Showing posts with label wisata turki. Show all posts
Showing posts with label wisata turki. Show all posts

Sharm el-Sheikh, Surganya Timur Tengah

Posted by Unknown on Monday, March 18, 2013



Sharm el Sheikh, paket wisata muslim turki, Wisata Muslim Turki, Umroh plus Turki, Paket Umroh Plus Turki, wisata turki, Paket Wisata Muslim Mesir, Paket Umroh Plus Mesir


Wisata Muslim Turki - Apabila  sahabat wisata muslim berwisata ke  Timur Tengah, rasanya belum lengkap jika belum mengunjungi Sharm el-Sheikh, Mesir. Sharm el-Sheikh adalah sebuah kota wisata yang terletak di Provinsi Sinai yang berada di antara daratan pesisir Mediteranian, daratan pesisir Laut Merah, dan Gunung Sinai. Sharm el-Sheikh merupakan tempat wisata paling populer yang mendapat julukan dari para turis sebagai “surganya” Timur Tengah karena keindahan alam bawah lautnya.

Kota Sharm el-Sheikh sudah jauh berubah bila dibandingkan pada tahun 1980-an. Dulu, daerah ini merupakan desa nelayan yang kecil. Kawasan ini sempat menjadi bahan rebutan antara Mesir dan Israel. Bahkan, Sharm elSheikh pernah diduduki Israel pada 1956 dan 1967. Namun, Sharm el-Sheikh dikembalikan ke Mesir pada 1982 atas tekanan PBB dan dunia internasional. Sekarang kawasan yang sangat strategis itu menjadi pantai wisata nomor wahid di Mesir, bahkan di Timur Tengah.

Pengembangan pariwisata Sharm el-Sheikh
Mesir mulai mengembangkan Sharm el-Sheikh sebagai tempat peristirahatan dan pariwisata dengan membangun beberapa hotel di wilayah itu pada akhir 1980-an. Sejak itu, tempat tersebut tumbuh menjadi kawasan wisata besar yang menarik investor Barat dan Arab serta ribuan wisatawan yang sebagian besar  merupakan para penyelam yang tertarik dengan perairan hangat yang jernih dan kawanan ikan eksotis. Pada tahun-tahun itu, Desa Sharm el-Sheikh yang kering telah berkembang menjadi sebuah kota. Warganya merupakan campuran dari wisatawan, staf hotel, pekerja bangunan, pemandu wisata, sopir taksi, serta instruktur selam dan olahraga air.


Sharm el Sheikh, paket wisata muslim turki, Wisata Muslim Turki, Umroh plus Turki, Paket Umroh Plus Turki, wisata turki, Paket Wisata Muslim Mesir, Paket Umroh Plus Mesir

Sharm el Sheikh, paket wisata muslim turki, Wisata Muslim Turki, Umroh plus Turki, Paket Umroh Plus Turki, wisata turki, Paket Wisata Muslim Mesir, Paket Umroh Plus Mesir

Area pantai utama Sharm el-Sheikh itu terdiri atas dua teluk pantai, yaitu Na'ama Bay dan Sharm al-Maya. Na'ama Bay adalah pusat dari resor tersebut dan yang paling dikomersialisasikan. Para turis asing menyebutnya sebagai Blackpool.

Sahabat wisata muslim  bisa berenang di lautnya yang biru atau hanya berjalan-jalan di pinggir pantai. Selain itu, sahabat wisata muslim dapat bermain perahu layar, menaiki perahu glass-bottom, atau pun menyelam karena wisata bawah air Sharm el-Sheikh sangatlah populer. Wisata di padang pasirnya pun tak kalah menariknya. Para turis akan mengalami malam "Arabian Style" di padang pasir dengan suguhan hiburan dan hidangan ala Mesir.

Sedikit berbeda dengan Na'ama Bay yang sudah lebih modern dan berkembang, Sharm al-Maya adalah bagian tertua dan tradisional dari Sharm el-Sheikh. Resor pada bagian teluk tersebut lebih terasa keaslian Mesirnya dengan pasar-pasar tradisional, area pelabuhan yang sibuk, dan masjid yang mengumandangkan azan setiap waktu salat.

