Showing posts with label tour kairo. Show all posts
Showing posts with label tour kairo. Show all posts

Umroh Sekalian Tour ke Kairo

Posted by Unknown on Tuesday, January 15, 2013



tour ke kairo, tour kairo, wisata kairo, umroh plus cairo 2013, Tour Muslim 2013, tour muslim kairo


Salah satu kota yang layak dipertimbangkan untuk dikunjungi adalah kota Kairo. Kota ini letaknya di negara Mesir yang terkenal akan sejarah yang sudah ada berabad-abad lamanya. Kota yang dikelilingi oleh sungai Nil memberikan nuansa romantis apalagi saat berjalan di malam hari. Belum lagi bangunan benteng Salahuddin yang terkenal akan perjuangannya dalam perang Salib untuk memperebutkan Yerusalem akan menambah minat konsumen untuk mengunjungi beberapa lokasi sejarah lainnya.


tour ke kairo, tour kairo, wisata kairo, umroh plus cairo 2013, Tour Muslim 2013, tour muslim kairo


Tentu saja, pilihan untuk mengunjungi kota tersebut bisa dicapai dengan dua metode seperti menggunakan fasilitas sendiri atau istilah lainnya disebut “backpacker” atau menggunakan fasilitas yang diberikan oleh biro perjalanan yang menawarkan tour ke Kairo dimana keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Bagi mereka yang ingin bebas mengunjungi kota Kairo tanpa menggunakan jasa travel yang menawarkan tour ke Kairo, haruslah banyak membekali diri dengan informasi seputar kota tersebut. Meskipun peta menjadi satu alat yang sangat dibutuhkan bukan berarti semuanya sudah selesai. Menggali keterangan tentang kota wisata yang layak untuk dikunjungi hingga kisaran harga untuk penginapan haruslah dilakukan secara sedetail mungkin sehingga hambatan yang tidak perlu terjadi dapat dihindarkan.


tour ke kairo, tour kairo, wisata kairo, umroh plus cairo 2013, Tour Muslim 2013, tour muslim kairo


Sangat berbeda dengan mereka yang menggunakan paket tour ke Kairo yang notabene sudah direncanakan dengan sistematis oleh biro perjalanan termasuk untuk urusan penginapan, konsumsi, kota yang hendak dikunjungi, fasilitas bus antar hingga dipandu oleh lokal guide yang sudah paham tentang kota Kairo itu sendiri. Konsumen hanya membayar biaya yang dibutuhkan kemudian duduk manis hingga tiba di lokasi yang dituju.

Tentu saja, untuk mendapatkan fasilitas ini mereka harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Tour ke Kairo itu sendiri masih menjadi idaman bagi sebagian besar masyarakat Indonesia terlebih pada saat musim panas dimana kehidupan malam yang ditawarkan sangat menarik. Rasa aman kala berjalan di sudut kota juga menjadi daya tarik tersendiri meskipun di beberapa kota lainnya masih terjadi pergolakan politis. Namun, hal tersebut seakan tidak mengurangi antusiasme para wisatawan untuk datang berkunjung.


tour ke kairo, tour kairo, wisata kairo, umroh plus cairo 2013, Tour Muslim 2013, tour muslim kairo


Berhubung Kota Kairo masih terletak di Jazirah Arab, mengapa Anda tidak sekalian umroh? Cheria Tour & Travel menyiapkan Paket Umroh Plus Tour ke Kairo! Info lengkapnya anda dapat mengunjungi artikel kami yang berjudul Paket Umroh Plus Mesir 2013.

Jangan lupa juga untuk menyimak video singkat kami dibawah ini ya yang akan menyajikan keindahan dan keunikan dari Kairo tersebut.






SelengkapnyaUmroh Sekalian Tour ke Kairo
Posted by: Cheria Wisata

Wisata Pendidikan Ke Al-Azhar Asy-Syarif Mesir

Posted by Unknown on Monday, October 1, 2012


Idarah aL-Azhar Asy-Syarif, Pusat Lembaga Pendidikan Tertua di Dunia Islam

Idarah Al-Azhar Al-syarif merupakan gedung syaikh Al-Azhar yang berlokasi di sebelah kanan jalan antara Salah Salem St. dan Jauhar Al-Qa’id St. Di gedung inilah persoalan Islam dikaji, baik di tingkat Mesir maupun penjuru dunia.

