Showing posts with label embarkasi. Show all posts
Showing posts with label embarkasi. Show all posts

Ini Dia! Besaran ONH 2012 Untuk Setiap Embarkasi

Posted by Unknown on Wednesday, July 25, 2012



Besaran ONH 2012 Untuk Setiap Embarkasi
Besaran ONH Untuk Setiap Embarkasi

Setelah tarik ulur antara pihak Kemenag selaku penyelenggara ibadah haji dengan berbagai pihak penyedia fasilitas sarana dan prasarana haji, akhirnya diperoleh kesepakatan , antara Kemenag dan Komisi VIII DPR RI tentang besaran ONH/BPIH 2012. Hasilnya, ONH/BPIH 2012 disepakati naik dibandingkan tahun sebelumnya. Berapa besar kenaikannya? Berikut beritanya.

Seperti berita yang dilansir oleh okenews.com, Ongkos Naik Haji tahun 2012 dipastikan naik sebesar Rp2.504.500. Jika ONH/BPIH  tahun sebelumnya Rp 30.771.900, ONH/BPIH tahun 2012 naik menjadi Rp 33.276.400 atau senilai USD 3.617. Kenaikan harga ini sudah disepakati oleh pemerintah dan Komisi VIII DPR RI.

"Saya kira ini hasil maksimal yang kita putuskan antara DPR dan pemerintah. Adapun kenaikan itu masih fleksibel karena pada kenyataannya harga avtur menjadi komponen utama di dalam penghitungan," jelas Menteri Agama (Menag), Suryadharma Ali kepada wartawan usai rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI, Jakarta, Selasa (10/7/2012).

Berikut kesepakatan ONH/BPIH 2012 Kemenag dan DPR untuk masing-masing embarkasi tahun 2012, seperti yang tercantum di website kemenag.

Tabel Besaran ONH/BPIH 2012
No
Embarkasi
ONH/BPIH (Dolar)
ONH/BPIH* (Rupiah)
1
Aceh
3.328
31.616.000
2
Medan
3.388
32.186.000
3
Batam
3.468
32.946.000
4
Padang
3.404
32.338.000
5
Palembang
3.456
32.832.000
6
DKI Jakarta
3.638
34.561.000
7
Solo
3.617
34.361.500
8
Surabaya
3.738
35.511.000
9
Balikpapan
3.819
36.280.500
10
Banjarmasin
3.808
36.176.000
11
Makassar
3.882
36.879.000
12
Lombok
3.857
36.641.500

Rata-rata
3.617
34.361.500

*Asumsi : 1 USD = Rp 9.500

Tabel Besaran ONH/BPIH 2011
No
Embarkasi
ONH/BPIH (Dolar)
ONH/BPIH* (Rupiah)
1
Aceh
3.285
27.922.500
2
Medan
3.377
28.704.500
3
Batam
3.460
29.410.000
4
Padang
3.369
28.636.500
5
Palembang
3417
29.044.500
6
DKI Jakarta
3.589
30.506.500
7
Solo
3.549
30.166.500
8
Surabaya
3.612
30.702.000
9
Balikpapan
3.736
31.756.000
10
Banjarmasin
3.720
31.620.000
11
Makassar
3.795
32.257.500
12
Lombok
-
-

Rata-rata
3.533
30.030.500
  
*Asumsi : 1 USD = Rp 8.500
Dari data tersebut diperoleh informasi besaran selisih atau kenaikan sebesar 84 USD dibandingkan rata-rata ONH/BPIH 2011.

Sinyalemen kenaikan ONH/BPIH 2012 ini memang sudah terasa jauh-jauh hari. Setidaknya, ada tiga faktor penyebab kenaikan ONH/BPIH 2012, yaitu naiknya biaya pemondokan, kenaikan harga bahan bakar avtur, dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar.
Tentang pemondokan
Berdasarkan informasi dari website Kemenag, http://haji.kemenag.go.id/, pembongkaran sejumlah gedung di sekitar Masjidil Haram di Makkah al Mukaromah mengakibatkan terjadinya persaingan ketat untuk memperoleh  pemondokan bagi jemaah haji. Komponen biaya pemondokan haji pun mengalami kenaikan sebesar 20%.