Resor  Sharm el-Sheikh

Sharm el Sheikh, paket wisata muslim turki, Wisata Muslim Turki, Umroh plus Turki, Paket Umroh Plus Turki, wisata turki, Paket Wisata Muslim Mesir, Paket Umroh Plus Mesir

Resor Sharm el-Sheikh dibuat menyerupai resor-resor yang ada di Eropa maupun Amerika yaitu dengan menggunakan sistem boardwalk yang menghubungkan resor-resor utama.
Turis bisa melenggang di resor tersebut dengan dimanjakan pemandangan seperti toko-toko, restoran- restoran, klub-klub, dan bahkan hotel mulai hotel bintang 3 sampai bintang 5.

Pencahayaan aneka warna, keriuhan, toko-toko suvenir yang membludak di sepanjang jalan, serta beragamnya tempat hiburan malam seperti Pacha, Ministry of Sound, Hard Rock Cafe, dan Buddha Bar membuat suasana menjadi terasa seperti berada di pesisir negara Spanyol. Bahkan, ada sebuah pub yang sangat bergaya Inggris yaitu Tavern Bar, yang menyebut mereka sendiri sebagai "bar Inggris-nya Sharm". Gaya Inggris tersebut bisa terlihat dari pekatnya asap rokok, musik yang hingar-bingar, layar lebar yang menampilkan pertandingan olahraga, serta penyajian daging panggang khusus pada hari Minggu.

Sharm el Sheikh, paket wisata muslim turki, Wisata Muslim Turki, Umroh plus Turki, Paket Umroh Plus Turki, wisata turki, Paket Wisata Muslim Mesir, Paket Umroh Plus Mesir


Ada nuansa kesenangan jika sahabat wisata muslim  melenggang di sana, terutama kala sore hari,  karena saat itulah segala macam hiburan mulai bermunculan.  Uniknya, orang-orang yang berjalan di sepanjang resor tersebut menggunakan banyak ragam bahasa yang berbeda.

Namun jangan khawatir, sahabat wisata muslim tetap bisa merasakan nuansa Mesir yang asli. Di wilayah ini juga tersebar kafe-kafe yang didesain ala Badui, lengkap dengan karpet, bantal-bantal kecil dan sisha, disertai jajaran toko yang menjual alas kaki Oriental, hiasan unta, dan rempah-rempah eksotis. Pada malam hari, pusat Na'ama Bay akan terlihat sangat hidup dan justru sangat kontras pada siang harinya. Pada siang hari, pusat hiburan Sharm el-Sheikh terlihat seperti tertidur dan aktivitas berpindah pusat ke jajaran pantainya.

Resor Sharm el-Sheikh juga tak tanggung-tanggung dalam memfasilitasi para turis yang datang ke tempat tersebut. Di sana terdapat dua ring untuk bermain ice skating, sebuah arena untuk bermain bowling, padang golf PGA championship 18 lubang di Maritim Golf Resort, serta lintasan trek untuk bermain gokar.

Nah, demikian artikel Sharm el-Sheikh, Surganya Timur Tengah. Jika sahabat wisata muslim berniat mengunjungi Mesir, Cheria Tour & Travel menyediakan paket wisata muslim Mesir dan paket umrah plus Mesir. Ingin berwisata atau wisata sekaligus menunaikan ibadah umrah, Cheria Tour & Travel solusinya. Selamat berwisata!





SelengkapnyaSharm el-Sheikh, Surganya Timur Tengah
Posted by: Cheria Wisata

Hippodrome, Arena Pacuan Kereta Romawi Turki

Posted by Unknown on Thursday, December 20, 2012



Paket Umroh Plus Turki 2013, Umroh Plus Turki 2013, wisata turki, umroh plus istanbul, paket wisata murah 2013,


Bagi sahabat wisata muslim yang sedang berwisata di Turki, khususnya di Masjid Biru Sultan Ahmad, jangan lupa untuk melihat Hippodrome. Hippodrome dibangun oleh seorang kaisar Romawi yang bernama Septimus Severus pada tahun 203 SM. Gelanggang pacuan kereta dan olahraga pada masa kekaisaran Byzntium ini kemudian diperbesar dan dipercantik oleh Kaisar Constantine Agung saat ia menjadikan Byzantium sebagai ibukota.

