun rukun haji meliputi:
      1) Ihram;
      2) wukuf di Arafah;
      3) thawaf iffadah;
      4) sa' i, yaitu berlari-lari kecil antara bukit Shafa dan bukit Marwa;
      5) mencukur rambut di kepala (memotongnya sebagian);
      6) tertib.

      Wajib haji

      Wajib haji merupakan rangkaian kegiatan yang harus dilakukan dalam ibadah haji sebagai pelengkap rukun haji. Jika salah satu wajib haji tidak dikerjakan, terdapat kewajiban membayar dam (denda). Adapun wajib haji meliputi hal berikut.

      1) Niat Ihram. Niat ihram berlaku untuk haji atau umrah dari Miqat Makani, yang dilakukan setelah berpakaian ihram.
      2) Mabit. Mabit berarti bermalam di Muzdalifah pada tanggal 10 Dzulhijjah (dalam perjalanan dari Arafah menuju Mina).
      3) Melontar Jumrah Aqabah. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 10 Dzulhijjah.
      4) Mabit di Mina, dilakukan pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah (hari Tasyrik).
      5) Melontar JumrahUla, Wustha, dan Aqabah pada hari Tasyrik (tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah).
      6) Mencukur rambut.
      7) Thawaf wada'. Thawaf wada’ artinya melakukan tawaf perpisahan sebelum meninggalkan kota Mekah.

      Nah, itulah beberapa hal utama dalam haji yang perlu diketahui. Tentunya, ada hal lain terkait teknis pelaksanaan ibadah haji seperti bagaimana melakukan thawaf, sa’i, bercukur, dan sebagainya. Beberapa hal tersebut bisa kita ketahui bersama dalam artikel lain yang bisa dicari dalam website cheria-travel.com ini. Selamat mengikuti. (Jng/RA)
      SelengkapnyaCara Sederhana Memahami Haji Bagi Orang Awam
      Posted by: Cheria Wisata

      Biaya Haji Murah Dengan Dinar Emas

      Posted by Unknown on Tuesday, May 15, 2012

      Program Biaya Haji Murah Dengan Dinar Emas

      Menjadi hamba Alloh yang berkesempatan dapat menunaikan ibadah haji di Baitulloh tentunya menjadi cita-cita kita semua. Bersujud langsung di depan bangunan ka’bah yang menjadi kiblat seluruh ummat islam di dunia, memunajatkan do’a di tempat yang telah Alloh istimewakan untuk di kabulkan daripadanya, bertemu dengan saudara-saudara sesama muslim dari berbagai penjuru dunia. Semua itu selalu saja mengundang tetes air mata kita untuk ingin dan selalu berharap bisa mewujudkannya.

      Namun Jika kita perhatikan, Ongkos Naik Haji (ONH) ini selalu mengalami kenaikan tiap tahunnya sekitar 7-10 % per tahun, karena tergantung biaya-biaya dan kurs dollar yang cukup mempengaruhi juga kenaikan ONH ini. Data membuktikan sebagai berikut :

      Tahun 1970 ONH hanya Rp 182.000.
      Tahun 1988, ONH adalah Rp 4.780.000
      Pada 1998, ONH senilai Rp 8.805.000
      Persis tahun berikutnya, 1999 – 2000, setelah terjadi krisis ekonomi besar yang melanda Indonesia dan dunia, biaya haji naik hingga Rp 21,5 juta.
      Tahun 2008, ONH menjadi 32.400.000.
      Tahun ini, ONH sekitar Rp 35 juta.


      Dinar Emas, Alternatif Dana Talangan Haji Yang Lebih Baik

      Karena semakin banyaknya minat ummat untuk bisa melaksanakan ibadah tersebut, ternyata telah mengundang gerak dari lembaga-lembaga keuangan seperti bank-bank syariah untuk meluncurkan produk dana talangan haji bagi masyarakat. Dana talangan haji tersebut diperuntukkan bagi masyarakat untuk bisa memfokuskan niatnya agar lebih konsisten dalam mempersiapkan finansial untuk bisa melaksanakan ibadah haji tersebut.

      Seperti kita ketahui, untuk memiliki nomor seat keberangkatan haji ke tanah suci memerlukan waktu waiting list yang tidak sebentar, tergantung ketersediaan tempat, hingga ada yang baru memiliki kesempatan tersebut setelah 10 tahun melakukan pendaftaran. Dan untuk mendapatkan nomor tersebut juga, minimal kita harus memiliki biaya minimal 30 juta rupiah.