“Biaya sewa pemondokan di Mekkah naik 20%. DPR sudah memahami alasan kenaikan itu,” ungkap Direktur Pelayanan Haji Kementerian Agama, Sri Ilham Lubis, di Kantor Kemenag Jakarta, Jumat (13/4).

Sri Ilham Lubis meminta sejumlah pihak, termasuk DPR, memahami kenaikan ONH atau BPIH tahun ini, seperti naiknya biaya pemondokan yang dipengaruhi naiknya biaya sewa pemondokan di Mekkah. Oleh sebab itu, pada pembahasan BPIH bersama DPR pihaknya mengajukan kenaikan 20% untuk biaya pemondokan.

Seperti diketahui, pemerintah mengajukan proposal ke Komisi VIII DPR tentang patokan biaya sewa perumahan yang berkisar 4.300—4.500 real. Dengan asumsi subsidi biaya perumahan maksimal sebesar 600—700 real per jamaah.

Jika ditetapkan 4.300 real dengan subsidi sebesar 600 real per jamaah, biaya pemondokan yang harus dibayar jamaah menjadi 3.700 real. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 550 real dibandingkan tahun lalu yang hanya sebesar 3.150 real per jamaah dengan subsidi 500 real.

Hal senada disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Slamet Riyanto. Menurut dia, ada trend yang menunjukkan biaya pemondokan haji di Mekkah mengalami kenaikan akibat ketatnya persaingan untuk mendapatkan pemondokan di sekitar Masjidil Haram. Persaingan ketat terjadi lantaran banyaknya gedung yang dirobohkan untuk perluasan kawasan Masjidi Haram, Makkah.

Lalu, bagaimana jarak tempuh pemondokan pada tahun ini? Suryadharma Ali menambahkan, dalam pemondokan jamaah haji, nantinya akan sama seperti tahun lalu.

"Karena sebetulnya kita ingin tingkatkan dengan Masjidil Haram. Sedang ada pembongkaran kurang lebih 1.700 gedung. Itu berakibat pada mundurnya pemondokan ke arah yang lebih jauh ke Masjidil Haram. Tetapi Alhamdulillah, Indonesia bisa tetap mempertahankan prestasi tahun lalu, yaitu maksimum hanya 2.500 meter yang terjauh," terangnya.

Tentang kuota
Kementerian Agama (Kemenag) sedang mengupayakan ada penambahan quota tambahan sekitar 30 ribu orang calon jamaah. Penambahan ini bertujuan agar calon jemaah yang lanjut usia atau 80 tahun ke atas. Namun, Menteri Suryadharma Ali memprediksi jumlah yang dikabulkan hanya 10.000.

"Pemerintah itu meminta tambahan kepada Pemerintah Arab Saudi 30.000 tambahan jamaah, Nah, yang kita prioritaskan itu adalah usia 80 ke atas," jelasnya.

Sebelumnya quota jamaah haji Indonesia sebanyak 211.000 orang jamaah. Ini merupakan salah satu bentuk pelayanan dan juga peningkatan kualitas ibadah haji. "Ya, tentu komitmen Kemenag untuk meningkatkan kualitas," tandasnya.

Nah, mitra haji dan umrah. Akhirnya terkuak misteri besaran ONH/BPIH 2012. Semoga Mitra haji dan umrah yang telah mendaftarakan diri dimudahkan Allah swt untuk berangkat ke tanah suci. Terkait dengan tips seputar haji dan umrah, tentang ibadah dan menjaga kesehatan saat berhaji, ikuti terus artikel kami. Selamat berhaji! (RA)


Selengkapnya → Ini Dia! Besaran ONH 2012 Untuk Setiap Embarkasi
Posted by: Cheria Wisata

