Showing posts with label Biro Perjalanan Haji. Show all posts
Showing posts with label Biro Perjalanan Haji. Show all posts

Biro Haji di Jakarta

Posted by Unknown on Thursday, December 27, 2012

 

Biro Haji di Jakarta


biro haji, Biro Perjalanan Haji, tour travel haji, haji plus, onh plus 2013


Ibadah haji adalah ibadah yang teramat mulia. Sungguh sangat sulit untuk dapat melaksanakannya, jika niat kita tidak benar-benar bulat dan kita telah mampu dari segala sisi.

Ditambah dengan lamanya antrian calon jama’ah haji yang sangat menyita waktu, hal ini pula yang menjadikan kita agak sedikit berfikir untuk mendaftarkan diri.

Namun walaupun demikian antusiasme umat Islam di Indonesia untuk berangkat ke tanah suci sedemikian besarnya, hingga kesulitan-kesulitan yang ada di depan mata pun kita lalui.

Pertumbuhan Biro Haji Semakin Tak Terkendali


Berbagai biro haji di Jakarta pun bermunculan, mulai dari yang sederhana sampai biro haji yang eksklusif. Dengan berbagai jenis pelayanan keprofesionalannya masing-masing.


biro haji, Biro Perjalanan Haji, tour travel haji, haji plus, onh plus 2013


Masih ingatkah para pembaca sekalian tentang kegagalan keberangkatan ibadah haji pada tahun 2012? Hal ini merupakan pelajaran buat kita semua dan juga para calon jama’ah yang ingin mendaftarkan diri.

Banyak biro haji di Jakarta yang berupaya memberikan pelayanan terbaiknya. Namun sekali lagi pilihan ada ditangan anda, dan penulis sarankan jadilah calon jama’ah haji yang cerdas dalam memilah dan memilih biro haji yang amanah, profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kriteria Biro Haji Ideal


Biro haji seperti apa yang memenuhi kriteria untuk kita pilih agar perjalanan haji anda aman, nyaman, mengesankan dan tentunya dapat membantu kita menuju haji mabrur?

Tentunya biro haji yang jelas adalah biro haji yang terakui oleh Depag dan dapat menjamin (adanya perjanjian yang real) jika terjadi suatu hal diluar usaha kita. Tentunya dengan pelayanan yang maksimal (profesionalisme kerja).

Alhamdulillah pada tahun 2012 kemarin, Cheria Travel dapat memberangkatkan seluruh jama’ah hajinya dengan lancar tanpa suatu halangan. Ini adalah bukti bahwa PT. Cheria adalah Biro Haji di Jakarta yang dapat diandalkan dan profesional.

Berdasarkan pengalaman dan masukan-masukan dari para jama’ah haji Cheria Travel, In shaa Allah dapat menjadikan kami sebagai Biro Haji di Jakarta yang amanah dan profesional dalam pelayanannya.

Selain dari pelayanan yang profesional, Cheria Travel juga mempermudah para calon jama’ah untuk mencari informasi tentang kami, baik melalui website atau langsung survei ke kantor kami.


biro haji, Biro Perjalanan Haji, tour travel haji, haji plus, onh plus 2013


Cheria Travel berlokasi di Gedung Twink Lt. 3 Jl. Kapten Tendean No. 82 Mampang Jakarta Selatan. Dengan berbagai paket yang kami tawarkan, Cheria Travel berusaha menjadi sahabat perjalanan haji, umroh dan wisata muslim anda yang mengesankan.

Program Biro Haji Cheria Travel Jakarta


Beberapa tawaran paket Biro Haji Cheria Travel adalah :

  • Paket Haji ONH Plus
  • Paket Haji Non Kuota
  • Paket Haji Dana Talangan
  • Paket Umroh Reguler
  • Paket Umroh Plus Wisata Mulsim berbagai tujuan negara
  • Paket Umroh Awal Ramadhan
  • Paket Umroh Tengah Ramadhan
  • Paket Umroh Akhir Ramadhan
  • Paket Umroh Full Ramadhan
  • Paket Nikah plus Umroh
  • Paket Wisata Muslim Domestik dan
  • Paket Wisata Muslim Internasional.

Selanjutnya setelah anda mengetahui seberapa pentingnya memilih Biro Haji yang sesuai dengan keinginan anda dan beberapa tawaran paket dari Cheria Travel. Kini saatnya anda beraksi untuk mensurvei dan mendaftarakn diri sebagai calon jama’ah.

Untuk anda para calon jama’ah yang masih ragu atau belum paham atas informasi tersebut diatas, atau butuh masukan mengenai Biro Haji di Jakarta yang aman, anda dapat berkonsultasi langsung ke Cheria Travel dengan bagian marketing kami.

Info lengkap silahkan hubungi :

YM : cheria_travel@yahoo.com, cheriatravel@ymail.com
Email : info@cheria-travel.com
Pin BB Cheria Travel : 21A6867

Kantor :
(021) 7900-216
(021) 7900-218
(021) 7900-201
(021) 7388-8872
(021) 737-2864

Mobile :
0877-8184-7487 (xl)
0812-9857-0855 (Telkomsel)
0815-8435-0733 (Indosat)
0828-1709-4113 (Ceria Telecom)

Kenyamanan anda dalam beribadah adalah salah satu bentuk komitmen kami. Semoga dengan artikel Biro Haji di Jakarta ini akan dapat menambah kepercayaan anda kepada kami dalam melayani berbagai kepengurusan ibadah dan wisata anda semua.

Jangan lupa juga untuk menyempatkan diri anda dalam melihat video singkat kami dibawah ini. Semoga bermanfaat.

SelengkapnyaBiro Haji di Jakarta
Posted by: Cheria Wisata

Biro Perjalanan Haji dan Umroh Sekaligus Tour Wisata Muslim Dengan Paket Terlengkap di Jakarta Selatan

Posted by Unknown on Sunday, November 11, 2012

paket tour muslim ke mesir
Cheria travel sebuah biro perjalan yang fokus menjual dan menawarkan paket tour wisata muslim ke mancanegara kini juga siap leading dan melayani jamaah haji plus dan umroh plus. Berlokasi di sebuah kantor yang starategis di bilangan mampang Jakarta Selatan, cheria travel mudah diakses dari mana saja seputar Jabodetabek, baik dari jakarta selatan, jakarta pusat, jakarta timur, jakarta barat dan jakarta utara bahkan dari wilayah seputar tangerang bogor bekasi cheria travel dekat sekali dengan pintu tol dalam kota.

Kelebihan biro cheria travel selama ini adalah program tour dan wisatanya yang sangat variatif dan lengkap juga menawarkan kenyamanan dalam berlibur karena menu makanan yang halal food selama dalam perjalanan, jadi peserta tour tidak perlu khawatir terhadap menu makanan.

Antusias masyarakat terhadap wisata berbasis syariah kini juga makin meningkat setiap tahun, banyak calon peserta mencari paket tour wisata muslim hal ini membuktikan kesadaran akan pentingnya makanan halal selama perjalanan semakin meningkat , ujar ibu Farida sebagai marketing dari PT. Cheria Tour Travel.

Menurut bu Farida, industri pariwisata syariah Indonesia masih kalah jauh dengan malaysia, bahkan wisata muslim di negara bukan perpenduduk mayaoritas islam sepertia korea, jepang, thailand dan china lebih siap dan ramah terhadap wisatawan dari negara muslim.