      Mengapa Dinar Emas ?

      Setelah kita mengenal apa itu koin dinar emas islam, maka hal selanjutnya yang perlu kita juga ketahui adalah apa sebenarnya fungsi dari dinar emas tersebut. Apakah hanya sebagai koleksi kita saja di rumah? Ternyata dinar emas memiliki tiga fungsi utama yang jika kita uraikan sebagai berikut :


      • Dinar emas berfungsi sebagai store of value (proteksi nilai) dan unit of account (timbangan muamalah yang adil), hal ini menjadikan point penting dari dinar emas, karena ternyata fungsi ini merupakan 2 fungsi utama dari uang, dan ternyata keduanya ada di dinar emas.
      • Dinar emas juga berfungsi sebagai medium of exchange (alat tukar). Sebagai alat tukar, jelas bahwa dengan menggunakan dinar emas sebetulnya kita bisa melakukan proses transaksi tukar menukar uang dengan barang, meskipun memang proses ini pada saat sekarang jarang dilakukan.
      • Dinar emas berfungsi sebagai alat investasi. Dengan sebuah nilai yang diharapkan akan memiliki nilai jual lebih tinggi dan menguntungkan di masa depan, menjadikan dinar emas termasuk kedalam salah satu jenis media untuk kita berinvestasi.

      Dari ketiga fungsi tersebut, memang tidak bisa dipungkiri kebanyakan dari kita lebih menjadikan fungsi ketiga yaitu menjadikan dinar emas sebagai alat investasi sebagai tujuan utama ketika kita mulai memiliki dinar emas tersebut. Hal ini memang cocok sekali, apalagi bagi anda yang memiliki tujuan jangka panjang untuk melaksanakan ibadah haji, untuk mempersiapkan tabungan pendidikan anak, memiliki rumah idaman, memperbaiki rumah yang ada, tabungan pensiun, dan sebagainya. Hal ini karena dinar emas termasuk kedalam jenis long time investment, dimana kita insyaAlloh baru bisa merasakan keuntungannya dalam jangka waktu yang relatif lebih lama. Jadi memang kita tidak bisa berharap keuntungan dalam jangka pendek

      Bagi sebagian besar kita tentunya nominal tersebut memang tidak sedikit. Nah, disini produk dana talangan haji berperan, anda bisa melakukan pendaftaran haji dari sekarang juga dengan memiliki uang misalkan meskipun hanya sebesar 2 hingga 5 juta rupiah sekalipun. Sisanya, bank akan membayarkannya untuk kita. Namun selama waiting list keberangkatan tersebut, kita diharuskan untuk melunasi dana talangan tersebut. Dan memang kita tidak akan bisa berangkat haji sebelum lunas dana talangan tersebut.

      Biaya haji ke Tanah Suci, pada tahun 1997 membutuhkan 310 gram emas, namun pada tahun 2007 turun menjadi 145 gram emas dan pada 2010 kemarin turun lagi menjadi 95 gram emas sudah bisa berhaji. Hal ini, sangat bertolak belakang dengan nilai uang kertas dimana biaya berhaji selalu meningkat dari tahun ke tahun jika menggunakan uang kertas.

      Program Tabungan Haji Terencana Dinar Emas adalah program haji plus dengan metode cash dimuka terencana. Biaya yang anda keluarkan akan tergantung dengan tahun keberangkatan yang anda inginkan (makin jauh keberangkatan direncanakan makin henat biaya yang dikeluarkan).

      KELEBIHAN PROGRAM HAJI TERENCANA:
      1. Makin awal direncanakan makin hemat biaya dikeluarkan
      2. Aman dari inflasi
      3. Bonus tak terduga (diakhir program)

      CONTOH ILUSTRASI:
      Jika anda melunasi tanggal 1 november 2011 ( 1 dinar = RP 2,253,909 ) untuk keberangkatan tahun 2013, maka anda hanya membayar sejumlah 26,94 Dinar x 2,253,909 = Rp 60,720,308 untuk paket seharga US$ 8600 (hemat US$ 1219)

      ASUMSI
      Ilustrasi diatas menggunakan satuan Dinar Emas ( 1 Dinar = 4.25 gram emas 22 karat). Asumsi kenaikan harga emas pertahun adalah 20% (pada kenyataannta diatas 25%) sudah memperhitungkan setoran awal porsi BPIH Plus US$ 4000 dan pelunasan tahap 2 BPIH sebesar US$ 3000.