Semula, Hippodrome memiliki tinggi sekitar 117 meter dan panjang 480 meter serta memiliki kapasitas yang mampu menampung sekitar 100 ribu orang. Lokasi pintu masuknya terletak di lokasi yang kini ditempati Air Mancur Jerman. Sementara bagian pusat Hippodrome dihiasi Obelisk Mesir, Tiang Serpent Constantine. Namun, kini yang tersisa di At Meydani hanyalah Obelisk Mesir, Tiang Serpent, dan Obelisk Constantine.

Paket Umroh Plus Turki 2013, paket wisata murah 2013, umroh plus istanbul, Umroh Plus Turki 2013, wisata turki,

Hippodrome berbentuk setengah lingkaran. Bangunan ini digunakan sebagai ruang publik dan tempat gelanggang pacuan kereta kuda. Ketika masih berfungsi, pertandingan di tempat ini menghadirkan empat kereta yang ditarik dua atau empat kuda. Uniknya, masing-masing kereta mewakili sebuah kelompok politik yang memiliki warna khusus.

Belakangan, empat kelompok tersebut diperkecil menjadi dua kelompok dengan dua warna, yaitu biru dan hijau. Warna biru mewakili kelompok masyarakat kelas atas dan menengah. Sementara warna hijau mewakili masyarakat kelas bawah dan radikal, baik di bidang agama atau pun politik.

Meskipun pacuan kuda merupakan salah satu olah raga yang tertua dari semua olahraga, tetapi konsep dasar  tidak pernah mengalami perubahan selama berabad-abad. Secara prinsip, pacuan kereta kuda dinilai dari kecepatannya. Tak hanya bertanding, di arena balap kuda ini pun judi sudah menjadi kebiasaan.

Pada tahun 600 H/1204 M, pacuan kuda dibubarkan dan Hippodrome dihancurkan pasukan Salib. Sejak itu kepopuleran Hippodrome semakin merosot. Namun, kawasan Hippodrome kembali diaktifkan pada saat Istanbul dikuasai Kekhalifahan Utsmani. Tempat ini diubah menjadi sebuah lapangan kuda (horse square). Di sinilah para serdadu Dinasti Utsmaniyyah melatih kuda-kuda mereka. Pada waktu itu, yang tersisa dari bangunan asli Hippodrome hanyalah tiga monumen antara lain Obelisk Mesir, Tiang Serpent, dan Tiang Constantine.

Paket Umroh Plus Turki 2013, paket wisata murah 2013, umroh plus istanbul, Umroh Plus Turki 2013, wisata turki,


Pada abad ke-15 SM, Obelisk Mesir atau dalam bahasa turki disebut dengan “Dikilitas” dibuat oleh seorang Fir’aun yang bernama Thutmosis III. Pembangunan ini bertujuan untuk  menghormati dewa Matahari Ra di kota Teb, di depan Kuil Karnak di Luxor, Mesir. Selanjutnya, pada tahun 390 M, Obelisk itu dihadiahkan oleh seorang gubernur Alexandria kepada Kaisar Thedosius I untuk menghiasi bagian tengah Hippodrome.

Adapun Obelisk Thedosius, bangunan ini awalnya memiliki panjang 19 meter. Namun, yang tersisa saat ini hanya 13 meter. Kemungkinan bagian bawahnya terpotong saat diangkut dari Mesir ke Turki. Pada Obelisk yang telah berusia lebih dari 3.500 tahun ini terlihat adanya pahatan relief yang menampilkan berbagai situasi pada masa pemerintahan Theodosius.


Adapun Tiang Serpent, yang dalam bahasa Turki disebut “Burmali Sutun”, didirikan pada tahun 479 SM di depan Kuil Apollo di Delhi, Yunani. Tiang itu menunjukan penghormatan mereka terhadap Dewa Apollo dan dibuat untuk merayakan kemenangan Yunani atas Persia. Tiang yang dibuat dari perunggu dalam bentuk ular itu memuat nama 31 kota di Yunani yang terlibat dalam perang tersebut. Konon, di atas kepala ular berkepala tiga itu terdapat belanga emas berukuran besar.