Banyak lembaga dan perusahaan yang menjalin kerjasama dengan biro perjalanan cheria travel untuk memberangkatkan staf dan karyawannya baik untuk umroh plus, onh plus maupun tour wisata, terlebih saat ini banyak perusahaan menjadikan tour sebagai bonus bagi karyawan yang berperestasi juga hadiah bagi para pelanggan yang setia.

Semoga Industri wisata syariah di Indonesia semakin berkembang dan barjaya.
SelengkapnyaBiro Perjalanan Haji dan Umroh Sekaligus Tour Wisata Muslim Dengan Paket Terlengkap di Jakarta Selatan
Posted by: Cheria Wisata

Travel Haji dan Umroh Plus Di Jakarta Selatan

Posted by Unknown on Tuesday, September 11, 2012

Mungkin Anda menemukan kami dengan hasil pencarian google dengan kata kunci "travel haji dan umroh plus di Jakarta selatan", memang Cheria Tour Travel bergerak khusus dalam penyelenggaran haji khusus dan umroh plus tour wisata muslim yang berkantor di Gedung twink Lt3, Jalan Tendean No.82, Mampang Jakarta Selatan.

Bila Anda tinggal di jabodetabek lokasi biro perjalanan haji dan umroh kami sangat strategis dan mudah dikunjungi baik dari wilayah Jakarta utara, barat, pusat, timur maupun selatan, juga dari daerah disekeliling seperti Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi. untuk melihat peta bisa lihat di sini.

Dalam pelayanan terhadap calon jamaah yang super sibuk tak perlu khawatir, staff cheria travel akan menjemput mengurus semua dokumentasi yang diperlukan tanpa harus keluar dari tempat anda.

Jadi Cheria travel hadir untuk mempermudah proses ibadah Anda ke Tanah suci.
SelengkapnyaTravel Haji dan Umroh Plus Di Jakarta Selatan
Posted by: Cheria Wisata

Biro Perjalanan Haji dan Umroh Cheria Tours Travel

Posted by Unknown on Sunday, July 29, 2012

Cheria Tours Travel adalah sebuah biro perjalanan haji dan umroh yang menerima jamaah haji dan umroh dari seluruh Indonesia, saat ini sudah ada beberapa kantor cabang di berbagai daerah di Nusantara.

PT Cheria juga melayani pendaftaran online sehingga banyak juga melayani jamaah dari orang indonesia yang berada di luar negeri, semua mudah karena dokumen yang diperlukan untuk pembuatan visa umroh cukup dikirim melalui email dan pembayaran melalui transfer bank ke rekening perusahaan secara aman.

Segmentasi pelanggan PT Cheria adalah mereka yang terdidik dan terpelajar yang mengutamakan kualitas layanan, selain ibadah haji, umroh kami juga melayani perjalanan wisata dan tour muslim.

Silahkan menghubungi biro haji dan umroh Cheria Travel untuk informasi lebih lanjut.


SelengkapnyaBiro Perjalanan Haji dan Umroh Cheria Tours Travel
Posted by: Cheria Wisata

Tips Memilih Biro Travel Perjalanan Umroh

Posted by Unknown on Tuesday, March 13, 2012

biro umrohTips Memilih Biro Travel Perjalanan Umroh dan Haji

Walaupun umroh tidak menggugurkan kewajiban untuk naik haji, tapi susah dan ruwetnya kepengurusan haji saat ini menjadikan umroh bagi sebagian orang sebagai pilihan.

Bayangkan saja, jika kita mendaftar untuk berangkat haji saat ini, baru bisa berangkat enam atau sepuluh tahun mendatang.

Ada kalanya bagi yang sudah lanjut usia dan khawatir tidak ‘panjang umur’ untuk menunggu selam itu adalah perkara sulit. Maka mereka memilih umroh. Selain biaya yang ringan, pengurusannya cepat dan mudah dibanding haji.

Nah, bagi yang ingin berangkat umroh, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan dan mungkin berguna.

Memilih biro perjalanan umroh selain melalui iklan-iklan yang ada di surat kabar, yang paling bagus adalah dari rekomendasi orang lain. Mungkin ada saudara, teman, atau keluarga yang sudah pulang umroh dan puas dengan pelayanan travelnya. Tentu saja kita ingin mendapatkan pelayanan dari biro travel umroh yang nyaman dan aman, agar tidak mengganggu kekhusyukan kita beribadah.

Pada umumnya biaya umroh reguler (tanpa ada tambahan tur ke negara lain) selama 9-10 hari biasanya sebesar USD 1,400 sampai dengan USD 2,000. Ada juga beberapa travel umroh yang menawarkan kurang dari USD 1,400 atau lebih dari USD 2,000. Kalau kita rupiahkan sekitar Rp 12.728.800 sampai dengan Rp 18.184.000 (kurs 8 Maret 2012, Rp 9.092)

Sementara bagi yang ingin umroh plus (our ke negara lain) maka biasanya di kisaran USD 2,000 – USD 4,000. Sebenarnya, tergantung negara yang dituju. Biasanya negara yang ditawarkan yaitu Mesir, Dubai, Suriah.

Bahkan ada juga yang menawarkan ke Masjid Al-Aqsha di Palestina. Mengingat hadist Rasulullah SAW, “Tidak disunahkan berziarah ke masjid kecuali ke tiga masjid; Masjidil Haram (Makkah), Masjid Nabawi (Madinah), dan Masjidil Aqsha (Palestina).”

Perbedaan harga berarti adanya perbedaan fasilitas yang jamaah dapatkan. Semakin mahal tentu saja semakin bagus fasilitasnya. Di antaranya yang paling berpengaruh adalah maskapai udara yang digunakan, hotel dan penginapan. Semakin dekat jarak antara hotel dengan masjid, tentu semakin mahal pula harganya.

Hotel yang terkenal di Makkah seperti Zamzam Tower, El Tawheed dan Hilton. Zamzam Tower yang baru dibangun merupakan hotel bintang lima dengan bangunan yang sangat megah. Di komplek Zamzam Tower jualah terletak jam besar yang mirip Big Ben di London.

Mau didampingi ustadz atau artis? Tentu saja ada. Beberapa biro perjalanan memang sudah terbiasa mengajak ustadz tertentu untuk mendampingi jamaahnya. Sebut saja seperti Ustadz Jefry Al Buchory ,Arifin Ilham, Aa Gym, Ary Ginanjar ada juga dengan artis seperti Syahrul Gunawan atau yang lainnya. Biayanya memang jadi lebih mahal dibanding umroh biasa tanpa ustadz terkenal.