Sebelum pindah ke Saleh Salem St., gedung yang menjadi kantor Syaikh Al-Azhar terletak di Jauhar Al-Qa’id St. Di antara dua masjid terkenal di Mesir, yaitu Masjid Al-Azhar dan Masjid al-Husain ibn Ali yang terletak di wilayah Al-Husain.

Syaikh Al-Azhar membawahi sebuah lembaga yang disebut al-Azhar Asy-Syarif, sebuah lembaga tertua di dunia Islam. lembaga itu didirikan pada tahun 359 H/970 M,oleh panglima Dinasti Fatimiyyah yang memimpin penaklukan Mesir, Jauhar Al-Shiqilli. Namun, lembaga ini baru dibuka secara resmi pada tahun361 H/972 M. Pada tahun itu, lembaga ini mulai dibuka sebagai masjid. sedangkan kedudukannya sebagai lembaga pendidikan baru dimulai empat tahun kemudian, bertepatan pada Bulan Ramadhan 365 H/oktober 975 M.

Abu al-Hasan Ali ibn Al-Nu’man Al-Qairuwani dipilih sebagai pengasuh pertama lembaga ini. Saat itu, beliau menjabat sebagai ketua mahkamah agung. Dilihat dari namanya terlihat bahwa tokoh ini berasal dari Qaiwarun, Tunisia. Wajar, penguasa Mesir dari Dinasti Fatimiyyah saat itu baru saja pindah dari Tunisia.

Penguasa Fatimiyyah membawa serta para ulama dan ilmuwan. Kajian-kajian yang dilakukan di lembaga pendidikan ini berkisar materi-materi agama, bahasa, logika, dan astronomi. Para pengajarnya, yang terdiri dari sekitar 30 orang, antara lain Menteri Abu Al-Faraj Ya’qub ibn Yusuf ibn Killis. Menteri ini mengajar ushul fiqih dengan pedoman Kitab Al-Risalah Al-Aziziyyah.

Corak Al-Azhar yang demikian itu baru berakhir saat Mesir jatuh ke tangan Dinasti Ayyubiyyah yang didirikan Shalahudi al-Ayyubi. dibawah dinasti ini, al-Azhar pun berubah. Saat ini, lembaga tersebut menjadi bercorak sunni.

Al-Azhar berkembang dengan cepat. Perkembangan cepat ini mencapai puncaknya ketika Andalusia lepas dari pelukan kaum muslimin dan Baghdad luluh-lantak akibat gempuran serdadu-serdadu Mongol. Al-Azhar pun menjadi tempat pelarian para ilmuwan dari kedua kawasan itu. Selanjutnya al-Azhar segera menjadi pusat ilmu pengetahuan dunia Islam. Perkembangan itu kian cepat karena dukungan para penguasa yang mencintai ilmu pengetahuan.

Ketika Mesir berada di bawah kekuasaan Dinasti Mamluk, al-Azhar berhasil memulihkan posisinya di bidang ilmu pengetahuan, sebagai pusat pertemuan para guru besar, staf pengajar, dan mahasiswa. Selain itu, lembaga pendidikan tersebut juga mulai berfungsi secara penuh sebagai sebuah lembaga ilmiah yang dikelola dan dibiayai negara berdasarkan ketetapan dan keputusan yang jelas. Dampaknya, lembaga ini pun mengalami perluasan dan perkembangan pesat sampai akhirnya menjadi sebuah kota universitas yang terdiri dari sejumlah gedung.

Masing-masing gedung disebut ruwaq dan yang paling terkemuka di antara banyak ruwaq tersebut adalah Ruwaq Abbasiyyah. Ruwaq ini dibuat pada masa pemerintahan Khedive Abbas Hilmi yang memerintah hingga 1333 H/1914 M.