Pada abad ke-4 SM, Kaisar Constantine memindahkan tiang tersebut ke Konstantinopel untuk menghiasi Hippodrome. Semula, panjang total Tiang Serpent 8 meter. Namun, banyak orang yang tidak menyukai ular karena dianggap sebagai gambaran setan. Akhirnya, patung tiga ular tersebut dipotong sehingga tinggi tiang tinggal 5,3 meter.

Paket Umroh Plus Turki 2013, paket wisata murah 2013, umroh plus istanbul, Umroh Plus Turki 2013, wisata turki,


Tak jauh dari lokasi tersebut, berdiri sebuah obelisk lain. Obelisk yang memiliki tinggi 32 meter ini dibuat untuk Constantine Prophyrogenitus oleh seorang penguasa kekaisaran Byzantium. Sayang, tahun pendiriannya tidak jelas. Obelisk ini diberi nama Obelisk Constantine karena sang kaisar memugarnya pada abad ke-10 M.

Konon, pada saat itu obelisk tersebut dihiasi lempengan perunggu yang menuturkan berbagai kemenangan yang diraih Basil I, kakek dari  Constantine VII. Namun, lempengan perunggu tersebut dicuri dan dilebur pasukan Salib ke-4 pada tahun 600 H/1204 M.

Setelah Istanbul jatuh ke tangan Dinasti Usmaniyyah, pasukan elit dinasti ini, yaitu pasukan Jenissary, menjadikan obelisk tersebut sebagai tempat latihan memanjat. Tak heran jika permukaannya pun menjadi bopeng.

Meski secara fisik terdapat penurunan kualitas Hippodrome, tetapi kisah di balik bangunan tua dan bersejarah ini masih terus hidup. Nah, bagi sahabat wisata muslim yang ingin berwisata ke Turki, Cheria Travel menyediakan paket wisata muslim ke sana. Sahabat wisata muslim bisa menggunakan Paket Umroh Plus Turki 2013 atau bisa juga paket wisata muslim Turki saja di Paket Wisata Murah 2013.

Jangan lupa juga untuk mengunjungi video singkat kami di bawah ini ya :



Dengan Cheria Travel, wisata menjadi tenang dan menyenangkan. Selamat berwisata!

SelengkapnyaHippodrome, Arena Pacuan Kereta Romawi Turki
Posted by: Cheria Wisata

Kaymakli Underground City, Kota Wisata Bawah Tanah Turki

Posted by Unknown on Thursday, December 13, 2012




Paket Umroh Plus Turki 2013, paket wisata murah 2013, paket tour wisata turki, wisata turki, Kaymakli Underground City,



Umrah plus Turki – Bosan dengan yang biasa-biasa saja? Obyek wisata yang satu ini akan membuka cakrawala berpikir kita. Ya, ada sesuatu yang tidak biasa dari obyek wisata ini, yaitu kehidupan di bawah tanah. Tempat ini adalah Kaymakli Underground City.

Kaymakli Underground City dibangun di bawah bukit yang dikenal sebagai Benteng Kaymakli. Tempat ini dibuka untuk pengunjung pada 1964 M. Orang-orang Kaymakli telah  membangun rumah mereka di sekitar kota bawah tanah ini.

Setidaknya, terdapat hampir seratus terowongan yang menghubungkan kota bawah tanah dengan rumah penduduk. Penduduk wilayah ini masih menggunakan tempat itu sebagai gudang, tempat penyimpanan, dan kandang yang bisa mereka akses melalui halaman rumah.

Letak kota ini sangatlah rendah, miring, dan sempit. Sementara di bagian dalam kota bawah tanah ini terdapat 8 lantai di bawah tanah. Namun, meskipun sempit, suhu ruangan Kaymakli Underground city ini cukup stabil dan bersahabat.