Namun, tentu saja ibadah umroh bukanlah perjalanan rekreasi apalagi hura-hura. Tidak mesti harus bersama artis atau idola kita, tapi yang menjadi fokus utama adalah kekhusyukan kita beribadah. Sumber: Jurnal Haji Republika

===== Copyright:
Travel Haji ONH Plus Dan Umroh 
SelengkapnyaTips Memilih Biro Travel Perjalanan Umroh
Posted by: Cheria Wisata

Ini Dia Isi Koper Jamaah Haji

Posted by Unknown on Wednesday, February 15, 2012

Ibadah Haji membutuhkan perjalanan waktu yang cukup lama. Mulai dari masuk ke asrama embarkasi, keberangkatan, tiba di tanah suci, serangkaian ibadah utama, ibadah sunah, ziarah, hingga kembali lagi ke tanah air. Ada pun ibadah utama saat menunaikan Ibadah Haji meliputi:



1.Sebelum 8 Zulhijah, umat Islam dari seluruh dunia mulai berdatangan untuk melaksanakan Tawaf Haji di Masjid Al Haram, Makkah.
2.Pada 8 Zulhijah, jamaah haji bermalam di Mina. Pada pagi 8 Zulhijah, semua umat Islam memakai pakaian Ihram (dua lembar kain tanpa jahitan sebagai pakaian haji), kemudian berniat haji, dan membaca bacaan Talbiyah. Jamaah kemudian berangkat menuju Mina, sehingga malam harinya semua jamaah haji harus bermalam di Mina.
3.9 Zulhijah, pagi harinya semua jamaah haji pergi ke Arafah. Kemudian jamaah melaksanakan ibadah Wukuf, yaitu berdiam diri dan berdoa di padang luas ini hingga Maghrib datang. Ketika malam datang, jamaah segera menuju dan bermalam Muzdalifah.
4.10 Zulhijah, setelah pagi di Muzdalifah, jamaah segera menuju Mina untuk melaksanakan ibadah Jumrah Aqabah, yaitu melempar batu sebanyak tujuh kali ke tugu pertama sebagai simbolisasi mengusir setan. Setelah mencukur rambut atau sebagian rambut, jamaah bisa Tawaf Haji (menyelesaikan Haji), atau bermalam di Mina dan melaksanakan jumrah sambungan (Ula dan Wustha).
5.11 Zulhijah, melempar jumrah sambungan (Ula) di tugu pertama, tugu kedua, dan tugu ketiga.
6.Sebelum pulang ke negara masing-masing, jamaah melaksanakan Thawaf Wada' (thawaf perpisahan).

Inti dari Ibadah Haji hanya dimulai pada 8 zulhijjah hingga 13 zulhijjah, yaitu 6 hari. Ditambah umrah 1 hari, sehingga secara total dibutuhkan 7 hari. Bagi jamaah haji warga Indonesia yang menggunakan paket reguler biasanya membutuhkan total 1 bulan lebih hingga 40 hari. Sedangkan bagi yang menggunakan paket ONH plus kurang lebih hanya 15 hari. Untuk itu jamaah haji harus melengkapi diri dengan peralatan-peralatan pribadi yang mencukupi dari tahan air untuk bertahan selama 15 sampai 40 hari tergantung paket haji yang dipilih. Adapun peralatan dan kebutuhan pribadi yang harus dibawa meliputi:

1.Surat-surat dan dokumen. Dokumen yang harus dibawa antara lain Surat Panggilan Masuk Asrama (SPMA), bukti setor warna biru dan buku kesehatan. Membawa 1 (satu) buah tas koper dan tas tentengan dari Departemen Agama RI dan tas paspor yang diberikan pihak penerbangan.
2.Koper dari Departemen Agama berikut kunci gembok dan sabuk koper, tas tentengan dari Departemen Agama berikut kunci gembok tas, kantong paspor, ransel, dan tas pinggang.
3.Pakaian. Bagi peserta haji laki-laki, yang dibutuhkan antara lain: kain Ihram 2 setel, baju koko, t-shirt berkantong, celana panjang kain putih, kaos panjang seragam DT, kaos kurung, celana kain panjang, celana dalam, kaos kaki, sabuk, sapu tangan, jaket pribadi, syal seragam DT dan jaket seragam kota. Bagi peserta wanita, yang dibutuhkan antara lain: kain Ihram, baju gamis, celana panjang, pakaian dalam dan kaos kaki. Jumlahnya disesuaikan kebutuhan karena toh di sana bisa mencuci dan membeli dengan harga terjangkau.
4.Peralatan mandi. Antara lain body wash atau sabun cair, sikat gigi, pasta gigi, shampo, sabun pencuci muka, cairan kumur, bedak, deodorant, gel atau minyak rambut, krim anti serangga, krim tabir surya, lotion, sprayer untuk menghalau udara panas di wajah, pencukur jenggot, gunting, alat pemotong kuku, handuk mandi, dan handuk kecil. Sebisa mungkin dipilih peralatan mandi dan perawatan tubuh yang tanpa parfum/wewangian/aroma dan tanpa alkohol. Karena dalam kondisi ihram dilarang menggunakan wewangian. Untuk pasta gigi bisa dipilih yang tanpa rasa mint atau bisa juga membersihkan gigi dengan siwak yang bentuknya seperti ranting kayu dengan rasa agak pedas dan bisa dibeli di Mekah atau Madinah.
5.Alas kaki. Berupa sepatu sandal dan sandal jepit.
6.Perlengkapan pelindung. Seperti pengait kaca mata, kaca mata hitam, masker, dan payung lipat.
7.Alat tulis. Meliputi spidol, lakban, buku tulis, pulpen, buku manasik, buku doa, tafsir kecil, dan buku harian jika perlu.
8.Perlengkapan ibadah. Meliputi Al Qur’an, Sajadah standar, sabuk Ihram, dan tasbih.
9.Kantong. Kantong untuksandal, kantong untuk batu, kantong untuk pakian kotor, dan kantong kresek untuk jaga-jaga.
10.Peralatan makan. Berupa piring plastik, gelas plastik, kotak makan plastik, sendok, dan garpu.
11.Peralatan cuci. Sabun pencuci pakaian, tali jemuran, penjepit jemauran, karet gelang, alat cuci kecil.
12.Alat tidur. Sarung bantal, sprei dan selimut.
13.Makanan kering. Seperti abon, dendeng, pop mie, kue kering, kecap, bumbu masak/kaldu instant, dan bumbu pecel.
14.Alat P3K. Obat-obatan sesuai kebutuhan seperti obat flu, sakit kepala, batuk, dan diare. Selain itu juga obat sesuai dengan penyakit yang telah diderita berikut daftar obat, minyak angin, obat gosok, pembalut luka, obat luka, koyo, dan vitamin.
15.Keperluan wanita. Tas wanita, kaos kaki tambahan, pembalut wanita, pelembab bibir, panty liner, tisyu saku, tisyu basah, mukena ¾, celana panjang, tutup tangan, sisir dan cermin.
16.Alat komunikasi. Misalnya telepon seluler atau ipad berikut charger, handsfree, belt case, dan case. Jika mungkin dan perlu.
17.Kamera berikut charger dan case. Jika mungkin dan perlu.
18.Pemutar kaset atau CD mini. Dilengkapi charger, baterai, case dan kabel A/V. Jika mungkin dan perlu.

Semoga daftar perlengkapan pribadi ini bisa berguna bagi para calon jamaah haji. Sehingga jamaah tak perlu kebingungan atas apa yang harus dibawa. Namun bagaimanapun juga jumlahnya harus sesuai dengan kebutuhan dan batas berat maksimal saat naik pesawat terbang. Selamat menunaikan Ibadah Haji!