      Plus dan minus diakhir program akan diberitahukan dengan memperhitungkan kurs Rupiah terhadap Dollar US dan faktor lain yang berhubungan dengan penyelenggaraan Haji Plus (tiket pesawat, otel, kebijakan pemerintah dan lain-lain).

      - Jika Plus maka akan menjadi bonus untuk jamaah
      - Jika minus maka jamaah akan menambah kekurangaannya

      Jadi kita bisa dengan biaya haji murah dengan dinar emas,Semoga dengan program ini akan mempermudah dan membantu niat kita ke tanah suci,  bagi rekan-rakan yang berminat dengan program ini bisa menghubungi staf marketing kami.
      SelengkapnyaBiaya Haji Murah Dengan Dinar Emas
      Posted by: Cheria Wisata

      Daftar Haji Dengan Antrian Panjang, Tak Perlu Tegang

      Posted by Unknown on Sunday, April 22, 2012

      Hingga tanggal 12 Maret 2012, Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama (Kemenag) mencatat panjang antrean calon jamaah haji (CJH) mencapai 1.758.319 orang. Dari jumlah tersebut, 271.117 orang atau sekitar 15 persen diantaranya masuk daftar resiko tinggi (resti) karena berumur lebih dari 60 tahun. Demikian data yang diberikan dalam website yogyakarta.kemenag.go.id.

      Tak perlu panik dan tegang

      Cemas bila umur tak sampai hingga sempat menunaikan ibadah haji sangatlah wajar. Terlebih bagi mereka yang telah memiliki kemampuan baik fisik maupun finansial di masa lampau, tetapi baru terbetik keinginan untuk berhaji saat sudah senja.

      Dalam buku berjudul Tip dan Trik Ibadah Haji dan Umrah tercantum sebuah hadits qudsi yang berbunyi,

      “Sesungguhnya Allah berfirman: ‘Sesungguhnya seorang hamba yang telah Ku-sehatkan jasadnya dan Ku-lapangkan penghidupannya, telah berlalu lima tahun atasnya, dia tidak datang kepada-Ku, benar-benar dia seorang yang diharamkan (dihalangi dari kebaikan-ed.) (HR. Ibnu Hibban)

      Memang, pelaksanaan ibadah haji tak lepas dari prosedur teknis. Jika kita ingin berangkat tahun ini tidak serta-merta bisa terlaksana, tergantung dari kuota yang tersedia dan nomor antriannya. Berbeda dengan ibadah lain yang bisa kita lakukan saat kita menginginkannya, seperti shalat, puasa, membaca al-Quran, zakat, dll. Pada haji, ibadah kita dibatasi faktor lain, tidak semata-mata personal.

      Sungguh, saya baru menyadari, saya khilaf telah mengabaikan waktu dan mengulur-ulur ibadah haji. Lalu saya harus bagaimana?

      Ya, bisa jadi itu yang kita rasakan saat ini. Menyesal atas perlakuan kita yang mengabaikan undangan prestisius dari Allah swt ini, padahal saat itu kita mampu melaksanakannya. Lalu, bagaimana selanjutnya kita bersikap?

      Dari Anas r.a, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah saw bersabda: “Allah berfirman, ‘Wahai anak Adam! Sesungguhnya engkau selama berdoa dan berharap kepada-Ku, maka aku pasti akan memberikan ampunan kepadamu atas segala dosa-dosamu dan Aku tidak akan peduli. Wahai anak Adam! Andaikata dosa-dosamu sampai ke langit kemudian engkau memohon ampunan kepada-Ku, maka pasti Aku akan memberikan ampunan kepadamu. Wahai anak Adam! Jika engkau datang kepada-Ku dengan membawa kesalahan sepenuh bumi, kemudian engkau dertemu dengan-Ku, tapi engkau tidak menyekutukan-Ku sedikit pun, maka pasti Aku akan datang kepadamu dengan membawa ampunan sepenuh bumi’.” (HR. At-Tirmidzi)

      Memang, manusia tidak pernah luput dari khilaf dan kesalahan. Nah, bagaimana selanjutnya dengan masalah antrian haji yang begitu panjang tersebut? Bahkan di beberapa daerah antriannya sudah mencapai 8 tahun berikutnya. Mendaftar tahun 2012, berangkat tahun 2020! Apa yang perlu dilakukan?