Paket Umroh Plus Turki 2013, paket wisata murah 2013, paket tour wisata turki, wisata turki, Kaymakli Underground City,


Lantai pertama digunakan untuk penampungan hewan agar para pencuri sulit untuk mengambilnya. Lantai kedua digunakan sebagai gereja dengan dua absis (batu pembaptisan) dan abscissas (pemakaman bagi orang-orang penting gereja). Lantai ini memiliki kunci batu yang melingkar dan memiliki lubang dengan diameter 60 cm, panjang 170-175 cm, dan  berat 200-500 kg. Kunci batu ini menutup pintu masuk dengan posisi vertikal di bagian khusus pintu masuk terowongan. Lantai ketiga adalah latar luas yang digunakan sebagai toko makanan serta penyimpanan anggur, gandum, dan tepung. Sementara lantai keempat menjadi dapur rumah.

Pada bagian kiri lorong terdapat pintu batu kilangan yang mengarah ke dalam gereja. Di sebelah kanan merupakan kamar yang dilubangi sebagai ruang tamu. Gereja ini memiliki dua lantai, yaitu nave tunggal dan dua apses. Di depan apses  terdapat altar  dan sisinya dikelilingi flatform sebagai tempat duduk.

Sahabat wisata muslim, lokasi penting di Kaymakli Underground City yang penting untuk dikunjungi adalah sebuah ruangan yang berada di lantai tiga. Ruangan ini biasa digunakan sebagai dapur dan tempat penyimpanan hasil panen perkebunan anggur. Di dalam bangunan ini juga terdapat ruang atau blok andesit dengan tekstur yang menarik. Penelitian baru telah membuktikan bahwa batu ini digunakan sebagai melting pot atau tempat penyampuran tembaga. Batu ini tidak dibawa dari luar ke dalam, tetapi dibuat langsung dari lapisan lekukan andesit di dalamnya.

Paket Umroh Plus Turki 2013, paket wisata murah 2013, paket tour wisata turki, wisata turki, Kaymakli Underground City,

Lalu, bagaimana cara penduduk membuat melting pot ini, ya? Menurut pemandu, langkah pertama yang dilakukan yaitu membuat lubang sebanyak 57 buah. Lubang-lubang ini kemudian diukir pada bagian permukaannya serta dilapisi bijih tembaga dengan panjang 10 cm. Agar kuat, lapisan tembaga dipasak dengan palu menggunakan sepotong batu keras. Konon, tembaga yang digunakan di Kaymakli Underground City didatangkan dari wilayah pertambangan antara Askaray dan Nevshir.

Dengan ditemukannya guci gerabah tempat penyimpanan anggur di lantai empat menunjukkan bahwa orang-orang yang hidup di bawah tanah memiliki perekonomian yang stabil. Dilihat dari cahaya yang bersumber dari poros ventilasi, ruangan ini merupakan ruang vertikal yang melewati semua lantai bawah tanah. Mirip seperti apartemen yang memiliki kedalaman sekitar 80 meter!

Meskipun seluruh kota belum sepenuhnya dibuka, tetapi dapat dipastikan bahwa Kaymakli merupakan salah satu pemukiman bawah tanah yang terbesar di wilayah Cappadocia. Dilihat dari jumlah kamar penyimpanan yang berada di daerah kecil  tersebut, para arkeolog memperkirakan jumlah penduduk di kawasan tersebut sekitar 3.500 orang.

Paket Umroh Plus Turki 2013, paket wisata murah 2013, paket tour wisata turki, wisata turki, Kaymakli Underground City,


Luasnya kota ini menjadikannya terkenal di mata para wisatawan sebagaimana Derinkuyu Underground City yang terletak di Jalan Nidge, selatan Nevisir. Di kota ini banyak rumah dan gereja dibangun seperti rumah-rumah bawah tanah yang berada di Cappadoccia.

Dahulu kehidupan di kota bawah tanah, Derinkuyu Underground City, ini sangat keras. Mereka menepati rumah ini demi melangsungkan kehidupan sehari-hari. Dalam karyanya, Xenophon, Anabsis menuliskan bahwa orang-orang yang tinggal di Anatolia telah membangun rumah-rumah mereka yang satu sama lain terhubung dengan lubang. Rumah itu dibangun dari tanah dengan pintu masuk berbentuk seperti sumur.