[rg@2012]

===== ONH Plus, Umrah
SelengkapnyaIni Dia Isi Koper Jamaah Haji
Posted by: Cheria Wisata

Vaksinasi Sebelum Naik Haji

Posted by Unknown on Monday, February 13, 2012

Supaya perjalanan ke Tanah Suci dalam rangka menunaikan Ibadah Haji berjalan dengan baik dan lancar, ada baiknya beberapa hal dipersiapkan. Persiapan tentu bukan sebatas pada persiapan batin, namun juga fisik, agar jamaah haji bisa menunaikan rukun Islam kelima ini dengan hati yang tenang dan stamina tubuh yang prima.

Jika batin dan fisik benar-benar dipersiapkan, tentu perjalanan jauh yang sangat melelahkan akan terasa membahagiakan dan rangkaian ibadah yang panjang tetap bisa dilakukan dengan kekhusukan yang dalam. Berikut ini adalah beberapa tips persiapan sebelum berangkat naik haji. Semoga berguna.




Memenuhi Kewajiban Vaksinasi

Arab Saudi merupakan negara epidemis penyakit meningitis atau radang otak. Inilah salah satu penyakit yang dikhawatirkan menular di kalangan jamaah haji. Ingat, penyakit ini bahkan juga dapat ditularkan kepada keluarga di Indonesia.

Penyakit meningitis (radang otak) disebabkan oleh kuman Neisseria meningitidis dan menjadi penyebab kesakitan dan kematian. Jamaah haji yang datang ke Mekah juga berasal dari negara-negara Sub-Sahara Afrika yang merupakan daerah Meningitis belt. Perlindungan terhadap meningokokus diperlukan untuk menghindari terjadinya penularan antar jamaah haji di Mekah dan mencegah pembawa penyakit (karier) setelah kembali lagi ke negara asalnya.

Jamaah haji Indonesia umumnya belum mempunyai kekebalan alamiah yang didapatkan secara pasif terhadap meningokokus, sehingga jamaah perlu memperoleh vaksinasi meningitis. Kementerian Kesehatan Kerajaan Arab Saudi, sejak tahun 2002 telah mewajibkan negara-negara yang mengirimkan jamaah haji untuk memberikan vaksinasi ini.

Departemen Kesehatan RI menyatakan, bahwa vaksin ini halal dengan pertimbangan faktor efektivitas vaksin (berkhasiat), mutunya terjamin yang ditunjukkan adanya izin edar dari Badan POM (registrasi), dan sesuai fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Vaksin ini diberikan gratis kepada jamaah haji di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), subdit haji dan puskesmas juga tempat-tempat lainnya yang telah ditunjuk.

Masa efektifnya 10 sampai 14 hari setelah diberikan. Selain vaksin rutin seperti polio, measles, mumps, rubella, tetanus, diphteria, dan pertussis, vaksin influenza, vaksin hepatitis A, hepatitis B, dan typhoid juga disarankan.

Vaksin influenza bersifat “opsional”, mengingat jamaah haji Indonesia rata-rata berusia lanjut dan merupakan penderita penyakit kronis. Perubahan suhu yang ekstrim di Mekah mengakibatkan kekebalan tubuh jamaah haji dapat menurun, sehingga virus influenza sangat mudah menular melalui udara atau kontak langsung dengan penderita, apalagi dalam kondisi yang padat dan berdesak-desakan. Saat jamaah tiba di Tanah Suci dan tidak memiliki sertifikat vaksinasi, petugas dari Arab Saudi akan menyuntik jamaah jika dibutuhkan, jamaah akan terisolasi dan di bawah pengawasan medis selama 6 hari, serta menuruti resep dari pemerintah Saudi. Jamaah akan dibebaskan dari vaksiansi hanya jika memiliki paspor dari negara Islam.

Memeriksakan kondisi kesehatan

Sebelum berangkat, jamaah haji perlu memeriksakan kesehatan di Puskesmas atau dokter keluarga, untuk mengetahui kondisi kesehatannya secara cermat. Bila sakit harus segera diobati. Bila sakit menetap, misalnya menderita sakit gula atau tekanan darah tinggi, dokter juga dapat memberikan bekal obat dan cara-cara mengelola sakitnya selama dalam perjalanan ibadah haji.

Untuk kaum hawa, disarankan untuk mencatat periode menstruasi beberapa bulan sebelum keberangkatan dan berkonsultasi pada Dokter ahli kandungan/gynekolog, jika ingin mengatur/mencegah haid selama pelaksanaan Ibadah Haji dengan menggunakan obat atau pil KB.

Menyiapkan kebugaran fisik. Selama masa persiapan menuju keberangkatan ke Tanah Suci, selain memperhatikan asupan gizi, suplemen dan pola makan, olahraga rutin atau aklimatisasi seperti berjalan kaki cepat dan melakukan jogging ringan juga sangat diperlukan untuk menjaga stamina. Memperbanyak latihan jalan hingga beberapa kilometer juga perlu sebab beberapa ibadah melibatkan kegiatan fisik seperti Thawaf, Sa´i dan melempar Jumroh, yang membutuhkan kegiatan berjalan berkilo-kilo meter jauhnya.

Untuk Anda yang sudah berusia lanjut (>50th) cukup melatih diri dengan berlajan santai setiap pagi. Jogging sebaiknya dihindari karena berpotensi terjadinya cedera tulang. Olah raga ringan ini sebaiknya dilakukan paling tidak tiga bulan sebelum keberangkatan.

Tidak terlalu lelah menjelang keberangkatan. Mempersiapkan peralatan dan perlengkapan pribadi hendaknya dilakukan jauh-jauh hari sebelum hari keberangkatan, sehingga cukup waktu untuk istirahat menjelang keberangkatan.

Di masyarakat kita, ada kebiasaan mengadakan serangkaian acara syukuran dan pamitan yang kadang memerlukan waktu berhari-hari, dana yang tidak sedikit, dan menguras tenaga dan fisik. Ada baiknya, Anda idak menyibukkan diri dengan acara pesta sebelum keberangkatan haji dan mengharuskan diri berziarah ke makam sanak famili atau orang-orang saleh. Menurut Ustadz Ruwaifi’ bin Sulaimi Lc dalam Syariah Kajian Utama di blog pribadinya, hal semacam itu tidak dicontohkan dalam kehidupan Nabi Mohamad Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam dan para shahabat radhiyallahu ‘anhum.

Bila Anda ingin tahu lebih jauh mengenai persiapan haji, silakan untuk menghubungi kami, Cheria tours Travel . Insya Alloh kami akan berikan informasi detail mengenai hal tersebut.

[rg@2012]


===== ONH Plus, Umrah
SelengkapnyaVaksinasi Sebelum Naik Haji
Posted by: Cheria Wisata

Mendampingi Orangtua Saat Menjalankan Ibadah Haji

Posted by Unknown on Wednesday, February 8, 2012

Menjalankan ibadah haji adalah wajib hukumnya. Anda tentu sudah mengamini hal ini. Seringkali seseorang menjalankan ibadah haji satu rombongan dengan orangtua. Dalam kondisi seperti ini, Anda yang lebih muda (dan lebih kuat secara fisik) wajib menjadi pelindung dan penolong mereka. Insya Alloh ketulusan Anda akan berbuah amal.

Nah, untuk Anda yang terpanggil untuk mendampingi orangtua selama menjalankan ibadah haji, cobalah mengingatkan mereka untuk selalu waspada, dan juga berhati-hati dengan menerapkan beberapa saran berikut ini.