      Hal yang perlu dilakukan

      Berapa pun nomor antrian yang diperoleh calon jamaah haji saat ini, tak perlu cemas. Ya, tak perlu cemas meskipun umur yang dikandung badan sudah semakin senja. Jika Allah swt berkehendak memuluskan jalan seseorang untuk mendekatkan diri kepada-Nya, segala sesuatunya pasti akan dipermudah. Hal yang penting dalam menyikapi hal ini adalah kuatnya keinginan untuk berhaji disertai ikhtiar selanjutnya untuk mewujudkan niat tersebut. Dalam sebuah hadits qudsi disebutkan,

      "Jikalau seorang hamba itu mendekat pada-Ku sejengkal, maka Aku mendekat padanya sehasta dan jikalau ia mendekal pada-Ku sehasta, maka Aku mendekat padanya sedepa. Jikalau hamba itu mendatangi Aku dengan berjalan, maka Aku mendatanginya dengan bergegas-gegas." (Riwayat Bukhari)

      Tak sedikit kisah seseorang yang naik hajinya dipercepat dari nomor antriannya. Setidaknya terdapat beberapa faktor yang memungkinkan kondisi ini.

      1. Adanya penambahan kuota haji, sehingga lebih banyak calon jamaah haji yang diberangkatkan. Nomor antrian pun untuk tahun selanjutnya menjadi maju.

      2. Kebijakan pemerintah untuk mendahulukan calon jamaah haji yang sudah lanjut usia.

      3. Adanya calon jamaah haji yang sakit atau tidak sanggup melunasi BPIH/ONH sehingga keberangkatannya ditunda. Posisi jamaah tersebut akan diganti dengan jamaah haji di belakangnya yang lebih siap dari sisi fisik dan biayanya.

      Dengan adanya faktor tersebut, terdapat peluang agar kita bisa naik haji lebih cepat. Permasalahannya, sudahkah kita persiapkan diri untuk menyambut peluang tersebut? Nah, berikut beberapa persiapan yang harus dilakukan untuk menyambut peluang tersebut.

      1. Menguasai manasik (tata cara) haji, dengan begitu kita sudah siap jika sewaktu-waktu mendapat peluang berangkat lebih cepat.

      2. Mendaftarkan diri ke kantor agama setempat dan selanjutnya berusaha terus untuk menyiapkan pembayaran sisanya.

      3. Menjalin silaturahmi dengan petugas haji, dengan begitu petugas haji punya pandangan alternatif siapa yang bisa ditawarkan sebagai pengganti jamaah yang batal berangkat ke tanah suci.

      Setelah menyiapkan ketiga hal di atas, langkah berikutnya yang sangat penting untuk menunjang kesuksesan rencana kita yaitu berdoa kepada Allah swt agar diberikan kesempatan menunaikan ibadah haji. Di samping itu, perlebar terbukanya celah peluang naik haji lebih cepat dengan sedekah. Wallahu a’lam. (RA)
      SelengkapnyaDaftar Haji Dengan Antrian Panjang, Tak Perlu Tegang
      Posted by: Cheria Wisata

      Agar Sedekah Haji Kita Diterima

      Posted by Unknown on Friday, April 13, 2012

      Abu Hurairah r.a. berkata bahwa Nabi saw. bersabda, “Ketika seorang hamba berada pada waktu pagi, dua malaikat akan turun kepadanya, lalu salah satu berkata, ‘Ya Allah, berilah pahala kepada orang yang menginfakkan hartanya.’ Kemudian malaikat yang satu berkata, ‘Ya Allah, binasakanlah orang-orang yang bakhil.” (Muttafaq ‘Alaih).

      Saya ingin sekali naik haji, tapi...saya juga tidak punya harta yang bisa disedekahkan. Jika mitra haji dan umrah sudah membaca artikel “Kisah Sekuriti Menghajikan Ibunya”, tentu mengetahui kondisi seperti ini, yang dialami oleh sang sekuriti. Ada sebuah hadits yang terkait dengan masalah ini.