Orang yang pertama kali membangun model rumah ini adalah Kristen Fleed, yang lari dari penganiayaan bangsa Romawi pada abad ke-2. Pria ini datang ke Cappadoccia dan menetap di Antakaya dan Kayseri. Dia menemukan kota bawah tanah ini dan membuatnya sebagai tempat persembunyian dengan membuat pintu masuk sedemikian rupa agar tidak mudah diamati oleh para prajurit Romawi.

Nah, sahabat wisata muslim. Tidak ada salahnya jika menyempatkan diri mampir ke obyek wisata ini kala berwisata ke Turki. Di sini kita bisa melihat keunikan bangunan di Kaymakli Underground City, Kota Wisata Bawah Tanah, yang benar-benar bisa digunakan sebagai tempat melaksanakan aktivitas harian pada zaman dahulu. Bahkan untuk menghindari kejaran prajurit Romawi tanpa diketahui!

Nah, bagi sahabat yang ingin berwisata ke Turki, Cheria Travel menyediakan paket wisata yang menarik. Paket wisata muslim bisa dilakukan bersamaan dengan umrah dalam Paket Umroh Plus Turki 2013, bisa juga dalam Paket Wisata Murah 2013 ke Turki. Tinggal pilih, mana yang cocok untuk sahabat. Dengan paket wisata muslim Cheria Tour & Travel, wisata lebih tenang dan menyenangkan.



Selamat berwisata!


SelengkapnyaKaymakli Underground City, Kota Wisata Bawah Tanah Turki
Posted by: Cheria Wisata

Masjid Yeni Valide, Masjid Seribu Merpati Di Istambul Turki

Posted by Unknown on Tuesday, November 6, 2012


Umrah plus Turki – Sahabat wisata muslim, berbicara tentang obyek wisata dan sejarah di Turki memang tidak pernah habisnya. Maklum, hal ini disebabkan Turki pernah menjadi pusat kekuasaan Kekhalifahan Turki Utsmani. Salah satunya adalah Masjid Yeni Valide, yang dibangun oleh Sultan Murad III.

Sultan Murad III naik tahta setelah wafatnya ayah beliau, Sultan Salim II. Beliau menaruh kepedulian pada masalah-masalah keilmuan, sastra, dan syair. Dia menguasai tiga bahasa sekaligus, yaitu Arab, Persia, dan Turki. Ia pun banyak mempelajari ilmu tasawuf, terkenal akan ketakwaannya, dan sangat memperhatikan para ulama.

Pada masa pemerintahannya, beliau pernah mengirimkan ekspedisi militer ke kawasan Kaukaz, yang dikuasai Syiah Safawid. Dalam ekspedisi militer tersebut, pasukan Utsmani berhasil merebut kota Taples, Karjistan, Azerbaijan, Georgia, Syairawan, dan Luzastan. Hal itu memaksa penguasa Syiah Safawid, Syah Abbas al Kabir, untuk melakukan perjanjian damai. Beberapa isi perjanjian itu di antaranya menyerahkan wilayahnya yang sudah dikuasai Turki Utsmani. Selain itu, Syah Abbas juga berjanji untuk tidak mencela tiga Khulafaur rasyidin (Abu Bakar, Umar, dan Utsman) di wilayah-wilayah yang menjadi kekuasaannya.

Masjid Yeni Valide, yang dalam bahasa Turkinya “Yeni Valide Cami” adalah sebuah masjid Utsmaniyyah yang terletak di daerah Eminou di Istanbul, Turki. Bangunan ini terletak di Golden Horn di bagian selatan Jembatan Galata.

Masjid Yeni Valide merupakan salah satu pemandangan yang terkenal di Istanbul. Sebuah pancuran indah untuk air wudhu berdiri di halaman besar dan pondok sultan dihiasi dengan ubin yang mengagumkan. Masjid ini didirikan pada tahun 1005 H/1597 M atas perintah Safie Sultan, istri Sultan Murad III dan ibunda Sultan Muhammad III (1004-1011 H/ 1596-1603 M), yang saat itu menjabat sebagai penguasa ke-14 dari Dinasti Utsmaniyyah di Turki.