1.Meninggalkan pemondokan dengan aman. Ingatkan agar barang-barang berharga milik jamaah haji yang ditinggal di pemondokan sebaiknya disimpan dalan koper yang terkunci dan pintu pun tak lupa dikunci. Sebelum meninggalkan pemondokan pastikan kran air, AC, kompor dimatikan dan colokan listrik juga dicabut.

2.Tidak mudah percaya pada pengemis. Sebaiknya tidak mudah percaya pada pengemis yang mengaku kehilangan semua harta benda mereka dan perlu kembali ke Jeddah, Makkah, Madinah atau daerah lainnya. Lebih baik berikan sadaqah Anda melalui badan resmi seperti amil zakat karena mereka lebih mengetahui siapa yang membutuhkan.

3.Pergi ke mana-mana dengan makhram. Jangan biarkan jamaah haji perempuan perempuan (lebih lebih yang sudah lanjut usia) berbelanja atau berjalan sendiri tanpa pendamping pria yang merupakan makhramnya. Sebaiknya berbelanja dan berjalan bersama-sama.


4.Menghindari berjejal-jejal dan berdesak-desakan. Misalnya saat Thawaf di lantai bawah, pasti kondisinya akan berdesak-desakan, namun jemaah bisa melakukannya di lantai atas walau harus berjalan kaki dalam waktu sekitar 2 jam. Juga tidak memaksakan diri untuk mencium Hajar Aswad dengan cara berdesak-desakan pria dan wanita, apalagi harus membayar kepada seseorang.

5.Berhati-hati jika naik taksi. Jika hendak bertransportasi dengan menggunakan taksi atau transportasi lainnya baik di Mekah, Madinah, atau tempat lainnya, sebaiknya untuk pasangan suami istri agar waspada. Dahulukan suami untuk naik taksi terlebih dahulu. Jika hendak turun dari taksi, istri yang turun lebih dulu. Hal ini dilakukan untuk menghindari penculikan dan pemerkosaan yang dilakukan kepada wanita. Karena modus melarikan wanita dengan taksi kadang terjadi.

6.Jika jamaah haji hendak naik taksi, sewa unta atau jasa lainnya, harus sudah sepakat dengan harganya. Prosesnya, jamaah haji harus menawar lebih dulu, tidak langsung menerima dan langsung naik.

7.Berani Bilang “No picture!” Sebaiknya tidak menawar jasa pemotretatan dari atas unta secara sembarangan, karena si pelayan akan langsung mengambil gambar dan memaksa untuk membeli fotonya. Jadi jamaah haji harus berani bilang, “No Picture!” Daripada terlibat masalah dengan tukang potret dengan kendala bahasa.

8.Tidak memotret dalam Masjidil Haram. Sebab akan mengakibatkan jemaah harus merelakan tasnya untuk digeledah oleh petugas keamanan masjid. Tentu akan sangat merepotkan. Sebaiknya telepon seluler yang dibawa ke masjid tidak berkamera, termasuk Masjid Nabawi Medinah, sebab pemeriksaan tas cukup ketat. Jika telepon seluler berkamera biasanya di larang masuk. Sedang di Masjidil Haram-Mekah pemeriksaan sebenarnya tidak terlalu ketat karena terlalu banyaknya jemaah, tapi tetap dilarang memotret.

9.Bagi wanita yang sedang haid atau sakit sebaiknya tinggal di pemondokan ditemani mahram atau teman sesama wanita dan mengunci kamar demi keamanan.

10.Tidak membawa barang-barang berharga dalam perjalanan. Misalnya agar jamaah haji berhati-hati dengan uang dan barang-barang berharga yang dibawa selama berada di Masjidil Haram. Sebaiknya barang yang dibawa yang perlu saja, yang lain bisa ditinggal di pemondokan dengan kondisi pintu dikunci.

11.Menyimpan nomor telepon yang siap dikontak. Berikan nmor telepon Anda kepada orangtua yang Anda dampingi. Nomor-nomor telepon yang perlu untuk disimpan dalam daftar nama kontak telepon seluler atau dicatat pada kertas yang dimasukkan di dalam tas pinggang yang selalu dibawa kemana-mana antara lain sesama anggota keluarga yang turut naik haji, teman sekelompok, pemimpin kloter, dan dokter dalam kelompok.

12.Mempelajari cara menggunakan lift. Setiap menggunakan lift hendaknya berhati-hati dan perhatikan petunjuknya. Berhati-hati juga diperlukan saat naik atau turun dengan tangga berjalan (eskalator), sehingga pakaian tidak tersangkut dan membahayakan keselamatan.

13.Berbagi ilmu dan pengalaman. Bagi jemaah yang baru pertama kali melaksanakan Ibadah haji hendaknya tidk sungkan untuk bertanya pada peserta haji lain yang sudah pernah naik haji. Dan bagi yang sudah pernah menjalankan Ibadah Haji, hendaknya dengan ikhlas dan senang hati mensharingkan pengalamannya dan membimbing peserta haji yang baru pertama kali ke Tanah Suci.

14.Tak henti berdoa. Insya Allah, para jemaah akan selalu dilindungi, diberikan keselamatan dan kelancaran dalam melaksanakan Ibadah Haji, hingga tiba kembali ke tanah air dalam kondisi sehat wal’afiat. Selamat menunaikan Ibadah Haji!
Nah, semoga Anda dan orangtua yang Anda dampingi dapat menunaikan ibadah haji dengan tenang.

[rg.foto: antaranews.com]



===== ONH Plus, Umrah
SelengkapnyaMendampingi Orangtua Saat Menjalankan Ibadah Haji
Posted by: Cheria Wisata

Tips Berhaji Tetap Fit dan Bugar

Posted by Unknown on Wednesday, January 25, 2012

 Menjalankan ibadah haji bukanlah sebuah perjalanan wisata yang santai dan longgar tata waktunya. Tidak. Biar pun Anda menjalaninya penuh dengan kepasrahan, tetapi kondisi fisik tetaplah bakal terkuras energinya. Lebih-lebih, peserta ibadah haji rata-rata tak muda lagi. Banyak di antaranya sudah melampaui usia di atas 40 tahun.

Lantas adakah kiat menjaga kebugaran selama menjalankan ibadah haji? Tentu ada. Berikut ini beberapa tips yang Anda perlukan:

Pertama, jujurlah saat pemeriksaan kesehatan. Tidak ada gunanya menyembunyikan penyakit hanya dengan alasan Anda menyimpan kekhawatiran tidak lolos berangkat haji.

Kedua, persiapkan segala sesuatu sejak di tanah air. Siapkan sendiri obat-obatan pribadi biar pun ada kemungkinan obat tersebut disediakan di posko kesehatan haji

Ketiga, siapkan juga masker dan gunakan selalu selama menjalankan ibadah haji dan umroh.

Keempat, pelembab kulit dan bibir ideal dipakai untuk menghindari kulit dan bibir pecah-pecah.

Kelima, konsumsilah vitamin bila perlu. Ingat, aktivitas Anda jauh lebih terforsir dibandingkan kegiatan sehari-hari di tanah air.

Keenam, minum air putih setiap kali Anda merasa haus. Jangan ditunda. Banyak jamaah haji sengaja mengurangi minum dengan alasan takut kesulitan mencari toilet. Pemahaman semacam ini dapat membuat Anda dehidrasi.