      Tiap muslim wajib bersedekah. Para sahabat bertanya, “Bagaimana kalau dia tidak memiliki sesuatu?” Nabi Saw menjawab, “Bekerja dengan keterampilan tangannya untuk kemanfaatan bagi dirinya lalu bersedekah.” Mereka bertanya lagi. Bagaimana kalau dia tidak mampu?” Nabi menjawab: “Menolong orang yang membutuhkan yang sedang teraniaya” Mereka bertanya: “Bagaimana kalau dia tidak melakukannya?” Nabi menjawab: “Menyuruh berbuat ma’ruf.” Mereka bertanya: “Bagaimana kalau dia tidak melakukannya?” Nabi Saw menjawab, “Mencegah diri dari berbuat kejahatan itulah sedekah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

      Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad)

      Sedekah memang ajaib karena dengan sedekah seseorang bisa mendekatkan diri kepada Allah swt dan diterima peromohonannya. Namun, ada sedekah yang tidak memberi manfaat apa pun, bahkan membuat rugi pelakunya. Beberapa hal yang bisa membuat keutamaan sedekah menjadi “cacat” di antaranya sebagai berikut.

      1. Mengungkit-ungkit pemberian atau apa yang pernah disedekahkannya

      Dari Abu Dzar, ia berkata, Rasulullah saw bersabda:

      “Ada tiga golongan yang tidak akan mendapat tegur sapa dari Allah swt pada hari kiamat, tidak (pula) menyucikan mereka, dan bagi mereka azab yang pedih.” Lalu, Rasulullah saw membaca ayat ke-77 dari surat Ali Imran sebanyak tiga kali.”

      Abu Dzar berkata, “Tiga golongan itu akan tertipu dan merugi, wahai Rasulullah! Siapakah mereka itu?” Rasulullah menjawab, “(Yaitu), orang yang memanjangkan pakaiannya karena sombong, orang yang menyebut-nyebut pemberiannya, dan orang yang menawarkan barang dagangannya dengan sumpah palsu.” (HR. Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i, dan Ibnu Majah)

      Adapun ayat yang dimaksud yaitu:

      “Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji (nya dengan) Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit, mereka itu tidak mendapat bahagian (pahala) di akhirat, dan Allah tidak akan berkata-kata dengan mereka dan tidak akan melihat kepada mereka pada hari kiamat dan tidak (pula) akan mensucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih.” (TQS. Ali Imran: 77)

      2. Bersedekah dengan harta haram

      “Janganlah kamu mengagumi orang yang terbentang kedua lengannya menumpahkan darah. Di sisi Allah, ia adalah pembunuh yang tidak mati. Jangan pula kamu mengagumi orang yang memperoleh harta dari yang haram. Sesungguhnya, apabila ia menafkahkannya atau bersedekah maka tidak akan diterima oleh Allah. Dan apabila disimpan maka hartanya tidak akan berkah. Bila tersisa pun maka hartanya akan menjadi bekalnya di neraka.” (HR. Abu Dawud)

      3. Bersedekah dengan barang yang buruk atau cacat

      “Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik., dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan, janganlah kamu memilih yang buruk-buruk, lalu kamu menafkahkan darinya. Padahal, kamu sendiri tidak mau mengambilnya, melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan, ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” (TQS. Al Baqarah [2]: 267)

      4. Menyakiti perasaan si penerima sedekah

      “Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun.” (TQS. Al Baqarah [2]: 263)

      5. Sombong dan ingin dipuji

      “Dan, janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong), dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya, Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (TQS. Lukman [31]: 18)

      Lalu, bagaimana seharusnya kita bersedekah? Nah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat bersedekah, selain menghindarkan diri dari hal-hal sebelumnya.

      1. Tidak menunda-nunda waktu sedekah

      Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata bahwa seseorang telah bertanya kepada Nabi saw., “Ya Rasulullah, sedekah yang bagaimanakah yang paling besar pahalanya?” Rasulullah saw. bersabda, “Bersedekah pada waktu sehat, takut miskin, dan sedang berangan-angan menjadi orang yang kaya. Janganlah kamu memperlambatnya sehingga maut tiba, lalu kamu berkata, ‘Harta untuk Si Fulan sekian, dan untuk Si Fulan sekian, padahal harta itu telah menjadi milik Si Fulan (ahli waris).” (HR. Bukhari - Muslim)