Masjid ini dibangun oleh seorang arsitek bernama Davut Agha, lalu diteruskan oleh arsitek Dalgic Ahmad Agha dan disiapkan oleh arsitek Mustafa Agha sewaktu pemerintahan Sultan Mahmed IV pada tahun 1663 M. Blok-blok batu dikirim dari pulau Rhodes sebagai bahan pembuatan Masjid. Pembangunan masjid ini memakan waktu hingga 66 tahun disebabkan kematian Sultan Salim III dan Syafie Sultan serta wabah epidemik yang tersebar luas di Istanbul pada tahun awal-awal pembangunan.

Arsitektur kubah Masjid Yeni Valide merupakan gabungan dari Masjid Sultan Ahmed, Masjid Sehzade, dan Sedefhar Mehmet Agha. Sementara yang menjadi arsiteknya adalah Sinan. Adapun kubah menaranya berbentuk kerucut. Pembangunan masjid itu baru usai setengah abad kemudian, di bawah arahan Hatice Turhan Sultan, ibunda Sultan Muhammad IV (1058-1098 H/1648-1687 M). Menurut tradisi ketika itu, pembangunan masjid senantiasa di bawah kendali para ibunda atau para istri Sultan.

Semula Masjid Yeni Valide dan Selat Bosphorus ini merupakan dua lokasi yang tidak terpisahkan. Namun, kini terbentang sebuah jalan di depannya. Masjid ini semula dikitari tembok tinggi yang menjulang. Baru pada abad ke-19 M, tembok itu ditiadakan. Dengan ditiadakannya tembok tersebut dan dibangunnya Jembatan Galata, lingkungan masjid ini pun dipenuhi dengan toko dan kios.

Pembangunan jalur trem yang menghubungkan dua sisi Golden Horn membuat masjid kian terpisah dari Selat Boshporus. Apalagi setelah dibangunnya jalan raya di depan masjid pada tahun 1406 H/1986 M. Meskipun demikian, keindahan masjid itu masih dapat dinikmati dari seberang jalan, baik dari pelabuhan maupun stasiun trem Eminou. Meskipun Masjid Yeni Valide telah kehilangan taman luas yang dahulu menghiasi bagian depannya, masjid ini masih digunakan untuk kegiatan bertemakan agama (kajian islam) dan untuk shalat lima waktu.

Berjalan-jalan di sekitar Masjid ini memang memberikan kesan tersendiri. Memang, Masjid Yeni Valide tidak semegah Masjid Sulaiman atau pun setenar Masjid Biru Sultan Ahmad. Namun, pemandangan di sekitarnya memang berbeda.

Landskap Masjid Yeni Valide akan selalu mudah dilihat saat pengunjung menaiki kapal feri. Di samping itu, letaknya memang dekat dengan Pelabuhan Feri Eminonu.

Keluar dari masjid, di depan gerbang utama akan terlihat hamparan plasa yang dihiasi pemandangan ribuan burung merpati. Di tempat ini, ribuan burung merpati itu dibiarkan beraktivitas, terbang ke sana-kemari di sekitar masjid. Tak jarang kita jumpai anak-anak yang bermain-main dengan burung merpati. Ada pula yang senang dengan aktivitas memberikan makanan pada ribuan merpati tersebut.

Nah, bagi sahabat wisata muslim yang berkunjung ke Turki bisa mampir ke masjid yang didirikan Sultan Murad III ini. Di sini kita bisa mengikuti kajian Islam yang diberikan atau menunaikan shalat di masjid yang telah berusia ratusan tahun ini.

Ingin berkunjung ke Turki dan menelusuri obyek wisata dan sejarahnya yang indah? Ikuti saja paket umrah plus Turki yang diselenggarakan Cheria Travel. Perjalanan ibadah umrah akan menjadi tanbah berkesan. (Jng/RA)
SelengkapnyaMasjid Yeni Valide, Masjid Seribu Merpati Di Istambul Turki
Posted by: Cheria Wisata

Travel Tour Wisata Muslim Umroh Haji ONH Plus Cheria