Ketujuh, konsentrasilah pada ibadah. Tak jarang godaan untuk jalan-jalan dan belanja membuat aktivitas fisik terkuras untuk kegiatan semacam itu. Sehingga, ketika saatnya tiba untuk menjalankan ibadah, justru kondisi fisik sudah menurun.

Kedelapan, pastikan Anda mengetahui siapa pemimpin rombongan, berapa nomor teleponnya, dan Anda yakin sudah tahu lokasi posko kesehataan jamaah haji.

Tips-tips di atas memang bukan saran yang luar biasa, namun dari hal-hal sederhana itu Anda bakal memperoleh kesehatan yang memadai selama menjalankan ibadah haji dan umroh.

[ayb@2012]


===== ONH Plus, Umrah
SelengkapnyaTips Berhaji Tetap Fit dan Bugar
Posted by: Cheria Wisata

Malaikat Cinta: Kisah Unik Perjalanan Haji

Posted by Unknown on Wednesday, January 18, 2012

===== ONH Plus, Umrah

JudulMalaikat Cinta
ISBN / EAN9789792271164 / 9789792271164
AuthorJonih Rahmat
PublisherGramedia Pustaka Utama (GPU)
Publish16 Juni 2011

Siapa orang Islam yang tak punya cita-cita pergi haji? Orang-orang di kampung halaman orang tua kami, di pedalaman Sukabumi sana, karena obsesinya untuk pergi haji- kendatipun secara finansial belum tergolong mampu untuk melaksanakan rukun Islam yang kelima ini- rela menggadaikan sawah dan kebunnya, demi cita-cita mulia, pergi haji ke tanah suci. Pelbagai perasaan, seketika berkecamuk dalam hati. Ada suka, tentu saja; tetapi juga haru.

Rupanya, beberapa orang kawan urunan, mengumpulkan uang untuk biaya haji saya. Sebesar itu perhatian kawan-kawan pada saya! Tak mampu saya menahan tetes-tetes air mata. ―Terima kasih atas kebaikan kawan semua, tetapi sementara ini, saya ingin mengonsentrasikan dalam kegiatan-kegiatan sosial dulu, saya menolak dengan halus. Tetapi, ucapan yang tulus dan wajah-wajah yang ikhlas meminta saya untuk menerima tawaran itu. 

Cerita yang diawali dengan keajaiban si penulis yang awalnya tidak berniat menunaikan ibadah haji berlanjut dengan cerita-cerita seru, unik, inspiratif dibumbui opini cerdas si penulis tentang penyelenggaraan ibadah haji khususnya di Indonesia.

Buku cerita perjalanan ibadah haji yang dibuat dengan kaver yang beda, tanpa gambar masjid, tanpa gambar orang sujud tetapi malah menampilkan deretan bunga nan mencolok mata ini mengalami cetak ulang sebelum satu bulan masuk toko buku. Oleh penulisnya disebut, buku Malaikat Cinta cenderung sebagai buku kemanusiaan ketimbang sebagai buku agama.

Kata Pengantar bercerita tentang dua orang Kristen yang berziarah ke Yerusalem; sedangkan di testimonial, dua sahabat Katolik penulis turut memberikan rekomendasi akan perlunya membaca buku ini.

[ayb2012]
SelengkapnyaMalaikat Cinta: Kisah Unik Perjalanan Haji
Posted by: Cheria Wisata

Ibadah Haji Merupakan Sarana Zikrullah

Posted by Unknown on Tuesday, November 15, 2011

==== Haji, Umrah






Haji menjadi sarana Zikrullah. Setiap gerakan dan kegiatan selama menunaikan ibadah haji tidak pernah luput dari doa dan bacaan-bacaan yang mengandung pujian akan kemahabesaran, kemahakuasaan, dan kemahamurahan Allah SWT. Banyak sekali nilai yang terkandung didalam pelaksanaan ibadah haji, antara lain:

1. Haji dapat menghapus semua dosa kecil dan segala kesalahan;

2. Haji dapat membersihkan jiwa dan mengembalikannya kepada kesucian dan keikhlasan sehingga seseorang selalu memiliki motivasi untuk beribadah kepada Allah SWT;

3. Haji dapat meningkatkan kualitas keimanan seseorang dan komitmennya dengan Allah;

4. Perjalanan ibadah haji yang cukup berat akan menumbuhkan sikap sabar dalam menghadapi berbagai persoalan hidup yang semakin berat;

5. Ibadah haji adalah ibadah yang sangat penting dan menempati urusan ketiga setelah beriman kepada Allah dan jihad di jalan Allah SWT.
SelengkapnyaIbadah Haji Merupakan Sarana Zikrullah
Posted by: Cheria Wisata

Tips memilih KBIH yang Tepat

Posted by Unknown on Monday, November 14, 2011

kbih
KBIH lembaga yang memiliki peranan penting di Indonesia


Umat muslim di Indonesia yang berangkat menunaikan ibadah haji, dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan yang signifikan. Peluang ini dibaca dan dimanfaatkan oleh para pelaku usaha yang bergerak di bidang jasa pemberangkatan ibadah haji atau Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dengan baik. Ratusan hingga ribuan biro jasa pemberangkatan ibadah haji tersebar di kota-kota besar hingga kota-kota kecil di kabupaten.

KBIH sangat penting terutama yang belum pernah menunaikan ibadah haji dan yang sudah berusia lanjut. KBIH diharapkan dapat membantu para jemaah, sehingga diharapkan tidak ada jemaah yang tersasar/hilang.

Alasan lainnya kebanyakan jemaah haji masih awam tentang ilmu manasik haji sehingga harapan mereka terhadap KBIH begitu tinggi supaya mereka dapat menggapai haji mambrur. Selain itu, para jemaah juga tidak mengerti prosedur pendaftaran dan tetek bengek lain yang berhubungan dengan urusan administrasi seperti pendaftaran SPIH, pengurusan paspor, pembukaan rekening haji, dan sebagainya. Untuk kemudahan ini, mereka lalu rela membayar berapa saja ke pihak KBIH agar perjalanan haji menjadi mudah, lancar dan selamat mulai dari pemberangkatan hingga pemulangan ke tanah air.

Nah, para pelaku bisnis jasa perjalanan ibadah haji ini menawarkan berbagai paket dan kemudahan, termasuk layanan ibadah haji plus dengan Ongkos Naik Haji (ONH) Plus. Mereka berlomba-lomba memberikan pelayanan yang nyaman, aman, dan berkelas bagi konsumennya konsumen pun dibebasakan memilih biro perjalanan ibadah haji mana yang layak dipilih dan cocok baginya, regular atau plus.

Agar tidak salah pilih biro perjalanan ibadah haji sebaiknya Anda berhati-hati dan teliti memilihnya. Sebab, sudah ratusan hingga ribuan calon jemaah haji yang salah pilih dan berujung raibnya uang puluhan hingga ratusan juta rupiah karena tertipu dengan iming-iming biro perjalanan haji atau KBIH yang abal-abal alias palsu.


Berhati-hati memilih KBIH karena ada yang motifnya bisnis, misalnya megambil dan mengelola uang living cost jemaah dengan memungut uang tambahan yang tidak jelas kepada jemaah.



Berikut tips memilih KBIH yang tepat:


1. Teliti legalitas usahanya (KBIH) misalnya menayakan izin usahanya, NPWP, izin domisili, izin umrah dan izin hajinya. Utamakan memilih KBIH berstatus akreditasi serta memilih izin operasional resmi.