Awal Proses Perjalanan Ibadah Haji di Tanah Air

Posted by Unknown on Wednesday, February 22, 2012

Perjalanan menunaikan Ibadah Haji merupakan sebuah perjalanan yang panjang. Perlu suatu persiapan matang baik fisik maupun batin. Jamaah calon haji perlu untuk mengenali proses perjalanan Ibadah Haji untuk memperoleh gambaran tentang apa saja yang akan dijalani selama di Tanah Suci. Dengan memiliki gambaran akan hal itu, maka diharapkan jamaah haji akan memiliki suatu perencanaan yang matang, persiapan yang mantap, keteguhan mental, dan keihlasan hati yang sangat diperlukan dalam menempuh perjalanan panjang tersebut.

Di Tanah Suci pun, jamaah haji tak perlu kebingungan karena telah memiliki bekal pengetahuan mengenai urut-urutan perjalanan dan kegiatan Ibadah Haji. Berikut ini kami sajikan gambaran proses perjalanan dari tanah air. Pada artikel lanjutan, kami akan sampikan pula proses setibanya di di Tanah Suci, urutan proses Ibadah Haji, hingga akhirnya kembali ke tanah air. Semoga bermanfaat.

1. Persiapan. Persiapan adalah hal pertama yang mutlak diperlukan. Persiapan pertama menyangkut persiapan batin. Mulai dari membulatkan niat untuk beribadah haji, merapikan atau menyempurnakan Sholat Fardhu sampai Sholat Sunnah, memperbanya membaca Al Qur’an, doa, dzikir dan istigfar. Juga melatih dan meningkatkan kualitas bersabar, sebab para jamaah haji akan menghadapi banyak situasi sulit yang membutuhkan kesabaran panjang. Misalnya harus menghadapi perbedaan cuaca dan suhu udara, kebiasaan selama di negeri orang, makanan yang berbeda dari kebiasaan sehari-hari, berbaur dengan orang lain yang tentu saja memiliki tabiat dan kebiasaan yang macam-macam, jenuh menunggu, mengantri dan berdesakan, tiba-tiba terserang penyakit atau kondisi tubuh drop, dan fasilitas yang harus dipakai bersama.

Calon jamaah haji juga harus mengikuti manasik haji dan bersilaturahmi untuk saling memaafkan. Jika batin sudah dipersiapkan, persiapan fisik pun harus dijalankan demi kebugaran badan saat melakukan perjalanan dan ritual haji di Tanah Suci. Memeriksakan kesehatan, meminta imunisasi, dan berolahraga terutama latihan berjalan kaki jauh.

2. Memastikan dan mengepak barang-barang dan perlengkapan yang akan dibawa. Kopor, tas tentengan, tas pasport, kain Ihram, sajadah, semprotan air, payung, kaca mata hitam, alat mandi dan perawatan diri, pakaian, baju hangat, sabuk haji, mukena, kain sarung, baju gamis, kaos kaki, celana panjang, sandal, obat-obatan, tasbih, senter, kantong, alat mencuci dan menjemur, peralatan makan, baju seragam, peci, logo panitia, dan makanan kering.

3. Mengikuti latihan Manasik Haji. Mulai dari pra manasik, bimbingan manasik, pemantapan manasik, upacara pelepasan jamaah haji, hingga penataran yang diselenggarakan panitia Ibadah Haji.


4. Mengikuti rangkaian kegiatan di Asrama Embarkasi Haji. Antara lain menyerahkan SPMA (Surat Panggilan Masuk Asrama) kepada panitia, menerima kartu konsumsi dan nomor kamar, barang bawaan diperiksa pihak bea cukai dan kopor ditimbang dengan berat maksimal yang diijinkan 30 kilogram saja, memisahkan barang antara yang akan dipakai selama di pesawat dengan yang bisa disimpan di bagasi, masuk asrama dan mencari kamar sesuai nomor yang diperoleh, makan bersama, berbelanja keperluan di dalam kompleks asrama haji jika memang perlu, pemeriksaan ulang kesehatan yang dicantumkan dalam buku nerima pembagian dokumen yang terdiri dari PPH (Pasport Haji), Buku Kesehatan, Boarding- Pass, Bagage-Tag, dan tiket pesawat.