Gedung yang diresmikan pada 1315 H/1897 M tersebut mirip gedung administrasi Al-Azhar. Gedung Abasiyyah tersebut bisa dikatakan sebagai salah satu bagian dari arsitektur dan seni Islam pada akhir pemerintahan Diansti Mamluk. Saat itu, gedung tersebut menjadi tempat kedudukan Majelis Pengarah Al-Azhar dan para Syaikh. Selain menjadi tempat perpustakaan dan pusat administrasi dan dokumentasi, beberapa ruangan di dalam gedung tersebut juga disediakan bagi mahasiswa.

al-azhar
universitas al-azhar-asy-syarif kairo-mesir

Adapun para mahasiswa dari luar kota maupun luar negri bermukim di beberapa kampong, yaitu Afifi, Zarafah, Basyashah, Sulaimiyyah, Jizawiyyah, Zuhar, dan Munasirah.

Memasuki zaman modern, al-Azhar menata dirinya kembali. Sebagai contoh pada tahun 1237 H/1822 M, lembaga ini mulai memberikan gelar al-Alamiyyah kepada para lulusannya. Hingga saat ini, lembaga ini tetap memiliki peran besar dalam dunia pemikiran dan ilmiah di dunia Islam. Lembaran sejarah mencatat, sejumlah tokoh besar kebangkitan pemikiran timur tengah adalah lulusan Al-Azhar, misalnya Taqiyuddin an-Nabhani dan banyak lulusan lainnya.

Pada tahun 1381 H/1961 M, al-Azhar memasuki periode baru. Hal ini disebabkan keluarnya undang-undang yang mengubahnya menjadi sebuah universitas modern. Namun, di saat yang sama tetap memelihara kajian-kajian tradisional yang menjadi ciri khasnya, misalnya kajian-kajian keislaman dan bahasa Arab.

Dengan dibukanya fakultas dengan berbagai disiplin ilmu, jumlah mahasiswanya pun semakin bertambah. sehingga Al-Azhar pun menjadi sebuah lembaga ilmiah.keagamaannya yang benar-benar unik.berbeda dengan lembaga Al-Azhar Al-Syarif yang telah berusia lebih dari 1000 tahun,gelar”Syaikh Al-Azhar”yang diberikan kepada seorang yang menjadi pemimpin tertinggi lembaga tersebut baru dipakai pada taun 1101 H/1690 M,pemegang pertama adalah Syaikh Muhammad Abdullah Al-Karrasyi.hinga tahun 1355 H/1936 M,jabatan Syaikh al-Azhar bisa diwariskan.kemudian sejak 1366 H/1949 M,keluar aturan yang membolehkan pemegang jabatan ini ditetapkan oleh kepala negri Mesir.

Jabatan Syaikh al-Azhar merupakan jabatan independen dan otonom yang memiliki otoritas penuh tanpa campur tangan pemerintah. Namun, sejak Presiden Anwar Sadat berkuasa, pemerintah Mesir mulai menggoyang kedudukan Syaikh al-Azhar hingga setara kedudukannya dengan jabatan perdana mentri.

Usaha yang dilakukan Presiden Anwar Sadat selalu kandas di bawah kewibawaan seorang Syaikh Al-Azhar, yang kala itu djabat oleh Prof. Dr. Syaikh Abdul Halim Mahmud. Setelah Syaikh Abdul Halim Mahmud wafat pada tahun 1398 H/1978 M, pemerintah Mesir mulai mencampuri otoritas Syaikh Al-Azhar.

Sejatinya, jabatan Syaik Al-Azhar bukan hanya milik ulama Mesir. Namun, jabatan tersebut adalah milik Dunia Islam. Jadi, siapa pun ulama dan tokoh dunia berhak menjadi Syaikh Al-Azhar bila terpilih. Hingga saat ini peraturan tersebut masih berlaku.