      2. Mengutamakan orang yang menjadi tanggungan

      Dari Abu Umamah r.a., Nabi saw. bersabda, “Wahai anak Adam, seandainya engkau berikan kelebihan dari hartamu, yang demikian itu lebih baik bagimu. Dan seandainya engkau kikir, yang demikian itu buruk bagimu. Menyimpan sekadar untuk keperluan tidaklah dicela, dan dahulukanlah orang yang menjadi tanggung jawabmu.” (HR. Muslim)

      3. Mengutamakan kerabat dekat yang bersikap memusuhi

      Sedekah paling afdhol ialah yang diberikan kepada keluarga dekat yang bersikap memusuhi. (HR. Ath-Thabrani dan Abu Dawud)

      Nah, itulah beberapa kita yang perlu dilakukan dan dihindari pada saat bersedekah. Jangan sampai keutamaan sedekah kita menjadi hilang dan kita tidak dapat meraihnya. (RA)

      Agar Sedekah Haji Kita Diterima 
      SelengkapnyaAgar Sedekah Haji Kita Diterima
      Posted by: Cheria Wisata

      Tempat Mustajab Untuk Berdoa Di Tanah Suci

      Posted by Unknown on Thursday, April 12, 2012


      Tempat Mustajab Untuk Berdoa Di Tanah Suci


      Di tanah suci, terdapat beberapa tempat yang memiliki keutamaan untuk melaksanakan ibadah dan mustajab untu berdoa. Bahkan, karena begitu tingginya keutamaan tesebut, banyak orang yang direkomendasikan untuk berdoa di tempat tersebut dengan harapan doanya bisa dikabulkan. Nah, mana saja tempat-tempat tersebut? Berikut penjelasannya. 

      Beberapa Tempat Mustajab Doa


      Masjidil Haram


      “Shalat di Masjidku lebih utama 1000 kali shalat dibandingkan shalat di masjid yang lain, kecuali Masjidil Haram. Dan shalat di Masjidil Haram lebih utama 100.000 kali lipat dibandingkan shalat di masjid yang lain”. (HR. Ibnu Majah) 

       panduan haji, panduan umroh, tips haji, tips umroh,
      Masjidil Haram


      Multazam


      Dari Ibnu Abbas r.a bahwa Rasulullah saw bersabda:

      “Multazam adalah tempat dikabulkannya doa. Tidak ada satu pun doa seorang hamba di Multazam kecuali akan dikabulkan.” (HR. Ahmad dalam Musnad Imam Ahmad Jilid V, hal. 347). 

      panduan haji, panduan umroh, tips haji, tips umroh,
      Multazam


      Diriwayatkan juga dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah saw bersabda:

      “Tempat di antara sudut Ka’bah dan maqam Ibrahim adalah Multazam. Setiap orang sakit yang berdoa di sana pasti akan sembuh.” (HR. Ahmad dalam Musnad Imam Ahmad Jilid V, hal. 347).

      Maqam Ibrahim


      Dalam Kitabnya, Qadhaya al Mar’ah fi al Hajj wa al Umrah, Dr. ‘Ablah Muhammad al Kahlawi menuliskan bahwa “di antara keutamaan Maqam Ibrahim ialah dikabulkannya setiap doa yang dipanjatkan di sana”.

      Hijir Ismail


      Diceritakan dalam kitab Fi Rihaabil Baitil Haram bahwa suatu hari Nabi Ismail menyampaikan keluhan kepada Allah SWT tentang panasnya kota Mekkah. Kemudian Allah swt menurunkan wahyu kepada Nabi Ismail AS, “Sekarang Aku buka Hijirmu salah satu pintu surga yang dari pintu itu keluar hawa dingin untuk kamu sampai hari kiamat nanti”.

      Ya, itulah salah satu keistimewaan dari Hijir Ismail. Tempat yang terletak antara rukun Syamin dan rukun iraqi ini dipercaya menjadi salah satu tempat mustajab untuk berdoa. Di sinilah Nabi Ismail as pernah tinggal bersama ibunya, Siti Hajar, dan keduanya pun di makamkan di tempat ini. Hijir Ismail dipagari oleh tembok rendah yang disebut juga dengan al-Hatim berbentuk setengah lingkaran. 

      panduan haji, panduan umroh, tips haji, tips umroh,
      Hijir Ismail

      Hijir Ismail merupakan bagian dari Ka’bah. Hal ini telah diperjelas dengan hadits nabi saw yang diriwayatkan oleh Abu Daud dari Aisyah r.a.