 Foto: Antara

Selanjutnya pembagian uang bekal atau living cost untuk 33 hari guna memenuhi kebutuhan makan atau minum 30 hari, membeli buah-buahan, membayar dam, transportasi lokal jika ingin ziarah, ongkos pelayanan dan biaya tak terduga. Selain itu juga dibagikan gelang identitas, pengumuman dan pembekalan dari panitia, dan terakhir dilaksanakannya praktek manasik haji. Selama di asrama haji, sebaiknya gunakan waktu untuk istirahat, karena 24 jam berikutnya akan terbang menuju Tanah Suci. Aktivitas sebaiknya hanya shalat berjamaah di masjid dan istirahat, atau baca buku-buku panduan. Selama di asrama haji, akan mendapat jatah makan yang waktunya sudah ditentukan. Jangan melewati jadwal makan, karena ruang tempat makan akan ditutup jika melewati batas yang telah ditentukan.

5. Pemberangkatan menuju bandara. Jamaah haji mengikuti acara pelepasan di asrama embarkasi, naik bus yang telah disediakan panitia sesuai dengan regu dan kelompok, dan mengikuti perjalanan menuju bandara.

6. Berada di bandara. Proses yang harus dilalui antara lain pengecekkan PPH dan Boarding-Pass oleh petugas, di bandara jamaah masih dalam bus sampai pesawat telah siap untuk dinaiki. Setelah naik pesawat, duduk sesuai dengan nomor boarding Pass yang diberikan. Tas tentengan diletakkan di boks penyimpanan diatas kepala penumpang. Di dalam pesawat sebaiknya istirahat total karena perjalanan masih sekitar 10 jam.

7. Perjalanan di dalam pesawat. Kegiatan yang bisa dilakukan selama dlam pesawat terbang hanyalah duduk, tidur, makan, minum, ke toilet, berdoa, mengaji, baca buku manasik dan mengikuti pemeriksaan PPH. Sholat di pesawat juga bisa dilaksanakan dengan Tayamum dan sholat sambil duduk dibimbing TPHI/Pembimbing yang ditugasi. Dilarang mondar-mandir di dalam pesawat, jika ingin menggunakan fasilitas hendaknya mengikuti petunjuk yang ada atau meminta bantuan pramugari yang bertugas.

===== ONH Plus, Umrah
Selengkapnya → Awal Proses Perjalanan Ibadah Haji di Tanah Air
Posted by: Cheria Wisata

Embarkasi Haji Ambon Siap Beroperasi

Posted by Unknown on Monday, April 4, 2011

AMBON – Kementerian Agama memastikan Ambon, Maluku, dalam waktu dekat menjadi embarkasi haji sementara bagi jamaah asal daerah tersebut.


“ Saya berterima kasih jika Ambon bersedia jadi embarkasi sementara,” ujar Menteri Agama Suryadharma Ali saat melakukan kunjungan kerja di Ambon kemarin Menurut Suryadharma, keberadaan embarkasi sementara sangat penting karena dapat menekan biaya yang harus dikeluarkan seperti biaya transportasi dari kampung halaman menuju embarkasi di Sulawesi dan biaya untuk bermalam. “Kalau ada embarkasi, biaya pelaksanaan haji lebih hemat dan efisien bagi jamaah,” katanya. Jika melihat infrastruktur yang ada, syarat keberadaan embarkasi mencukupi. Saat ini,Kementerian Agama tengah menghitung seberapa besar jamaah.

Jika memungkinkan, embarkasi ini bisa menjadi embarkasi tetap. Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu mengatakan, keinginan Ambon untuk memiliki embarkasi sangat wajar mengingat jumlah jamaah haji setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. “Kami meminta perhatian agar Ambon memiliki embarkasi antara,”ujarnya.
Selengkapnya → Embarkasi Haji Ambon Siap Beroperasi
Posted by: Cheria Wisata

Travel Tour Wisata Muslim Umroh Haji ONH Plus Cheria