2. Jangan tergiur nama besar KBIH tersebut yang mempromosikan banyaknya frekuensi mereka memberatkan calon jemaah haji.


3. Mintalah saran kepada sanak famili, sahabat, dan rekan yang pernah menggunakan jasa KBIH. Tanyakan secara detail tentang pelayanannya kepada konsumennya, bagaimana progam bimbingannya dan tanggung jawabnya kepada para jemaah.


4. Piilihlah KBIH yang bagus memimpin jemaah/rombongannya dan menegakkan aturan Allah Ta’ala.


5. Jika sudah menentukan pilihan KBIH, jangan ragu menanyakan rincian biaya yang dibebankan kepada Anda (calon jemaah haji) kemudian cross check dengan KBIH lain.

Selamat menunaikan ibadah haji.

Semoga menjadi haji yang mabrur bersama travel haji onh plus Cheria
SelengkapnyaTips memilih KBIH yang Tepat
Posted by: Cheria Wisata

Tips Menghindari Tersesat Saat Ibadah Haji

Posted by Unknown on Thursday, September 29, 2011

Penyebab Tersesat dan Tips menghindarinya.

Anda yang saat ini akan berangkat ke tanah suci untuk menunaikan rukun Islam kelima, pasti ingin persiapan beribadah haji anda tidak terganggu dan terbentuk sesempurna mungkin.

Jika demikian, anda sebaiknya mempersiapkan semua hal hingga sedetil mungkin. Termasuk, jangan sampai anda tidak kehilangan arah saat keluar atau menuju tempat pemondokan.

Bagaimana tips agar kenyamanan beribadah tidak terganggu oleh hal tersebut? Ada beberapa hal yang bisa diikuti oleh anda dan menerapkannya di sana.

Berikut adalah tips yang bisa anda ikuti:




Yang pertama, jangan pernah lupa menghafalkan lokasi pondokan atau hotel yang menjadi tempat tinggal anda di tahah suci. Lihat sekeliling tempat pondokan baik di Madinah atau Mekkah atau tenda anda ketika di Mina. Lihat apakah ada tanda-tanda khusus di dekat pondokan anda seperti mesjid atau gedung-gedung lainnya.

Fungsinya, agar jika anda keluar dari pondokan, anda tidak terlalu kesulitan menemukan kembali jalan pulang. Biasanya, menghafal lokasi pondokan tidak terlalu sulit dilakukan bagi jamaah yang berusia muda. Namun, tidak bagi yang berusia lanjut.

Jika pun memang lokasi pondokan tetap tidak bisa dihafalkan, ada cara lain yang bisa anda lakukan. Yakni, dengan mencatat nomor telepon atau kontak pimpinan rombongan atau pembimbing haji rombongan anda.

Cara ketiga yang bisa anda lakukan jika kesulitan menemukan jalan pulang, adalah dengan membiasakan berangkat untuk bepergian bersama rombongan jamaah haji. Biasanya, dengan cara ini, jamaah akan terjamin keberadaannya karena selalu ditemani oleh pemandu. Namun demikian, meski cara ini menjamin jamaah tidak tersesat, tetap saja harus diwaspadai hal-hal terhadap hal itu.

Karenanya, jika anda sudah bersama rombongan dan ternyata masih saja kesulitan mencari jalan pulang dan bahkan tersesat, tidak ada salahnya jika anda mengikuti cara berikutnya yaitu dengan mengikuti jamaah haji lain yang sama-sama berasal dari Indonesia.

Dengan mengikuti jamaah yang sama dari Indonesia, anda diharapkan bisa lebih mudah berkomunikasi dan menjelaskan kesulitan anda dalam menemukan jalan pulang. Cara ini memang sangat familiar dilakukan, karena memang dianggap mudah untuk dilakukan oleh para jamaah.

Jika memang cara-cara yang disebut di atas tersebut masih saja membuat anda kesulitan menemukan jalan pulang dan bahkan tersesat, ada baiknya dicoba juga cara berikutnya, yaitu dengan mencari petugas haji yang ada di sekitar tempat anda tersesat. Dengan mencari petugas, dipastikan anda akan mendapat penjelasan soal arah pulang dan tempat tinggal yang anda tidak hafal.

Atau, jika memang petugas yang anda perlukan itu tidak kunjung ditemukan, sebaiknya anda harus selalu bersiaga membawa tanda pengenal sebelum berangkat dari hotel.

Dengan membawa tanda pengenal, seharusnya anda bisa lebih mudah dalam menemukan jalan pulang karena orang-orang akan mengetahui dari mana anda berasal.[Ant]




Penyebab Tersesat

Tersesat merupakan kasus terbesar yang dialami para jamaah ketika berhaji. Adapun alasan mereka tersesat adalah sebagai berikut.

• Pintu Berbeda

Jangankan bagi jamaah yang baru pertama kali menunaikan ibadah haji, jamaah yang sudah lebih lima kali saja masih sering tersesat, terutama saat berada di Masjidil Haram. Hal ini bisa dimaklumi karena memang jumlah pintu Masjidil Haram ada 94 pintu. Kebanyakan mereka yang tersesat karena berbeda pintu ketika masuk dan saat keluar.

• Usia Jamaah

Walaupun jamaah yang berusia lanjut tidak selalu akan lebih mudah tersesat dibanding dengan jamaah haji yang masih muda usia, namun memang begitu faktanya. Mayoritas jemaah yang tersesat berusia 60 tahun ke atas. Sedangkan rombongan jamaah haji asal Indonesia memang didominasi jamaah berusia lanjut (60 tahun), yaitu sekitar 60%.

• Bepergian Seorang Diri

Masih banyak jamaah haji yang bepergian seorang diri karena suatu urusan, seperti mengambil sandal yang dititipkan di tempat penitipan sandal yang terletak jauh di luar. Padahal, untuk mengambil sandal tersebut harus antri dengan ratusan jamaah lainnya dengan risiko mengambil jalan yang salah saat kembali.

• Terlalu Jauh Meninggalkan Tenda

Biasanya hal ini terjadi saat melempar jumroh di Mina. Kondisi area perkemahan yang sangat luas dengan jalan-jalannya yang rumit serta hamparan ribuan tenda yang hampir sama, sangat memungkinkan membuat jamaah bingung saat ingin kembali tenda. Oleh karenanya, jangan sendirian dan jangan terlalu jauh meninggalkan tenda.




===== Haji, Umrah
SelengkapnyaTips Menghindari Tersesat Saat Ibadah Haji
Posted by: Cheria Wisata

Walau Biaya Haji Mahal, Jamaah Tak Peduli

Posted by Unknown on Tuesday, September 20, 2011

Meskipun biaya haji itu harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit, hal itu tidak menyurutkan umat Islam untuk pergi haji. Bahkan, antrean untuk berhaji pun dari tahun ke tahun semakin panjang. Untuk di Indonesia saja, ada calon jemaah haji ada yang harus menunggu antara 4-11 tahun agar bisa mendapat porsi pemberangkatan haji.