      Dari Aisyah r.a. katanya, “Aku sangat ingin memasuki Ka’bah untuk melakukan shalat di dalamnya.” Rasulullah SAW membawa Siti Aisyah ke dalam Hijir Ismail sambil berkata, ”Shalatlah kamu di sini jika kamu ingin shalat di dalam Ka’bah, karena ini termasuk sebagian dari Ka’bah".

      Oleh sebab itu, jamaah haji yang melakukan thawaf juga harus mengitari bagian ini. Di samping itu, shalat di dalam Hijir Ismail sama dengan shalat di dalam Ka’bah.

      Ibadah yang dapat dilakukan di dalam Hijir Ismail ialah melakukan shalat sunat, berdoa dan berzikir. Dalam hal ini, amalan yang dilakukan adalah aman sunah, tidak ada hubungannya dengan rukun dan wajib haji atau umrah.

      Sudut Yamani


      Diriwayatkan dari Abu Hurayrah r.a bahwa Rasulullah saw bersabda:

      “Ada 70 malaikat yang memegang rukun Yamani. Barangsiapa berdoa, ‘Ya Allah, berilah aku ampunan dan kesehatan di dalam agama, dunia, dan akhirat. Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan jauhkanlah diri kami dari siksa api neraka’ maka 70 malaikat tersebut akan berkata, ‘Aamiin, kabulkanlah doanya’.” (HR. Ibnu Majah dalam Kitab Al Manasik, Jilid II, hal. 985)

      Shafa dan Marwa


      Diriwayatkan dari Jabir dari Abdullah bahwa Rasulullah saw pergi menuju Shafa hingga melihat Ka’bah, lalu mengucapkan kalimat tauhid, tahmid, dan takbir sebanyak tiga kali, kemudian berdoa sesuai dengan apa yang beliau kehendaki. (HR. An Nasa’i dalam Kitab Manasik al Hajj, Jilid V, hal. 241)

      Masjid Nabawi dan Raudhah


      “Siapa yang meninggal dunia di Madinah hendaknya dia menerimanya (dengan bahagia) karena tidak ada orang yang meninggal dunia di Madinah kecuali kelak aku akan memberi syafaat kepadanya.” (HR. Ibnu Majah dan at-Turmudzi)

      Masjid Nabawi merupakan masjid Nabi saw yang terletak di kota Madinah. Sebagaimana Masjidil Haram di Mekkah, Masjid Nabawi memiliki keutamaan yaitu melipatgandakan ganjaran shalat bagi mereka yang shalat di dalamnya. 

      panduan haji, panduan umroh, tips haji, tips umroh,
      Masjid Nabawi dan Raudhoh


      “Shalat di Masjidku lebih utama 1000 kali shalat dibandingkan shalat di masjid yang lain, kecuali Masjidil Haram...”. (HR. Ibnu Majah)

      Orang yang mengerjakan shalat Arbain di Masjid Nabawi akan dicatat sebagai orang yang bebas dari neraka, siksa, dan kemunafikan (HR. Ahmad dan Ath Thabrani).

      Sementara itu, terdapat sebuah tempat yang merupakan bagian dari Masjidil Haram dengan julukan taman surga. Tempat ini disebut dengan ar Raudhah. Ar Raudhah adalah ruang di antara Mimbar dan makam Rasulullah saw. Tentang keutamaan Raudhah tergambar dalam hadits berikut.

      Rasulullah saw bersabda:

      “Tempat antara rumahku dan mimbarku adalah taman dari taman-taman surga.” (HR. Muslim)

      Nah, inilah beberapa tempat yang mustajab untuk berdoa. Bagi Anda yang mempunyai hajat atau keinginan yang belum tercapai, berdoalah di tempat-tempat tersebut. Atas izin Allah swt, insya Allah doa Anda akan terkabul. Wallahu a’lam. Semoga bermanfaat. (RA)

      Semoga artikel Tempat Mustajab Untuk Berdoa Di Tanah Suci ini dapat bermanfaat untuk Anda semua ya. Silahkan hubungi PT Cheria Tour and Travel untuk mengkonsultasikan ataupun merencanakan penunaian ibadah haji dan umroh Anda semua ya.




      SelengkapnyaTempat Mustajab Untuk Berdoa Di Tanah Suci
      Posted by: Cheria Wisata

      Travel Tour Wisata Muslim Umroh Haji ONH Plus Cheria