Nah, bagi sahabat wisata muslim yang ingin berkunjung ke lembaga pendidikan tertua di dunia Islam ini, ikuti saja tur wisata muslim. Bisa dengan paket khusus ke Mesir, bisa juga dipaketkan dalam paket umroh plus Mesir. Selamat berwisata.(RA)
SelengkapnyaWisata Pendidikan Ke Al-Azhar Asy-Syarif Mesir
Posted by: Cheria Wisata

Tour Wisata Muslim Kairo Mesir 6D5N

Posted by Unknown on Friday, July 13, 2012

Wisata Mesir

Dengan peradaban yang telah dimulai sejak sekitar 7000 tahun yang lampau, Mesir menempatkan dirinya dalam urutan atas negara-negara tujuan wisata dunia. Hal ini tidak aneh, apalagi Pyramid dan Sphinx (salah satu dari tujuh keajaiban dunia) sudah ribuan tahun sebelum Masehi berdiri kokoh menjadi saksi bisu lahirnya peristiwa-peristiwa bersejarah di lembah Nil.

Jangan pula heran bila anda melangkah di negara ini, setiap jengkal tanah yang dipijak akan mengisahkan peristiwa sejarah tersendiri, begitulah kira-kira. Seakan-akan kita sedang berjalan menelusuri sebuah museum raksasa yang menyimpan ribuan peninggalan sejarah berbagai peradaban, mulai dari Mesir kuno (coptic), Fir'aun (pharaoh), Yunani (Hellenisme), romawi hingga peradaban Islam yang pernah ada dan berkembang di negeri Ardhul Kinanah ini.

Bagi Anda yang ingin menikmati ini semua silahkan mengikuti tour wisata Mesir bersama Cheria Travel.





Kairo + Alexandria + Sinai

Hari 1

Tiba di Bandara Internasional Kairo, langsung menuju ke Hotel untuk Check In dan beristirahat. (D)


Cairo International Airport


Hari 2

Setelah sarapan di hotel, mengunjungi museum Mesir, Piramid, Sphinx, Kuil Amenhotep 1401 sebelum masehi, tulisan kerajaan dari Tuhutmois 4 1480 sebelum masehi seberat 2000 kg, benteng Salahulddin dari tahun 1182 dan Masjid Pualam Mohammed Ali. (B/L/D)


Masjid Pualam Mohammed Ali



Egyptian Museum of Cairo

Hari 3


Setelah sarapan di hotel, menuju kota Alexandria, Catacomb (Monumen bangsa Roma + caracarla), Taman Montazah di Istana Raja Farouk, Benteng Qiet Ba dari luar, Masjid Elmorsi Abu Elabas dan makam Nabi. Kembali ke Kairo. (B/L/D)


Catacomb



Royal Park Montazah


Hari 4

Hari ini mengunjungi Sinai yang disebutkan di Kitab Suci Al Qur’an dalam surah At - Tin ayat 2, melihat terusan Suez, lalu 12 Mata air Sama 70 pohon kurma Nabi Musa yang dijelaskan di Al Qur’an dalam surah Al Maidah ayat 5. Juga mengunjungi tempat Nabi Musa sewaktu mengalahkan suku Amalik dan melihat kamar mandi Fir’aun yang dikatakan bahwa airnya bagus untuk menyembuhkan sakit kulit atau rematik. Kembali ke hotel.


Gunung Sinai


Terusan Suez Mesir

Hari 5

Pukul 2 pagi bangun untuk melihat pemandangan Gunung Al Tur, setelah itu kembali ke hotel untuk sarapan dan pergi untuk mengunjungi pohon Nabi Musa dan monumen sapi emas. Kembali ke Kairo.



Kisah Samiri

Hari 6

Setelah sarapan di hotel, lanjut tour seharian penuh di Kairo mengunjungi Masjid El-Sayada Zainab dan Masjid Azhar yang mana merupakan Masjid pertama yang didirikan di Kairo, kota yang dijuluki Ribuan Menara. Lalu mengunjungi Masjid Hussein, Makam Imam Syafii lalu makan siang di Restoran Cina dan langsung menuju Bandara Internasional Kairo untuk keberangkatan pulang ke Jakarta. (B/L)



Masjid Hussein



Masjid Azhar

SelengkapnyaTour Wisata Muslim Kairo Mesir 6D5N
Posted by: Cheria Wisata

Travel Tour Wisata Muslim Umroh Haji ONH Plus Cheria