Penyelenggaraan ibadah haji Indonesia dari tahun ke tahun selalu menjadi isu yang "sexy" dan menjadi perhatian umat dan khalayak ramai. Sebagai pengirim jemaah haji terbesar di dunia, maka permasalahan dalam penyelenggaraan ibadah haji Indonesia pun semakin kompleks pula dari tahun ke tahun. Salah satu faktor kompleksnya penyelenggaraan haji Indonesia adalah profil jemaah haji Indonesia yang relatif heterogen baik dari segi usia, pendidikan, profesi maupun penguasaan tata cara manasik haji. Selain itu, ada beberapa hal yang menjadi perhatian penyelenggaraan ibadah haji itu seperti kuota jemaah haji, pemondokan, transportasi, katering, dan kesehatan jemaah haji.

Untuk penyelenggaraan ibadah haji 1432H/2011 ini, pemerintah Arab Saudi mengabulkan penambahan kuota untuk jemaah haji Indonesia sebanyak 10.000 orang sehingga total jemaah haji Indonesia yang akan diberangkatkan tahun ini mencapai 221.000 orang. "Dari total calon jemaah itu dan berdasarkan pengalaman dari tahun ke tahun, sebanyak 98,07 persen merupakan jemaah baru atau baru akan melaksanakan haji pertama kali,"ungkap Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama Cepi Supriatna.

Tambahan kuota haji tersebut akan dialokasikan kepada jemaah haji reguler sebanyak 7.000 orang, sehingga alokasi jumlah jemaah haji reguler Indonesia tahun ini menjadi 201.000 orang. Sisanya, sebanyak 3.000 orang itu akan diperuntukkan untuk jemaah haji khusus. Sehingga total jemaah haji khusus menjadi 20.000 orang. Sebelumnya kuota haji Indonesia 2011 yang ditetapkan Organisasi Konferensi Islam yaitu sebesar 211.000. Jumlah itu dialokasikan kepada jemaah haji reguler sebanyak 194.000 orang dan haji khusus sebanyak 17.000 orang.

Pemerintah pun memutuskan lima puluh persen dari tambahan kuota sebesar 7.000 kursi untuk jemaah haji reguler untuk calon jemaah haji (calhaj) usia lanjut. Sisanya sebanyak 50 persennya lagi akan diperuntukkan untuk penggabungan dan pendampingan calon jemaah.

Menurut Direktur Pelayanan Haji Kementerian Agama Zainal Abidin Supi, jika dari 50 persen dari usia lanjut itu ternyata ada yang tidak siap, bisa karena sakit atau apa, maka Kanwil harus segera komunikasikan kepada Siskohat (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu), biar bisa dibuka untuk diturunkan batas usianya. Informasi ini jangan sampaiterlambat. "Kita ingin kuota ini habis," ujar Zainal Abidin.

Zainal menjelaskan bahwa daerah harus mengutamakan dahulu calhaj yang usianya diatas 61 tahun. Jika ternyata sudah tidak ada calhaj yang usianya 61 tahun, maka bisa dilanjutkan kepada calhaj yang usianya 60 tahun ke bawah. Ia pun menerangkan bahwa kuota haji tambahan maupun yang belum terserap itu bisa pula digunakan untuk penggabungan calhaj seperti penggabungan suami-istri maupun penggabungan anak dengan orang tuanya. "Sedangkan untuk pendampingan jemaah, hal itu memang sudah tertuang dalam Peraturan Menteri Agama No.11/2010," kata Zainal.( Sumber: PR )

Biaya Haji
SelengkapnyaWalau Biaya Haji Mahal, Jamaah Tak Peduli
Posted by: Cheria Wisata

Ongkos Naik Haji Indonesia Paling Murah

Posted by Unknown on Friday, July 22, 2011

Kementerian Agama mengklaim ongkos naik haji (ONH) yang berlaku untuk masyarakat Indonesia lebih rendah dibandingkan negara lain seperti Malaysia. Bahkan, ONH Indonesia diklaim merupakan yang termurah di dunia.

"Kan sudah ditetapkan ongkosnya sebesar Rp30.771.900. Itu pun akan dikembalikan lagi ke jemaah sebesar US$400. Dibanding Malaysia, kita jauh lebih murah," ujar Direktur Pengelolaan Dana Haji Kementerian Agama, Ahmad Djunaidi, di Jakarta, Jumat, 22 Juli 2011.

Djunaidi menjelaskan, murahnya tarif ONH tersebut terlihat dari fasilitas yang bisa diperoleh oleh para jemaah haji. Apalagi, para jemaah haji tahun ini memperoleh kenyamanan karena jarak penginapan yang tidak jauh dari lokasi ibadah.
Fasilitas lain yang dinikmati jemaah haji adalah makan di sejumlah lokasi ibadah dari masyarakat Indonesia yang melaksanakan ibadah haji. "Makan di bandara gratis, itu di Arab Saudi," katanya.

Djunaidi mengatakan, pihaknya saat ini memang membutuhkan payung hukum untuk mengelola dana jemaah haji yang sangat besar tersebut. Hal tersebut sebagai upaya untuk menciptakan tata kelola keuangan dana haji yang lebih baik.

"Bisa dibayangkan total 1,5 juta jemaah. Dana yang terkumpul hampir Rp37,5 triliun, besar sekali itu," kata dia.

Dengan dana sebesar itu, Kemenag mengaku pihaknya mendukung jika pengelolaan dana haji yang terkumpul diserahkan ke perbankan syariah. Saat ini, 78 persen dana haji sudah dikelola oleh bank syariah dan sisanya sebesar 22 persen masih dikelola bank konvensional.

"Arahnya akan 100 persen dana dikelola oleh bank syariah. Kalau DPR tentukan itu, harus kami ikuti," ujar Djunaidi seraya menambahkan perbankan syariah selama ini hanya bermain di sektor riil.

Dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) disebutkan BPIH disetorkan ke rekening menteri melalui bank syariah dan atau bank umum nasional yang ditunjuk oleh menteri dengan mempertimbangkan nilai manfaat untuk digunakan langsung bagi belanja operasional penyelenggaraan ibadah haji. (art)

ongkos naik haji


SelengkapnyaOngkos Naik Haji Indonesia Paling Murah
Posted by: Cheria Wisata

Biro Perjalanan Haji dan Umrah Cheria Travel

Posted by Unknown on Wednesday, December 22, 2010

biro hajiMerupakan Perusahaan Biro Perjalanan Umroh & Haji Khusus atau yang biasa disebut dengan Agen Tour Travel Jakarta Selatan yang berkantor pusat di Gedung Twink Lt 5 Jl Tendean 82 Jakarta Selatan, Kami adalah penyelanggara umrah travel tour dan haji plus yang telah berpengalaman sejak 1999 dan memiliki cabang yang tersebar di 25 propinsi di seluruh Indonesia

Ruang lingkup kegiatan usaha Biro Perjalanan Haji dan Umrah cheria membuat, menjual dan menyelenggarakan paket wisata Umroh, Umrah Plus dan Haji Khusus dan mengurus dokumen-dokumen perjalanan untuk keperluan Umroh dan Haji.

Kami akan melayani perjalanan ibadah anda sebaik-banya agar ibadah anda khusuk dengan biaya dan ongkos yang terjangkau.

Luruskan niat, kuatkan tekad dan pastikan Anda bergabung dengan segenap jamaah di biro umroh dan biro haji Cheria Travel ini.
SelengkapnyaBiro Perjalanan Haji dan Umrah Cheria Travel
Posted by: Cheria Wisata

Travel Tour Wisata Muslim Umroh Haji ONH Plus Cheria